Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Thursday, 26 July 2012

Siapa Fa Brian Ganda Pratama?

00:07

FA Brian was interested in robotic. At the first time, He tried to join ‘line follower’ robotic competition in Semarang, unfortunately he did not win. This failure made he frustrated because he thought he had prepared  everything well. But he did not wallow hisself in disappointment, he tried to join another competition in Yogyakarta. This time he had to face another failure and it made he more frustrated. Until one day while he was reading a book, he came across a quote “All dreams can come true if have the courage to pursue them, keep moving forward, opening new door and doing new thing, because we're curious and curiosity keeps leading us down new path”...... 

Education


Bachelor of Engineering (B.E.), Electrical Engineering Technologies/Technicians, SATYA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY (UKSW)

2009-2012 SMAN 1 SALATIGA.

2006-2012 SMP STELLA MATUTINA SALATIGA.



Additional Honors & Awards


2nd East Asia Go Green in The City Competition by Schneider Electirc 2014

1st Indonesia Go Green in The City Competition by Schneider Electric 2014

1st Winner/Gold Medal of 2011 National Olympiad Of Student Research/OPSI (October, 2011)

Best Working Paper and Best Science Electronic and Mechanic of 2011 National Olympiad Of Student Research/OPSI (October, 2011)

Credit, International Competition And Assessments For School Computer Skill University Of New South Wales (2011)

2nd Winner of  2011 City Region, Computer National Science Olympiad (May, 2011)












.....
So he joined another competition making some research about robots which had the ability to dumb trash automatically, this inspiration came while he was walking in the morning then saw an old binman brought a lot of trash,he feel pity, so he create this robot to help that old binman. Three month, that he developed this robot he called it iTrash robot, this is his first invention. He joined NATIONAL OLYMPIAD OF STUDENT RESEARCH, and all his attempt in three months gave  he the best result at this competition. He got Gold Medal, thank to God for this Gold medal. Not only Gold medal that he have been achived, but the Ministry of Indonesia Education gave he appreciation. He got BEST WORKING PAPER and BEST SCIENCE ELECTRONIC AND MECHANIC at this competition. Then he realize this is his field...

Tuesday, 24 July 2012

Akhirnya ketemu juga Desain Grafis

21:09
Sebelum ke Judul, kita masuk dulu ke perjalan hari ini ... hehehe :D
HAri ini bangun sekitar jam 9. Agung, Ryandika, dan Rio datang ke rumah saya. Agung  dateng ke sini buat benerin Androidnya gara-gara laptopnya XP wirelessnya Ad-hoc bukan Access Point jadinya Androidnya harus sedikit di ubek-ubek, kalau si Ryandika dateng hari ini buat ikutan juga, bisnis Kaos yang rencananya akan meluncur bulan Agustus nanti.

Nah, habis itu sekitar jam 4, lanjut nge band dengan temen-temen Bivalvia. Ada Tia, Amel, Roy dan Agus. Habis ngeband langsung lanjut, si Tia katanya punya temen namanya si Evan, lalu saya tanya-tanya ternyata dia pinter Desain Grafis. Dengan semangat Entrepreneur langsung, mengajak orang tersebut untuk ambil di proyek bisnis ini, dan ternyata semoga bisnis ini lancar jaya hehehe.

Sebenernya desainernya ada Kendris dan Danang, tapi berhubungan mereka kurang tertarik ya sudah. Akhirnya saya mencari orang lain yang lebih bersemangat dalam dunia bisnis. dan Akhir kata... Welcome Broo......

Sunday, 22 July 2012

Minggu part 2

22:49
Seperti biasanya mandi jam 1 siang, dilanjutkan makan seadanya, dan kemudian bersiap-siap untuk pergi ke gereja jam 5. Di gereja sih, ternyata ada seseorang yang saya suka sih... xixixixixi, namanya Ang*l, orangnya tampangnya jutek-jutek manis :D hahaha. Aku baru tau ternyata dia orangnya pada saat salam damai, sebelum komuni, dia ama orang tuanya. Orang tuanya sih senyam-senyum aja, pertanda ........... bahwa..

Eits tetapi aku pengen fokus dulu di studi aku, :). Setelah pulang ke gereja, entah mengapa otak ini terasa bekerja, dan merasakan kekuatan otak yang terus berjalan dengan kekuatan yang super sekali. Saya tidak tahu mengapa hal ini bisa terjadi, otak menjadi aktif. Pada hari-hari sebelumnya saya rasa apa yang saya rasakan hari ini,  baru terasa begitu bersemangat, apa gara-gara si Ang*l ya...? hmmmmm :D wkwkkwkw.

Oke deh, stop dulu ceritanya, kini saatnya resolusi hari ini, terlalu banyak bermain di jejaring sosial. Langkah selanjutnya seminggu ngak main-main jejaring sosial.

Terus apa ya.., hmmmm pengennya sih hidup lebih nikmat dan puas akan kehidupan yang terjadi saat ini. Bukannya menyalahkan keadaan tapi berusaha untuk bangkit kembali dari keterpurukan. Besok berusaha untuk ke sekolah minta tanda tangan sama kepala sekolah untuk beasiswa Unggulan :) kalau isa sih, fast Track dan akhir kata, saya ucapkan selamat bobokkkkkkkkkk................ :D hehehe.

