FA Brian

Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Saturday, 18 March 2017

Startup Life vol 2

00:27
Udara yang dingin, pukul 12.17 pagi, di kota Malang. 

Hidup ini tidak sempurna, lantas mengapa kita menuntut untuk sempurna. Apakah air yang mengalir akan terpaksa mengalir dengan sendirinya, ataukah sebuah mawar akan menjadi sebuah bunga? 

Hidup ini sungguh indah, apabila bersyukur dengan apa yang dimiliki. Malam di  Malang, bersama dengan suara jangkrik dan bintang-bintang yang menyapa dari langit. Rindu akan seorang pasangan yang selalu saya tuntut, pastinya akan menjadi sebuah duri bagi dirinya bila mawar yang dia petik adalah seuai dengan tuntutan saya. Menyadari, untuk melepaskan duri itu, membiarkannya bebas, duri iu akan lepas dengan sendirinya, lepas untuk membiarkannya sesuai dengan yang diharapkannya, tak ada kekangan dan tuntutan hidup. Biarkan dia bebas...

Ahh, menuntut orang lain, mengurusi diri sendiri dulu saja, ibarat menjadi sebuah gembala mengurusi gembala-gembalanya, dan bukan mengurusi sebuah pohon. Ingat sebuah kehidupan tak pernah berakhir.

Malang, tempat aku sendiri mengerti diri sendiri, 

Mimpi 7 juta dollar terus berlanjut, membiarkan semua cibiran....

Saturday, 4 March 2017

Perjalanan Startup Vol 1 - Ngerti awake dewe

20:53

Tiap hari, menghabiskan waktu didepan benda yang menampilkan sebuah grafis. Pekerjaan beralih pada sebuah benda yang bisa diketik dengan menggunakan kedua tangan. Apa yang saya lakukan, hari demi hari sama saja. Ketika menuliskan ini, saya teringat akan saya yang dulu, ketika saya mencoba menjadi yang terbaik, tetapi terlalu termakan oleh duniawi dan lingkungan yang nyaman. Lingkungan yang nyaman, membuat tidak berkembang, malas untuk belajar, dan memulai sesuatu. Itu yang saya rasakan saat ini, ketika semuanya mulai terlihat dengan jelas, apa yang terjadi.

Jadi karyawan itu enak, kerja sesuai order kemudian dapet gaji, tapi lebih enak lagi jika jadi orang yang memiliki pendapatan pasif . Enaknya memiliki pendapat pasif, bukan enak lagi si, tapi sangat dianjurkan karena itulah tujuan hidup, bebas finansial. 
Di Jakarta penuh dengan perjuangan dan persaingan, sangat susah apabila segala sesuatu tidak ter manage dengan baik. Hal yang saya lakukan dalam paskah ini adalah berusaha untuk me manage pikiran sendiri, yaitu dengan puasa. 

Puasa membuat badan menjadi "agak" lemas, dan dengan puasa mudah mengontrol keinginan pribadi untuk mendapatkan sesuatu. Hal yang membuat saya tersadar akan diri saya sesunggunya adalah, kemampuan yang luar biasa yang bisa saya lakukan ketika terlepas dari zona nyaman ini. 

Startup, menjadi sebuah jawaban. Kebabasan finansial "mungkin" bisa saja dicapai dengan membantu banyak orang. Tapi banyak sekali yang gagal dalam startup, bukti menunjukan bahwa dari 10 orang yang menjalankan startup, hanya 1 bahkan bagusnya adalah 2 yang berhasil dalam hal tersebut. Dunia startup penuh tantangan, penuh perjuangan, penuh dengan keringat, begitu sulitkah semua itu ?. Saya masih penasaran dengan dunia ini, dunia startup.

Sedikit cerita apa hal yang bisa saya rubah. Hari ini saya memilki beberapa masalah dengan pasangan saya yang membuat saya harus memikirkan management diri saya sendiri, managemen ini berpengaruh juga dalam kehidupan saya. Saya mencoba untuk merivisi managemen saya dengan emosi, dan berusaha menjadi lebih baik juga bagi diri saya sendiri maupun orang lain, semua gara-gara pasangan saya yang memberikan pelajaran hidup pada saya, ketika harus berusahan mengatur emosional.

 Hal yang paling susah dalam hidup ini adalah mengatur diri sendiri, untuk mengalahkannya adalah dengan cara puasa, melemahkan diri sendiri, dan berusaha keluar dari zona nyaman yang sudah diciptakan dalam pikiran kita. 



Monday, 6 February 2017

Relita seperti apa yang mencurangi pikiran? part 1

07:48

Kita, hidup didalam realita. Realita yang kita lalui merupakan buah dari pikiran yang dibentuk. Seringkali, realita mencurangi pikiran, contohnya seperti sebuah kasus fisika klasik scrhodinger cat.


Ketakutan, dan paranoid sering membuat pemikiran-pemikiran kita terjerumus menjadi tindakan yang  membuat hari-hari berubah, asumsi-asumsi yang sering terjadi merupakan hal kecil yang kita dapatkan dalam pikiran. Pernah ngak merasa galau? itu merupakan asumsi dari realita yang terbentuk dipikiran, hal ini saya rasakan ketika banyak sekali asumsi-asumsi, terutama asumsi negatif menimbulkan rasa malas. Hari ini saya mencoba untu melakukan "riset" terhadap diri saya sendiri yaitu dengan cara membuat hal sederhana yaitu

 Mencoba Tenang, tarik nafas yang panjang seharian


bersambung... 

