Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Sunday, 27 February 2011

Cara instal Ulang WINDOWS 7 Memakai USB, dengan CMD

08:53



Membuat Windows 7 installer pada USB disk / flashdisk.
Sangat berguna ketika anda harus menginstall netbook atau komputer teman anda yang tidak memiliki CDROM drive.

Langkah pertama:
-Tancapkan USB disk
-Klik Start, Run. Ketik: cmd
-ketik diskpart
-ketik: list disk ( untuk melihat USB anda pada disk berapa)
-ketik: select disk 1 (jika usb anda ada di nomor 2, select disk 2, dst)
-ketik: clean
-ketik: create partition primary
-ketik: select partition 1
-ketik: active
-ketik: format fs=NTFS
-ketik: assign
-ketik: exit

Jangan tutup jendela "cmd" anda dulu. Lanjutkan langkah kedua.

Langkah kedua:
-masukkan cd windows (jika anda tidak punya CDROM drive, lihat catatan dibawah)
-masuk ke folder "boot" --> ketik: cd d:/boot (jika disk drive anda bukan "d", sesuaikan)
-ketik bootsect /nt60 e: (itu klo usb anda di drive E. Sesuaikan aja)
Selesai. Jendela "cmd" bisa ditutup.

Catatan:
Jika anda memiliki master file windows 7 di Harddisk, sesuaikan lokasinya aja.
Misal anda punya master windows 7 di C:/gudang/win7, maka ketik di jendela cmd tersebut:
cd: c:/gudang/win7/boot dan lanjutkan dengan mengetik: bootsect /nt60 E:

Langkah ketiga:
-masuk windows explorer
-copy semua isi cd windows 7 ke flashdisk
Selesai.

Jika anda ingin install windows 7 dari USB, jangan lupa setting semua fitur USB di BIOS di enabled.
Ubah juga pilihan urutan bootingnya, pastikan yang pertama atau kesatu adalah USB drive anda.

Semoga berguna :)

Membuat Antivirus Di Flashdisk

08:38


Jengkel dengan Virus yang otomatis menginfeksi Flash Disk Anda saat Anda colokkan USB Flash Disk Anda ke port komputer yang terinfeksi virus?
Bagaimana tidak kita akali saja dengan Membuat Anti Virus AutoRun dari USB Removable Drive semacam Flash Disk?
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan - server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.
Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.
LANGKAH I - Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe - jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE - Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya - bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.
LANGKAH II - Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.
Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095
Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091
Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.
Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus
Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.
KETERANGAN

* Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
* Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
* Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.

Sumber : Ary Gamexeon

jangan lupa terima kasihnya ya..caranya klik salah satu iklanku yang ada tulisannya "Baca Dulu Yang Ini"..Promosikan juga blogku buat temen2 kamu ya..
Semoga blog ini bisa sedikit membantu anda THX