Apa mungkin gara-gara liat fotonya si M*** ya..? hmm temen sekelas ane :D hahahah, liat cuma di TL, huft hanya bisa melihat tanpa memiliki, dan yang penting fokus sama studi dan bisnis dulu aja deh, untuk urusan pacar, Tuhan kasih yang terbaik :).

Wajib Dibaca :D

22:18



1. Doa bukanlah "ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil?
Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita.
Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku.
Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara.
Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya.
Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.

5. Teman lama adalah emas!
Teman baru adalah berlian!
Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata " Tenang sayang, itu hanyalah belokan, bukan akhir!

7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNya; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.

8. Seorang buta bertanya pada Tuhan : "Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata?"
Tuhan menjawab : "Ya ada!, kehilangan visimu dan kepesimisan yg ada di diri seseorang!!"

9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.

10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

Jika manusia chating dengan Tuhan

22:15
Jika manusia chating dengan tuhan,mungkin ini yang akan terjadi

TUHAN :
Kamu memanggilKu ?

AKU :
Memanggilmu?
Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN :
Ini TUHAN.
Aku mendengar doamu.
Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.

AKU :
Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk .

TUHAN :
Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU :
Nggak tau ya.
Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru.
Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN :
Benar sekali.
Aktivitas memberimu kesibukan.
Tapi produktivitas memberimu hasil.
Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

AKU :
Saya mengerti itu.
Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya.
Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN :
Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk.
Di era Internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi misalnya.

AKU :
OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN :
Berhentilah menganalisa hidup.
Jalani saja.
Analisalah yang membuatnya jadi rumit.

AKU :
Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN :
Hari ini adalah Hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.
Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa.
Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu.
Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU :
Tapi bagaimana mungkin Kita tidak khawatir jika Ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN :
Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari.
Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU :
Tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN :
Rasa sakit tidak bisa dihindari,
Tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU :
Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN :
Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan.
Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.
Orang baik tidak dapat melewati rintangan, tanpa menderita.
Dengan pengalaman itu hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.

AKU :
Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN :
Ya.
Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.
Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU :
Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu?
Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN :
Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental.
Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

AKU :
Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah…

TUHAN :
Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah.
Lihatlah ke dalam.
Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga.
Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.

AKU :
Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita.
Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN :
Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.
Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.
Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

AKU :
Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN :
Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan.
Selalu hitung yang harus kamu syukuri, jangan hitung apa yang tidak kamu peroleh.

AKU :
Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN :
Jika menderita, mereka bertanya “Mengapa harus aku?”.
Jika mereka bahagia, tidak Ada yang pernah bertanya “Mengapa harus aku?”

AKU :
Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?

TUHAN :
Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.
Berhentilah mencari mengapa saya di sini.
Ciptakan tujuan itu.
Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU :
Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN :
Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.
Peganglah saat ini dengan keyakinan.
Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU :
Pertanyaan terakhir, Tuhan.
Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN :
Tidak Ada DOA yang tidak dijawab.
Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU :
Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.

TUHAN :
Oke.
Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.
Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.
Percayalah padaKu.
Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

Ambisius

02:00
Cerita hari ini, bangun sekitar jam 8 pagi, tidak sadar ternyata hari ini adalah hari sabtu. Ku membuka jendela menghirup udara pagi yang indah, dan tidak menyangka sudah jam segini. Terasa ingin mandi, tetepai ngak kelakuin. Romo Prasentyantha MSF datang ke kamar saya, dia barusan dari Jogjakarta, dan dia datang ke Salatiga untuk memimpin misa keluarga, akhirnya dengan tidak sengaja saya memberbaiki tampilan blognya Romo.

Jam 2, akhirnya tidur...
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz (Jangan diganggu), kemudian sembayangan di kos-kosan belakang.
Kemudian habis sembayangan, makan bakso anget hehehe :). Kemudian lanjut rapat di Komunitas Kampoeng Salatiga.

Bagian terpenting dari judul part ini ....
Ketika rapat udah agak selesai, kemudian saya menyempatkan diri ngobrol-ngobrol dengan mbak "kodok" panggialnnya sih, itu pacarya mas Fandy. Nah, share sama mbaknya, akhirnya saya mengetauhi diri saya,

Saya memang ornag yang ambisius, Kenapa saya begitu ambisisus? karena saya ingin menunjukan bahwa saya bisa melakukan ini, dan Kenapa saya bisa ambisius ? Saya tidak tau kenapa saya bisa ambisius seperti in, mungkin karena saya orangnya ingin mengalahkan orang lain, dan ingin dianggap nomor satu.

Saya cerita, bahwa saya tidak masuk ke ITB, padahal saya mempunyai prestasi Internasional 1 , dan 3 prestasi Nasional. Kemudian mbaknya tersebut bilang, bahwa kamu itu "ambisius" sekali kamu tidak bisa menerima kenyataan kamu bakalan depresi"

"Kamu pasti lebih seneng liat temenmu masuk UKSW daripada ITB.?" tanyanya...
lalu saya menjawab "Endak mbak, saya seneng mereka masuk ITB"
dijawab mbaknya " Kamu bohong ya..? aku dah tau dari awal.. bahwa kamu tu iri sama mereka"

Kata iri di sini saya garis bawahi, sebenarnya memang saya iri dengan mereka. Saya masuk di universitas ini berasa kalah dengan mereka. Inti dari permasalahan adalah, saya harus menang !.

Ternyata setelah disadari, memang saya kalah, dan saya mencoba untuk menghibur diri dengan cara "saya harus cumlaude". Memang dengan cum laude saya bisa membuktikan kepada teman-teman saya bahwa saya bisa dan mereka tidak tertawa terhadap saya.