Thursday, 30 June 2016

Ngantuks

03:02


Pambuko....
Ibarat kalau ketuk pintu yang dibuka adalah jendelanya,

Suroso Boso....
Wah, hari ini seneng banget, bisa riset diri sendiri, yang pastinya mental semoga menjadi lebih kuat, dan tahan goncangan

Panutup,
Ngantuks merupakan hal terakhir jika solusi dan masalah terus menderu, ketika terbangun menemukan solusi, mengistirakan seluruh jaringan. menuju kehidupan selanjutnya

Btw Lagu hari ini, Banda Neira-Senja Jakarta



Friday, 10 June 2016

"Ngak enaknya" puasanya orang Katolik

21:35
Pesanan tiga gelas kopi datang di meja kami, saat kopi dibagikan, ternyata saya lupa bahwa teman saya sedang berpuasa. Ketika saya menyadarinya,
 "eh bro maaf, aku lupa...",
 kemudian teman saya menjawab "Ngak opo-opo, santai wae". 

Biasanya ketika bulan-bulan puasa, saya menghormati teman-teman yang perpuasa dengan tidak menunjukan makan dan minum didepannya, semisal  kalau kepepet untuk minum, biasanya saya  bilang "eh sorry ya..."dan membalikan badan. 

Ada teman saya yang merasa biasa saja ketika saya tidak sengaja minum karena lupa kalau dia beragama itu (mungkin imannya bener2 kuat, salut sama orang-orang seperti ini) . Ada juga teman yang "menyuruh" untuk nanti saja, atau ada juga yang masang muka bete.    


Di agama tetangga, enak sekali sudah dijadwalkan, sedangkan di katolik  tidak ada aturan baku kapan jam "buka" puasa dan sahurnya, enaknya lagi di tetangga yang ikutan puasa banyak ada yang mengingatkan, tapi di katolik saja tidak terdeteksi kalau sedang puasa atau tidak.

"enaknya..............",

anyway saya juga ngefans dengan Dr.Zakir Naik, untuk memperdalam pandangan saya, walaupun saya katolik.

"ngak enaknya" puasa di katolik, apa-apa sendiri. Mau buka kapan,sahur kapan itu keputusan pribadi
"ngak enaknya" puasa di katolik, ngak ada itung-itungan berkat. 
"ngak enaknya" puasa di katolik, ngak "rame". 
"ngak enaknya" ketika puasa di katolik saat paskah", warung makan buka terus ngak ada yang merazia atau menutup, dan ngak ada himbauan warung makan untuk memasangan kain untuk menutup, sehingga kalau terbuka mungkin imanya mudah tergoda untuk jatuh dalam kedagingan (duniawi).


 "ngak enaknya" puasa di katolik, ngak ada yang mengingatkan. 
 "ngak enaknya" puasa di katolik, aturan puasanya "ngak jelas" kapan harus berbuka dan "sahur".

"ngak enaknya" jadi orang "katolik". Ngikut Gusti itu memang sulit yah :D hehehe, memikul salibnya juga sulit banget, dan terlalu bebas
dan kenapa Tuhan itu memberikan kebebasan ? karena Tuhan cinta sama umatnya, tidak ada aturan, 

Tuhan itu sang cinta. Esensi dari cinta adalah membebaskan orang yg dicintai. Manusia dihargai oleh Tuhan meskipun hanya ciptaannya. Itu istimewanya manusia sbg ciptaan. Allah mencintai manusia maka manusia diberi kehendak bebas. Kalo tdk bebas berarti itu bukan cinta. Kalo bukan cinta berarti Tuhan mendustai dirinya sendiri sbg sang cinta.

Puasa di katolik benar-benar pengendalian diri dan bukan penyiksaan diri sendiri, ketika bisa mengendalikan diri menahan hal-hal duniawi dan kedagingan (Matius 26:41), munculah roh kudus yang mendekatkan kita tentang arti bersyukur, biasanya ketika sudah melupakan kedagingan rasanya damai, dan ngak mikirin lapar atau haus, karena benar-benar penyerahan hidup seutuhnya sama Tuhan, itulah yang saya rasakan ketika saya berpuasa dalam katolik.  

Makna puasa dalam bahasa Arab adalah '' shaum '' dan'' '' Siyam . Kata " shaum " berarti " untuk menjauhkan diri dari sesuatu, menahan diri , untuk mencegah diri (dalam bahasa Arab). 

Tulisan ini untuk mengingatkan bahwa prinsip dasarnya sama dalam setiap agama tentang puasa adalah tentang pengendalian diri terhadap nafsu duniawi, dan mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Selamat berpuasa :).

Referensi:
http://www.katolisitas.org/berpuasa-dan-berpantang-menurut-gereja-katolik/
http://www.hakikatislam.com/pertanyaan-jawaban/bermacam-macam/apa-arti-puasa---shaum

Mohon maaf bila ada salah ucap.
Tuhan memberkati.