Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Friday, 28 December 2012

Passion atau Passien ?

15:05

Liburan yang menyenangkan untuk belajar, kali ini saya sempatkan untuk membaca buku-buku "mental" selain membaca tiap hari buku-buku penunjang kuliah. Buku yang saya baca barusan adalah, buku Young On Top, sebuah buku yang ditulis oleh orang yang sangat hebat dan sukses di usia muda, siapa dia ?, pasti tentu kenal kan?, yup namanya adalah Billy Boen. Mas Billy menuliskan pada bagian pertama, yaitu Passion (pada bagian pertama yang judulnya "Do what you love and love what you do"). Saya baca dan saya coba renungkan  passion, ternyata passion itu sangat berpengaruh dalam kehidupan. Dalam hati "Bener juga nih".

Ada salah satu Quote yang sangat menarik, dari orang top markotop surotop yaitu eyang kakung Steve Job
Banyak orang yang akan menyerah  ketika menghadapi rintangan; sering kali passionlah yang  membuat kita tetap berusaha.

Trus gimana sih, menemukan passion ? tentu saja cara yang tepat menemukan passion adalah dengan sedikit merenungkan "Do what you love and love what you do", maka passion akan hadir disana :). Sering kali apabila tidak merenungkan "Do what you love and love what you do", nanti malahan kita jadi passien. Lhoh kok bisa ?.Passien itu pasti menderita suatu penyakit, kadang penyakit yang diderita diketahui oleh passien tersebut atau lebih parahnya lagi, passien tidak tau penyakit yang dideritanya. 

Analoginya, kalau passien itu tau penyakitnya, maka dia akan meminta si dokter untuk menyembuhkan penyakitnya. Ketika mengetahui passion, maka kita akan meminta kepada diri kita seperti apa yang dikatakan eyang kakung Steve Job. Jika passien itu tidak mengetahui penyakitnya dan dokter tidak tau juga, maka ujung-ujungnya kematian. Kalau kita tidak tau passion kita itu apa, dengan kata lain hidup itu terasa beban, menjadi stress, menjadi frustasi, depresi dan lain-lain. Jadi penting sekali untuk mengetahui passion kita dimana, coba merenungkan kembali "Do what you love and love what you do"

Sunday, 23 December 2012

Project Lampu Pixar

12:36
Hei teman-temin, pasti tau lampu pixar yang biasanya  muncul di film Toy Story. Tak hanya di film aja, ternyata lampu pixar ini  ada yang nyata juga lho. Project ini dibuat oleh Shanshan Zhou, Adam Ben-Dror, and Joss Doggett di Universitas Virtoria di Wellington. Lampu pixar ini sebut saja bunga * eh salah , sebut aja robot lampu yang digerakan dengan enam motor servo yang dikendalikan oleh  microcontroller Arduino.  Namanya lampu pixar, tetapi lampu ini ternyata tidak ada lampunya, dan lubang lampunya diganti dengan camera webcam. Camera ini digunakan untuk mendeteksi gerakan-gerakan muka dan sedikit serbuk-serbuk prosessing  hehehe.

Wah daripada ngomong terus mendingan langsung aja liat videonya :)

Life is like a box of chocolates

00:15

Ketika saya ingin belajar hari ini, ada yang bingung juga dibenak saya, mengenai apa yang akan saya fokuskan untuk masa depan saya. Saya tidak tahu masa depan itu akan seperti  apa. Kata Ibunya Forest Gump  " Life is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get " . Apakah coklat itu akan berasa manis, atau coklat itu akan berasa pait, kita juga tidak tau, yang tau itu yang membuat coklat tersebut, siapa pembuat cokelat tersebut ? tentunya si Pembuat cokelat, jika kita analogikan maka Tuhan lah Si "Pembuat Cokelat", dia yang tau mana yang manis dan mana yang tidak. Ketika saya pikir-pikir kembali ternyata bener juga sih, saya tidak tau kelak saya ingin menjadi apa, ataukah pengangguran, tukang sampah, tukang kebon, tukang ngupil atau yang lainnya hehehe : D.

Saya merasa saya bingung dengan Tuhan, ketika saya maunya A, Gusti malah kasih B. Ketika saya inginya X eh secara kebetulan Gusti juga memberikan X. Kalau maunya A tapi B itu yang tersulit, kadang kita berfikiran dari diri kita sendiri bahwa apa yang kita inginkan belum tentu apa yang kita butuhkan. Saya sadar, saat saya kuliah di tempat yang tidak saya inginkan, tetapi kuliah di tempat yang terbaik buat diri saya sendiri. Waktu yang diperlukan untuk menyadarkan diri saya akan hal itu juga cukup panjang, tidak langsung saya bisa menerima begitu saja.  Bersahabat dengan Tuhan itu sulit sekali, hanya waktu yang bisa menyembuhkan, hal ini juga seperti apa yang dialami oleh seorang Letnan Dan.