HIdup saya memang seperti ini apa adanya, kini saya menyadari, bahwa menyalahkan orang lain itu sebenarnya tidak pas. Maka saya akan menyalahkan diri saya sendiri "Why you are... !"

Saya tidak tau akan, hidup ini dan apa yang akan terjadi kelak dengan apa yang akan saya lakukan.Sempat membaca,
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” (Matius 11:28-30). “Yakinlah, dirimu dicintai, setiap hari juga di kala musim berganti.”

Friday, 20 July 2012

Ngak mau Kalah :)

00:43
Bangun seperti biasanya, yaitu jam 1 siang *eh, apa ngak salah tu ya ..? hmmm. Setelah bangun, segera bergegas untuk tidur lagi *lhoh kok tidur lagi :D.

Apa yang saya rasakan untuk hari ini adalah, saya sangat iri melihat teman-teman saya yang masuk ke ITB, why..? but I'cant.


Malam-malam saya selalu merenung, tiap hari saya hanya berfikir besok akan menjadi lebih baik dan seterusnya kenyataanya adalah setiap hari keadaan makin memburuk. Ketika saya berusaha untuk memberikan yang terbaik, tapi tidak ada yang mendukung dengan apa yang akan  saya lakukan. Orang tua aja tidak mendukung, dan saya hanya mengharapkan seseorang teman perempuan yang mau mensupport saya.

Tetapi tidak ada teman perempuan yang mensupport. Tidak ada SMS maupun inbox yang menghiasi keramaian di HP hari ini. Huft, hidup itu memang rasanya tak adil... maka saya akan megatakan "Jangan Mengeluh, jangan mengeluh !"

Apa yang saya lakukan esok hari, apa yang terjadi besok, itu masih menjadi misteri buat saya. Tetapi hidup itu harus lanjut, menerima apa adanya, dan berusaha untuk terus maju. Saya hanya bisa berkata-kata, tetapi saya berusaha untuk memberikan sesuatu untuk hidup hari ini, mungkin dengan menulis ini, saya sudah memberikan sesuatu.

Hari ini juga, cari-cari beasiswa Undergraduate, dan ternyata tidak ada yang cocok. Saya sudah apply beasiswa ke Luar Negeri berkali-kali, sampai sekarang saya belum berhasil...

Jika Tuhan berkenan, Tuhan pasti memberikan beasiswa tersebut................................................................

Thursday, 19 July 2012

Si Penjual Susu Keliling

22:17
T__T, jadi menyadari hidup ini, Apakah anda orang Salatiga  mengenal orang ini ?