Thursday, 3 February 2011

Soal Latihan ASAM-BASA Arrenius dan Brosted_lowrey

20:46
Soal latihan Tes Kimia

1. Tentukan pH 1L, HCL 0,25 M
2. Tentukan pH 0,0001 mol Ba(OH)2) in 10 L of solution
3. Tentukan pH HF 0,07 M (Ka = 7.10 ^-4)
4. Basa lemah (LOH) mempunyai pH = 10 + log 5. Tentukan konsentrasi basa tersebut
(Kb LOH=2,5.10^-5)
5. As Much as 3,4 grams of NH3 is dissolved in water (Mr NH3=17) so the volume of solution becomes 4 L if Kb =1,8 .10^-5, calculate pH solutions !
6. A weak base 0,01 M solution has pH =10. Calculate ionization degree of the base !
7. Larutan Ba(OH)2 0,0001 M member warna yang sama dengan larutan basa lemah MOH 0,2 M, ketika ditetesi indicator yang sama. Tentukan Kb MOH tersebut !
8. Diketahui 600 mL larutan NH4OH dibuat dengan cara mengalirkan 0,672 L gas NH3 pada keadaan STP. Diketahui KB NH3OH=1,8.10^-5.tentukan pH dan α !
9. As much as of HCOOH 0,2 M the ionization degree 25% calculate pH and Ka of Acid !
10. 50 mL larutan NH4OH 0,4 M diencerkan hingga 500mL larutan (Kb=1.10^-5). Tentukan pH larutan sebelum dan sesudah diencerkan !
11. Tentukan pH larutan, jika 150 mL larutan HCL 0,1 M dicampur dengan 100mL larutan NaOH 0,1 M.
12. Tentukan pH larutan CH3COOH 01 M volumenya 0,1L dicampur dengan 100 mL larutan Ba(OH)2 o,1 M
13. Tulis rumus asam konjugasi dari spesi H20!
14. Tulis rumus asam konjugasi dari spesi HCO3!
15. Tulis rumus basa konjugasi dari spesi NH3!
16. Tulis rumus basa konjugasi dari spesi HCO3 !
17. Buatlah 5 pasangan asam basa Brosted-Lowry !
18. Sebutkan 5 asam kuat !
19. Sebutkan 5 basa kuat !
20. Sebutkan Contoh garam !
21. Tentukan pH larutan HCN (Mr=27) dengan massa 2,7 gram dilarutkan dalam air hingga volumenya 1000ml (Ka=4,9 x 10^-10).
22. Tentukan 5,1 gram NH3(Mr=17) dilarutkan dalam air hingga volumenya 750 ml(Kb=1x10^-5).
23. Tentukan pH. 100 ml larutan HCL 0,012 M dicampur dengan 100 ml larutan H2SO4 0,004M
24. 100mL larutan HF 0,1 M ( α = 8%). Tentukan pH larutan tersebut.
25. Tentukan ka HX 0,1 M. Jika pH=3.
26. Jika asam lemah HX 0,1 M mempunyai pH sama dengan larutan HNO3 0,001 M tentukan Ka HX tersebut.
27. 100 mL larutan HNO3 0,02 M dicampur dengan 100ml larutan CH3COOH 0,2 M (Ka = 2x10^-5) tentukan pH larutan tersebut.
28. 50 ml alrutan NH4OH 0,1 M dicampur dengan 50 ml larutan KOH 0,1 M (Kb NH4OH =1x10^-5),tentukan pH larutan tersebut.
29. 10 ml Larutan CH3COOH 0,1 M diencerkan hingga volume tepat 1 liter (Ka=1x10^-5) tentukan pH larutan tersebut.
30. Tentukan pH. 50 ml larutan HCL 0,1 M direaksikan dengan 50 ml larutan KOH 0,1 M
31. Tentukan pH. 50 ml larutan HCL 0,1 M direkasikan dengan 25 mL larutan naOH 0,1 M.
32. 50 mL larutan HNO3 0,1 M dieraksikan dengan 100 mL larutan NaOH 0,1 M.
33. 15 L larutan HNO3 0,01 M direkasikan dengan 5 L larutan Ca(OH)2 0,02 M tentukan pH larutan tersebut.
34. 50 mL larutan H2SO4 0,005M dicampur dengan, 50mL larutan NaOH 0,05 M . tentukan pH larutan tersebut.
35. Berapa volume NaOH 0,1 M harus dicampur dengan 100 mL larutan. HCL 0,1 M , supaya pHnya = 3 !
36. 100 mL larutan Ba(OH)2 mempunyai pH = 13, direaksikan dengan larutan. HCL 0,1 M , supaya pHc-nya =12, tentukan volume HCL yang dibutuhkan .
37. Berapa volume larutan NaOH yang pHnya = 12 harus dicampur dengan 100 mL larutan H2SO4 pHnya = 3, supaya pH campurannya 11?
38. Sebutkan dan Jelaskan macam-macam indikator asam dan basa !
39. Larutan Ca(OH)2 sebanyak 0,74 gram dilarutkan dalam 2 liter air. Tentukan pH larutan tersebut ! ( Mr Ca(OH)2 =74)
40. Asam lemah (HA) 0,1 M mempunyai pH larutan 3,5 tentukan konstanta asam (Ka) larutan tersebut !
41. Buatlah rangkuman mengenai ASAM- BASA !

“ Jika teman lebih pintar, dia maju 2 langah, ngak apa-apa aku maju 4 langkah, dan kalau misalnya, kerja lebih keras pasti aku bias sejajar dengan dia “. Tuhan memberikan segala sesuatu yang indah pada waktunya



Keterangan A^-x brarti A pangkat -x