Letnan Dan pemimpin pasukan Amerika yang akan menyerang Vietnam, ketika bertempur melawan musuhnya ia hanya ingin bertempur sekuat tenaga dan mati di tengah medan pertempuran merupakan suatu kehormatan, dia berkata "It's my destiny", tetapi temannya malah menyelamatkannya. Letnan Dan selamat dari pertempuran, berkat pertolongan prajurtinya tersebut, tetapi luka yang parah pada kakinya, membuatnya harus diamputasi, akhrinya kakinya dipotong. Ketika itu dia berkata pada  prajuritnya "Lebih baik saya mati di medan pertempuran daripada seperti ini !, tidak ada harapan tanpa kaki !". Hal ini sama !, maunya A tetapi Gusti malah kasih B.

Ketika kuliah, saya maunya di Universitas A tetapi malah dikasih universitas B, pertama kali saya tidak tau apakah ini benar-benar buruk  masuk di universitas ini ?. Saya tidak berpikir jangka panjang, hanya gengsi yang mengendalikan hidup saya. Saya merasa malu dengan teman-teman, keluarga, bahkan malu dengan diri saya sendiri "Why this is Happen ? " sejak saat itu, susah sekali berdamai dengan Tuhan.  Sering kali hanya menyalahkan diri sendiri, maupun orang lain, tidak pernah berpikir dari segi positif kenapa saya berada disini ?, hal ini menyebabkan selama semester 1 ini saya tidak niat kuliah, belajar rutin tidak pernah, paling hanya 1 jam sebelum ulangan hehehe. Isinya cuma main game terus, rasanya hampa, rasanya itu seperti ditolak cinta oleh seseorang hehehe :P . Pada tanggal ini juga saya sadar, bahwa "Time Heals all wound"

Waktu yang menyebuhkan semuanya, Letnan Dan yang tidak mempunyai kaki, dia bekerja sama dengan prajuritnya, membuka usaha Shrimp. Tak disangka apa yang sesungguhnya Tuhan berikan kepada Letnan Dan adalah B. B yang belum tahu itu isinya apa, yang pastinya itulah yang terbaik buat si Letnan. Letnan Dan juga selama bertahun-tahun juga tidak berdamai dengan Tuhan, dia tidak mau hidupnya seperti itu, bahkan dia menantang Tuhan. Tetapi kenyataanya dia diberikan yang terbaik menjadi seorang pengusaha udang yang sukses.

Ketika yang baca sedang berusaha dan melakukan yang terbaik, mengharapkan X tetapi malah dikasih Y, memang rasanya sakit sekali, panjenengan (Anda) merasa benar-benar terjatuh. Tetapi percaya sajalah, segala sesuatu pasti yang terbaik buat diri panjenengan sendiri maupun orang-orang disekitar. Hidup itu seperti kotak coklat
"
you never know what you're gonna get"

Sunday, 9 December 2012

Nano-nano kuliah semester 1

21:26
Wadaw,  kuliah baru semester 1. Karena sifat dan watak yang sukanya menyepelekan sesuatu, dan susahnya minta ampun bangkit dari kemalasan, diputuskan bahwa untuk semester 1 nilai IPK biasa-biasa aja :D hehehe, habis pelajarannya ngak seru banget -.-". Ada sih beberapa pelajaran yang sangat berguna banget, tapi hampir banyak sekali pelajaran yang tidak berguna . Namanya juga pelajar, selalu ditindas oleh yang namanya pelajaran, pelajar yang ditindas selalu dipaksa untuk belajar tanpa memikirkan tujuan ke depan. Belajar itu hanya belajar yang kita inginkan dan ingin kita kembangkan. Contohnya sayaini yang sukanya belajar diluar pelajaran di perkuliahan, yang menurut saya sangat berguna, yaitu justru materi kuliah pada semester atas. Menurut saya pada subject tersebut benar-benar sangat dibutuhkan. Gini aja deh, kuliah itu ngak murah lhoo, daripada kita membayar uang kuliah untuk belajar sesuatu yang menurut kita suatu beban, kenapa kita harus belajar seperti itu..? TOh juga ngak kepake pelajaran tersebut.

Daripada menyia-nyiakan uang yang kita pake untuk sesuatu yang tidak penting, lebih baik kita memakai uang tersebut untuk menambah wasasan dan ilmu kita yang penting-penting saja, intinya ilmu yang support kita buat masa depan. Ngapain juga belajar yang toh tujuannya ngak kepake, paling juga lupa -.-". Lupa akan sesuatu dan lupa akan apa yang akan kita pake, intinya percuma wkwkwk.

Apalagi ya. ... selama semester 1..? mungkin temennya kali ya :D, belum dapet aja temen yang bisa diajak maju bersama. Yah begitulah baru semester 1 hehehe, selama semester 1 yang saya pelajari bukan pelajaran yang di ajarkan di kuliah, melainkan :

Yah, banyak nano-nano deh selama semester 1 ini, revisi buat semester 1  apa yah :D...? Mungkin karena baru proses penyembuhan tidak kuliah di tempat yang pas dengan lubuk hati yang paling dalam, mungkin untuk saat ini semester 1 cuma sebagai penyembuh luka  hati universitas, jujur saya tidak suka dengan universitas ini, tapi yang membuat saya nyaman adalah fakultasnya :D.