Lelaki tua bermuka Tionghoa itu biasa terlihat berjalan sambil menarik gerobaknya dengan satu tangan. Ia berjalan lambat karena sebelah kakinya pincang. Penyakit yang sudah ia derita sejak lahir.
Fran Brotoseno bekerja sebagai penjual susu segar keliling. Ia menjajakan susu hampir ke seluruh sudut kota Salatiga dengan berjalan kaki sambil menarik gerobaknya yang kecil. Bagi beberapa orang di Salatiga, sosoknya mungkin tidak asing.
Fran lahir di Semarang pada 28 Desember 1945, tetapi akte kelahiran menyebut Salatiga sebagai tempat kelahirannya. Orangtuanya sengaja menulis demikian karena Fran dan seluruh keluarganya pindah ke Salatiga sejak Fran masih kecil. Fran enggan menyebutkan nama bapak dan ibunya. Nama Brotoseno diambil dari nama tempat kerja bapaknya dulu: Pabrik Tekstil Brotoseno di Semarang.
Awalnya Fran dan keluarga tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan bekas Hotel Plaza Salatiga yang sekarang menjadi sebuah toko pakaian. Dulu tempat itu mereka gunakan untuk berjualan wedang ronde. Bapak dan ibunya berjualan di sana dari tahun 1963 sampai 1990. Kemudian, dengan alasan bahwa rumah tersebut adalah rumah warisan, rumah itu dijual dan mereka sekeluarga pindah ke Jalan Nanggul Ayu Nomor 1 Gang 1, Gendongan—rumah yang sampai sekarang dihidupi Fran seorang diri. Bapak-ibunya sudah lama meninggal karena sakit. Ditanya soal keberadaan istri dan anak, Fran menjawab, “Belum.”
Belum punya.
Fran adalah bungsu dari tiga bersaudara. Kakak pertamanya laki-laki, enam tahun lebih tua darinya, bekerja sebagai dosen Fakultas Biologi UKSW. Jika berkeliling untuk menjaja, Fran sering mampir ke rumah kakaknya di Perumahan Lembah Hijau. Sedangkan kakak keduanya perempuan, tiga tahun lebih tua darinya, berdomisili di Surabaya. Kakak perempuannya seorang pensiunan guru sekolah Petra. Fran enggan menyebutkan nama kedua kakaknya.
“Saya gak enak sama keluarga nanti,” ucapnya.
Pekerjaan Fran tampak beda jauh dari kedua kakaknya. Mungkin latarbelakang pendidikanlah sebab perbedaan profesi mereka. Fran tidak mengecap bangku kuliah seperti kedua kakaknya. Ia mengawali pendidikannya di SD Katolik Kanisius, lantas SMP Pangudi Luhur, dan selanjutnya SMA Dharma Putra. Semua sekolah swasta tersebut ada di Salatiga.
Kerja pertama yang ia lakukan setelah tamat bersekolah adalah sebagai staf gudang di agen bus PO Santoso. Pekerjaan itu dijalaninya selama tiga tahun sejak 1980. Setelah keluar dari pekerjaan itu, ia mengandalkan keahliannya menerima reparasi barang-barang elektronik di rumahnya. Keahlian ini Fran dapat dari kursus elektonik yang pernah diikutinya sesaat. Ia memperbaiki kulkas, kompor gas, dan barang-barang elektronik lain. Penghasilan dari situ dirasanya cukup untuk menghidupi diri sendiri. Namun dari hari ke hari penghasilannya menurun. Orang kian jarang datang meminta perbaikan.
Tahun 1997 mulailah Fran berjualan susu segar. Semula 40 liter susu ia jual dengan digendong berkeliling Salatiga. Waktu itu harga susu dagangannya masih Rp 1.800. Dulu hampir semua susu yang dia bawa terjual setiap hari. Namun dari waktu ke waktu pembeli susu kian jarang. Penjualan Fran menurun. Kini ia hanya membawa sekitar 8 sampai 10 liter—atau paling banyak sekitar 20 liter—per hari.
Sekarang harga tiap liter dagangannya Rp 4.000. Dijajakannya ke rumah-rumah, warung tenda pinggir jalan, penjual gorengan, atau penjual warung lainnya. Setiap hari Fran mendapat uang bersih Rp 7.500.
Suatu hari, ia mulai menggunakan gerobak kecil untuk mengangkut jualannya. Gerobak itu didapatnya sekitar empat tahun lalu dari seorang teman. Warna gerobak itu biru dan dililiti spanduk kecil bertuliskan: “Susu Segar Sapi. Dapat diminum langsung. Atau dapat dimasak dulu. Pesanan dapat diantar ke tujuan.” Gerobak itu memiliki tiga roda kecil, satu roda depan dan dua di sisi kanan-kiri dan belakang gerobak.
Sekarang roda depan gerobak itu rusak. Fran mengatakan inilah akibat kecelakaan beberapa waktu lalu.
“Saya habis kecelakaan. Itu ditabrak motor. Tanggal 21 September kemarin. Saya jatuh terlempar, terus ini (menunjuk perut bagian kiri) luka dalem gak tahu kena apanya. Gerobak saya kena juga, rodanya kemarin itu jadi angka delapan,” Fran berkisah dengan tersenyum.
Rodanya sempat ia perbaiki, namun setelah beberapa kali peleknya rusak lagi. Memang besi roda itu telah bengkok. Karena itu, selama sekitar sepuluh hari Fran terpaksa mengganti gerobaknya dengan sebuah tas kain besar. Tas kain yang bagian dalamnya ia lapisi plastik ini sanggup menampung sekitar 20 liter susu serta beberapa gelondong besar es batu. Tas itu ia sampirkan ke sebelah bahunya.
Selama bekerja sebagai penjual susu keliling, Fran telah empat kali kecelakaan. Dari keempat pengalaman tersebut, kecelakaan terakhir inilah yang menurutnya paling parah.
Malam saat kejadian itu berlangsung, jalan memang masih licin karena hujan. Awalnya Fran beristirahat di warung nasi goreng temannya di Jalan Dliko Indah. Saat hujan sudah agak reda, Fran melanjutkan perjalanan. Ia berjalan naik ke arah Jalan Diponegoro dengan menuntun gerobaknya perlahan. Tiba-tiba seorang laki-laki dengan motornya hilang keseimbangan dan menabraknya.
Sampai sekarang orang yang menabraknya tidak memberi ganti rugi. Sebab saat kejadian, orang itu mengaku sedang tidak membawa uang. Luka di perutnya yang cukup dalam itu dibiarkan begitu saja sampai kering dengan sendirinya. Yang ia lakukan hanya pijat untuk menghilangkan pegal-pegal akibat jatuh. Sebenarnya Fran tahu dimana tempat orang tersebut tinggal, tapi ia tak mau menagih ganti rugi ke rumahnya.
Kini Fran berjalan lagi dengan gerobaknya, tapi tanpa roda depan. Ia harus mengangkat gerobaknya agar bisa berjalan dengan tumpuan roda belakang.
Setiap hari Fran bangun pagi sekitar jam lima. Kadang ia sempatkan ke gereja terlebih dahulu baru mulai mengambil susu di peternak daerah Ledok. Setelah itu dia kembali ke rumah untuk bersiap.
Sekitar 12 kilometer ia tempuh setiap hari untuk menjajakan susu segar. Dari Gendongan ia berjalan menuju Wahid, Nanggulan, Kalipengging, Jenderal Sudirman, Jalan Dieng, Jalan Semeru, Jalan Merapi, Jalan Merbabu, Sukowati, Tanjung, Jalan Kemuning, Pemotongan, Pungkursari, Margosari, Diponegoro, kemudian masuk ke daerah Kemiri. Setelah berputar-putar di sana, ia kembali menelusuri Jalan Diponegoro, lalu masuk ke Merdeka Utara, Merdeka Selatan, Perumahan Lembah Hijau, Sehati, Kotabaru, dan kembali lagi ke Jalan Diponegoro. Itulah rute yang biasa dia lewati setiap hari. Dari pagi hingga malam hari. Fran biasa tiba di rumah larut malam, sekitar pukul sebelas atau duabelas.
Di sepanjang jalan, banyak orang dia temui dan akhirnya mengisi kehidupannya. Beberapa tempat ia singgahi untuk beristirahat dan mengobrol dengan mereka yang dikenal. Salah satunya warung Natasha di Kemiri 1. Warung ini pasti ia singgahi sekali sehari untuk makan. Fran hanya makan sekali sehari.
“Bapak tidak capek keliling Salatiga jalan kaki seperti ini? Dari pagi sampai malem, capek Pak?”
Si penjual susu segar ini hanya tersenyum.
“Kenapa milih jualan susu, Pak?”
Dan didapati jawaban yang sama, senyum.
Prinsip hidup Fran adalah, “Pokoknya kerja, jangan minta dari orang lain.” Itu menjadi semangat Fran terus bekerja untuk melanjutkan hidup, tanpa bergantung pada siapapun.

Penulis :

Wednesday, 18 July 2012

Jangan Mengeluh !

21:06
Alarm mati hari ini, tapi untungnya bisa bangun jam 7 pagi. Tiba-tiba dapet SMS "Ayo bung, segera merapat kampoeng Salatiga, untuk Wasbang, toleransi 7.15". Feeling saya hari ini molor, akhirnya dengan santainya mandi, kemudian mbuat Indomie, karena hari ini ngak ada sarapan di meja makan. Bergegas, segera memakai batik, menuju ke TKP.

Sesampainya di TKP, memang benar apa kata teman-teman, di SMA tersebut benar-benar keadaannya pada "bening-bening" hehehehe,.... kalau yang cowo pasti tau maksud saya :P. Segera bergegas deh, padahal sampai di sana telat, tetapi acara belum memulai, sesampainya di sana segera bergegas untuk  menyiapkan apa saja yang dibutuhkan. Acara seperti pada awalnya dan hari ini lancar, tak lupa pulang-pulang minta no HP seseorang di SMA tersebut, yang jelas cewe :D, *lu kan cowo, harus brani minta :D hahaha, akhirnya minta deh :P... hehehehehe, nomor HP tuh cewe :), *ini bung yang namanya cowo, harus brani minta :D wkwkkkwkwkw.

Sesudah acara selesai, kemudian pergi ke rumahnya mas Keplik, rumahnya dideket Pasar Sapi. Di sana, nongkrong deh, dan sedikit berbincang-bincang, dan tak lupa yang paling penting adalah latihan keroncongan :D. Mengambil bagian gitar dan harus bisa arpegio, tetapi hari ini belum bisa dan dengan iseng-iseng mencoba mengikuti lagu Bengawan Solo.
 
Sesuatu yang paling penting adalah ini, hari ini makan bareng Indomie. Sebelumnya, belum pernah merasakan kebersamaan seperti ini, makan seadanya dan yang sangat menyenangkan adalah kumpul-kumpulnya. Walaupun hanya mie, tapi menurut saya itu spesial :D * ini ceritaku apa ceritamu (malah ikut-ikutan iklan). Kemudian jam 3 sore, sesudah keroncongan, nyanyi-nyanyi lagu 17, Naif, dan SO7. Seru banget bung, melepas stress, karena setiap hari jam segitu, didepan laptop dan sekarang nyanyi-nyanyi dengan gembira hehehe. Sesuatu banget deh :D hahahha.

Sesampainya pulang dari rumahnya mas Keplik, akhirnya  saya teringat akan sesuatu yaitu pidato bung karno "JANGAN MENGELUH, JANGAN MENGELUH !...." entah mengapa kata-kata itu tiba-tiba muncul sesampainya dirumah, dan hal tersebut membuat saya menjadi termotivasi.

Apa yang saya rasakan hari ini, tarasa indah.... dan yang terpenting entah dari hati nurani yaitu "JANGAN MENGELUH !, JANGAN MENGELUH !....."

Tuesday, 17 July 2012

Electro Engineering di SWCU

21:52
Hari ini hari apa ya ..? kenapa hari ini aku lupa ya hmmm. Ternyata hari ini tanggal 17, sebenarnya biasa-biasa sih hari ini. Oke langsung kegiatan hari ini...

Kegiatan hari ini adalah mengadakan Wasbang Talkshow bersama Dandim Letkol JXB Nunes. Nah, wasbang kali ini diadakan di SMAN 2 Salatiga. Di dalam komunitas ini lah, saya menggantikan mas Fandi secara sementara sebagai dokumentasi, dan yang mengurusi web Kampoeng Salatiga.  Acara di mulai sekitar jam 9 pagi dan diakhiri jam 11.30. Kata pepatah, sambil menyelam minum air. Sambil dokumentasi dapet ilmu, berupa wawasan Kebangsaan. Sangat beruntung sekali mendapatkan Ilmu tentang Nasionalisme.

Setelah Wasbang, selanjutnya istirahat. Istirahat sekitar jam 1,  ampe jam 2 siang. Sehabis itu lanjut ngenet ampe malem, malem-malem ternyata saya dapet inspirasi dan sesuatu sekali mengenai Universitas.

Di SMA, orang yang masuk ke perguruan tinggi PTS, mereka di pandang sebagai orang yang "gagal". Ketika saya ke sekolah, saya melihat tampang-tampang bahagia, dan ada beberapa tampang-tampang sedih. Saya termasuk tampang-tampang sedih. Bayangin aja, udah dijanjikan oleh Menteri Pendidikan masuk ke ITB, eh ternyata hanya janji waktu Olimpiade Penelitian di Jakarta. Kemudian saya mendaftar di PTN. Mengerjakan TPA 50, kemampuan dasar 20, Kemampuan IPA: Matematika 15; Fisika:15, kimia sama biologinya ngak aku kerjain, masalahnya aku ngak isa kedua pelajaran tersebut, ngak dong banget sama yang namanya hapalannya biologi dan kimia. Maklum lah, mengingat nama orang yang baru kenal aja udah lupa beberapa detik kemudian hehehe.

Nah, ternyata hasil SNMPTNnya saya tidak lolos ke STEI (ITB) dan Electro UGM. Akhir kata SWCU sebagai tempat dimana saya kuliah. Sempat terbesit di hati saya, tentang SWCU di SALATIGA, pada awalnya sih, sedikit-sedikit menolak. Setelah merenung, ternyata SWCU itu memang jalan saya  untuk kuliah di sini, pasti ada sesuatu di balik sesuatu yang Sang Pencipta ingin berikan di sini :).

Cara pandang orang-orang di sekolah saya, apalagi di SMA saya tentang SWCU adalah tempat pelarian SNMPTN dan mereka bakalan terpaksa kuliah di sini (tidak semuanya lhoo ya...).

PTN dan PTS, kata kaka kelas yang berada di PTS. Dana penelitan untuk pengembangan robotika, misalhnya di PTS dapet 10 Juta, di PTN bisa ampe 100 juta. Secara skill dan teorinya sama, hanya saja fasilitasnya yang berbeda.

Saya anggap di PTS itu seperti "Vespa", sedagkan di PTN anggap seperti motor "Megapro". Semua orang sama-sama naik motor. Tetapi orang yang berada di PTS, yang mau mengalahkan si "Megapro" tersebut adalah orang-orang yang mau bersaing dengan mereka, boleh kata Vespa untuk saya sekarang di Electro SWCU, tetapi bagi saya, "Vespa" ini  "Vespa" YANG DAPAT MENGALAHKAN si "NINJA" !.

"Vespa" yang di modifikasi dan di transformmasikan menjadi "Ducati" dengan modal niat dan kerja keras, saya yakin ! orang yang mungkin menganggap kami gagal masuk PTN belum tentu gagal selamanya :).

Karena kami.... "DUCATI ! ".


Monday, 16 July 2012

Hari Minggu part 1

00:23
Biar pada ketawa dulu :D


lanjut mengenai perjalan hidup.....

Hari minggu, hari ini saya lalui seperti hari-hari biasa. Hari minnggu, bangun sekitar jam 8 pagi, dan kemudian online. Hidup terasa setiap hari online, bukak facebook ataupun twitter, tapi saya juga bingung..., kenapa tetep aku bukak, padahal tidak ada notif maupun mention T__T. Hari minggu, seperti kebanyakan orang bilang, hari untuk beristirahat, tetapi hari ini  tidak istirahat, tetapi bingung.

Bingung mau kemana, dan apa yang harus saya lakukan. Sekitar jam 1 siang, akhirnya tidur karena ngantuk dan berasa badan pada pegel-pegel. Kemudian bangun jam 4 sore, dilanjutkan persiapan untuk pergi ke gereja. Di gereja, rasanya saya pengen banget punya pacar, yang nemenin di gereja. Maklum, hari-hari saya dilewati dengan yang namanya pergi ke gereja sendiri. Kalau ada pacar kan, bisa bikin semangat hehehe.

Yah tetapi itu hanyalah harapan untuk saat ini, belum ada realisasinya, dan belum menemukan orang yang tepat untuk duduk dan berdoa disebelah saya :). Tetapi apa yang saya lakukan hari ini, sebenernya luar biasa dimata Tuhan, yang telah memberikan saya mengenai kehidupan. 

 Malem-malem, mau rapat Kampoeng salatiga, tetapi hujan. Dengan bermodalkan sendal jepit, dan jas hujan egois(mantel single), akhrinya meluncur ke TKP. Di sana saya bertemu dengan orang-orang yang menurut saya sangat super-super, dengan kelebihannya masing-masing, dan di situ juga ada KAMUS (Komunitas Musik Salatiga). Kami membahas mengenai agenda Wasbang Talkshow yang akan di adakan di SMKN2, SMUK1, SMANDA. Saya sebagai alumni SMAN1 salatiga, sebenarnya sangat menyarankan acara ini disekolah, tetapi di SMAN1 menolak sih, padahal ada talkshow dan musiknya.

Supaya hidup lebih bermakna dan tidak monoton, buat janji dulu ah... sebelum tidur..
janjinya adalah
Tidak bukak Facebook dan twitter lebih dari 5 menit.Itu aja hari ini :)

supaya besok hari lebih baik dan lebih indah dari hari ini :) semangat untuk lebih mandiri dan menjadi Technopreneur. Oh iya hari ini juga saya punya ide mengenai bisnis Angkringan, tetapi tidak ada yang support sih, tapi saya berusaha untuk membuat bisnis ini menjadi realita  hehehe. Ide bisnisnya adalah membuat Angkringan dengan bumbu Teknologi.. Bumbu teknologinya rahasia :O hehehe.

Oke selamat malam, sambil mendengarkan lagu :)
 Indah Pada waktunya
so.. Stay tune di pisangKroak



ADA WAKTU 'TUK BERDUKA
ADA WAKTU 'TUK BERSUKA
ADA WAKTU 'TUK BERDIAM
ADA WAKTU 'TUK BERKATA

NAMUN DI ATAS S'GALANYA
KU TAHU ALLAHKU BEKERJA
MENDATANGKAN KEBAIKAN
BAGI YANG MENGASIHI-NYA

DI SAAT YANG KU ALAMI
TAK S'PERTI YANG KUINGINI
DI SAAT TIADA JAWABAN
MENGAPA HARUS TERJADI

NAMUN DI ATAS S'GALANYA
KU TAHU ALLAHKU BEKERJA
MENDATANGKAN KEBAIKAN
BAGI YANG MENGASIHI-NYA

MUNGKIN TAK KUPAHAMI
APA YANG KINI AKU ALAMI
NAMUN KU TAHU PASTI
KASIH ALLAHKU TAK KAN BERHENTI

KAN KUS'RAHKAN SEMUA
PERGUMULANKU PADA-MU YESUS
KAR'NA KU TAHU PASTI
SEMUANYA 'KAN JADI
INDAH PADA WAKTUNYA

Saturday, 14 July 2012

Menerima realita

22:57
secara logika, Olimpiade tingkat nasional itu bisa daftar ke mana-mana. di doboli mentri 1x, kepala sekolah 5x, guru BK 2x gagal Mitsui bussan, Tohoku, Monbukagakusho, NTU, NUS Admissions, secara logika seharusnya bisa. Liat temen-temen pada ketrima di PTN or PTLN, isinya Envy :D. Bosen dengerin "Tuhan punya jalan, dll". Stress & Depresi tetep ada, tapi bagaimana lagi, hidup memang tak adil...., dari sini belajar bahwa hidup itu memang tak adil, berusaha untuk menerimanya dan berdoa bukan untuk kemudahan, tetapi diberikan kekuatan untuk menghadapinya :). move Bro ! :) "Ada sesuatu dibalik sesuatu". Akhirnya bisa menerima realita :)

Game Console Android : Ouya

20:23



Sempet baca-baca di media berita online, ada yang menarik di sini. Console game yang bernama OUYA,  console game yang berbasis Android ini tampaknya bakaln laku keras :), soalnya kamu bakalan isa main game android di TV. Intingya ciamik banget, denger2 harganya $99 dollar... Wow :D, temen-temen daripada beli PS3, mendingan beli OUYA,

Game ini juga dilengkapi dengan Wireless dan Bluetooth, Chipset Nvidia Tegra, memori Eksternal 8 Gb lhoo, hayo-hayo... sapa yang mau coba :D...?




Thursday, 12 July 2012

ketika MPO

21:35
Beginilah nasib, bukan berarti sial, bukan berarti gagal. Saya benar-benar mendapatkan fakta bahwa benar " Manusia yang merencanakan, tetapi Tuhan yang menentukan".

Hari ini  saya ke sekolah, SMAN 1 Salatiga, untuk mengambil legalisir.Biasanya disapa oleh para Guru, tetapi ngak, dan biasanya diajak ngomong sama guru BK tapi juga enggak, biasanya guru BK memberikan Nasehat "pasti bisa SNMPTN, dll".Ternyata sekarang guru BK tersebut hanya bungkam, mungkin karena saya gagal SNMPTN, yang seharusnya di ikutkan Bidik Misi dan Undangan, dan mereka hanya memberikan kesempatan mendaftar H-1, itupun tidak resmi. Mereka hanya berkata "Tuhan punya rencana Brian..."

Saya sangat bosan, mendengar "Tuhan punya rencana !", saya sudah sangat membenci guru BK tersebut, apalagi Kepala Sekolah yang kebanyakan HANYA OMONG DOANG !. Fu*k ! for my Principal !, katanya sekolah bagus, kenapa siswanya tidak ada tindak lanjut !, Fu*K ! *Ops keceplosan.

Menyalahkan diri sendiri juga, setiap hari, saya hanya menyalahkan diri saya sendiri. Apa yang alami terasa berat sekali.

kembali setelah ambil legalisir.
Tetapi pada saat yang sama, ternyata ada MPO, dan saya sempatkan juga untuk melihat MPO. Di sana, saya berkumpul dengan teman-teman dari IPA 5, dan ada temen saya 1 bernama Alan. Di lain sisi, nasib Alan sama seperti nasib saya. Saya melihat teman-teman saya, pada bahagia yang pada keterima di Univeristas yang mereka idam-idamkan, dan saya hanya bisa diam dengan fakta yang saya terima tentang universitas. Sambil melihat teman-teman pada bahagia, saya merenung.

Melihat acara MPO, para siswa-siswi baru disuruh cari tanda tangan dan kemudian mereka harus melakukan sesuatu, misalnya joget, cari orang, ngitung genteng, ngitung  luas lapangan, nembak orang, dll, intinya aneh-aneh, dan mereka di suruh oleh seseorang yang akan memberikan tanda tangan. Mereka akan mendapatkan tanda tangan setelah melakukan misi tersebut.

Dulu juga saya pernah mengalami MPO, suruh nembak cewe, ngitung matrix, ngitung trigonometri, nyanyi ultah buat kakak kelas, sama ngitung genteng, dan cari sejarah tentang sarung -.-". Yang saya alami pada waktu itu adalah ketakutan, dan bingung mau apa. Tetapi sekarang, setelah imelihat hal tersebut saya sedikit ketawa dan happy.

Dari hal tersebut, saya sangkutkan dengan kehidupan. Sebenarnya hidup itu kejam dan tidak ADIL ! tetapi ketika kita bisa melewatinya kita bakalan tertawa dan senang :).

Jadi intinya, gagal SNMPTN ke ITB ? gagal Monbukagakusho, Gagal ke NTU, gagal ke Tohoku, gagal, Mitsui Bussan, hidup harus lanjut :),
Ngapain galau..? kalau masih diberikan kehidupan hehehehe :), semangat deh intinya...

NB: Maaf sedikit marah-marah, untuk melepaskan beban dan luka batin, tetapi saya memaafkan kepala sekolah saya dan guru BK :), dan mendoakan mereka :), dan tidak lupa memaafkan diri sendiri :)))


Pertama-tama saya ingin minta maaf apabila ada  salah kata... :),

Tuesday, 10 July 2012

Tidak sesuai dengan apa yang diharapkan

10:47
Sebelum memulai cerita, berikut ini adalah beberapa prestasi yang saya dapatkan selama di SMA

AWARD
REGION
DATE
CREDIT, INTERNATIONAL COMPETITION AND ASSESSMENTS FOR SCHOOL COMPUTER SKILL UNIVERSITY OF NEW SOUTH WALES
INTERNATIONAL

2011
1st WINNER “GOLD MEDAL”,
OLIMPIADE PENELITAN SISWA INDONESIA (NATIONAL OLYMPIAD OF STUDENT RESEARCH)
NATIONAL
2011-10-09
BEST WORKING PAPER,
OLIMPIADE PENELITAN SISWA INDONESIA (NATIONAL OLYMPIAD OF STUDENT RESEARCH)
NATIONAL
2011-10-09
BEST SCIENCE ELECTRONIC AND MECHANIC, OLIMPIADE PENELITAN SISWA INDONESIA (NATIONAL OLYMPIAD OF STUDENT RESEARCH)
NATIONAL
2011-10-09
PARTICIPANT, PROGRAMMING COMPUTER SESSION GADJAH MADA UNIVERSITY
NATIONAL
2011
PARTICIPANT AND BEST DESIGN LINE FOLLOWER ROBOT, MICROCONTROLLER LINE FOLLOWER ROBOT CONTEST YOGYAKARTA UNIVERSITY
PROVINCE
2011
PARTICIPANT, OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG KOMPUTER (COMPUTER NATIONAL SCIENCE OLYMPYAD)
PROVINCE
2011-06-07
2nd WINNER, OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG KOMPUTER (COMPUTER NATIONAL SCIENCE OLYMPYAD)
TOWN
2011-05-10


SNMPTN  telah berlalu, Monbukagakusho tidak memanggil, Mitsui Bussan bagaikan daun gugur yang runtuh.

Dari semua seleksi masuk perguruan tinggi negeri ataupun beasiswa, tidak ada satupun yang lolos. Dengan prestasi yang telah saya dapatkan dan saya perjuangkan dengan susah payah. Tidak ada yang melihat, tidak ada yang mendengar. Apa yang saya rasakan saat ini adalah pasrah dan ikhlas akan masa depan saya. Hidup saya terasa seperti hancur.

Guru BK di sekolah hanya bisa OMONG DOANG ! tidak ada Action. Mereka hanya bisa memberikan nasehat yang menurut saya hanya begitu-begitu, hanya mententramkan hati, tidak ada solusi untuk masa depan.

Saya hanya merasa di manfaatkan oleh Sekolah saya di SMAN 1 SALATIGA, ketika mereka ingin mengejar prestasi untuk jangka pendek, mereka menolong. Ketika untuk masa depan muridnya, mereka pergi. pepatah bilang "Kalau ngak manis, ya dibuang saja"

Seharusnya ITB bisa, seharusnya UGM bisa, Seharusnya... seharusnya...
Tetapi saya terlalu menggunakan logika saya, tetapi fakta berbicara bahwa saya tidak bisa....

Temen-temen saya pada bahagia melihat saya jatuh, *dari beberapa orang yang saya lihat, mereka senyam-senyum. Sisi positivnya saya bisa membuat teman-teman saya tersenyum untuk saat ini...... :)

Ingin rasanya hati ini menjerit, " Kenapa...? dengan hidup saya..? " Kenapa orang lain bisa lolos..? padahal...."

Saya mengakui hidup itu memang TIDAK ADIL !
sekarang saya hanya bisa pasrah, dengan semua keadaan saat ini, semua ini adalah pengalaman berharga bagi hidup saya, dari sini saya belajar untuk pasrah dan ikhlas akan hidup.

Saya teringat akan kata-kata guru saya " Tuhan itu suka kasih "TAI", tetapi di dalam tai itu terdapat DIAMOND !", hanya bisa tersenyum mendengar kata-kata tersebut.

Umur masih 17 tahun, jalan masih panjang, dan  hidup harus lanjut, Mimpi saya untuk mengalahkan Microsoft masih ada di telinga saya dan hati saya. Walaupun saya belum sukses untuk saat ini, PASTI saya bisa menjadi orang yang SUKSES !"

Tuhan telah memberikan ajaran, untuk Ikhlas dan tabah untuk saat ini dan menjadikan saya Tegar menghadapi hidup. Mungkin ini bukanlah akhir dari hidup saya, tetapi permulaan hidup saya "