Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Saturday, 21 September 2013

Pawai UKS* 2013

00:15
Sebelum hari eksekusi besok tanggal 21 September, ingin bercerita setelah mengajar praktikum Power Supply di lab EC. Hari ini adalah hari yang melelahkan karena hari ini hari terakir pengecekan kostum, menjadi Panitia seperti ini tidaklah mudah, karena dilatar belakangi oleh individu-individu yang memiliki pikiran yang berbeda-beda. Dalam organisasi hal ini sangatlah penting sih :D hehehe, karena pengalaman yang didapet makin banyak, bagaimana bekerja-sama dengan orang-orang dengan tipe melankolis, plegmatis, sanguinis, satu lagi lupa hehehe, yang jelas disini soft skill diasah. Awal mulanya dipikir-pikir banyak yang berkata pawai itu antara penting dan ngak penting, yang jelas kalau untuk hiburan penting, tapi kalau dilihat untuk alokasi dana, lebih baik untuk MEMBANGUN GEDUNG C ! hehehe. Karena dana yang dikeluarkan besar juga lhoo. Sebagai mahasiswa, otoritas pembangunan lebih penting *mari bersuara hehehe. Tapi apa boleh buat, karena saya mahasiswa yang dan bukan siapa-siapa hanya bisa memberikan pendapat maka, yang lebih baik adalah dengan cara "nyemplung".

Di dalam Panitia Kostum saya sebenernya pertama kali mendengar bahwa Happening Art Costumes yang pada awalnya bertujuan untuk menekan biaya kostum karnaval. Anehnya adalah .... *ngak mau cerita disini hehehe, langsung saya cerita sisi positifnya aja :D, yup namanya Happening Art Costumes ya kayak demo-demo gitu sih :D, secara logika saja, tidak bisa dibandingin dengan kostum karnaval yang begitu WOW !. Hanya saja tidak tau respon masyarakat seperti apa :D semoga responnya positive lah :D hehhee. Kostum akan dibagi dalam III TIM
I Kostum (Lingkungan Hidup-Budaya)
II Kostum(Pendidikan - Korupsi )
III Kostum(Narkoba-Korupsi)

Biasanya didepan panggung kehormatan ada Walikot* dan dedengkotnya, nah harusnya Kostum III diletakkan diawal !Kenapa diawal supaya Walikot* ngak pergi duluan pas jatahnya kostum paling terakhir, nah hal ini ternyata membuktikan suatu Instansipun masih takut dengan yang namanya PEMERINTA* !.

Logikanya biasanya mahasiswa kalau orasi/demo ngak langsung didepan walikot* (tatap muka secara langsung), NAH !!! ini aji mumpung besok walikot* hadir didepan panggung kehormatan. harusnya tema Kostum Korupsi ditaruh didepan biar sekalian demo aja !.

Hal ini menunjukan bahwa sepertinya di dalam Instasipun masih seperti ini -.-". hehehe. Semoga aja cepet lulus, biar cepet-cepet ambil S2 diluar Negri :D, bye-bye "Indonesia" :) #ifYouKnowWhatIMean hehehe. Akhir kata adalah segala sesuatu event harus diperhitungkan, masih ada yang kekurangan dan seperti halnya Gedung C maupun Fasilitas Universitas harus diperbaiki, daripada menyelenggarakan acara seperti ini yang habis  puluhan/ratusan juta. Ya To ?, Bisa dibilang gitu sih kalau dilogika, biarkan Mahasiswa Fokus "kuli-ah" dan meraih MASA DEPAN , Hidup Mahasiswa ! :D

Sunday, 15 September 2013

Kata Si Upil Kecil

15:39
Singkat cerita, ketika ngambil berkas-berkas untuk mengurus beasiswa, terselib rapot waktu zaman SD. Buka-buka rapot tersebut munculah penampakan foto yang tidak asing menurut saya sendiri, yup itu adalah foto saya waktu zaman SD. Foto itu saya liatin lagi, dulu saya gini to..?
Yang saya amati adalah wajah saya sendiri, terlihat murung dengan mata bundar dan pipi cempluk kaya bola voli. Potongan rambut sebelah kanan, dan ala kadarnya. Tatapan mata yang ingin bercerita "aku butuh bantuan, aku sendirian" dengan arti lain melas banget tampange. Dilihat dari foto ini emang kenyataan, selama saya bersekolah waktu SD, nilai saya pada awalnya dibawah rata-rata kelas, jarang bermain sama temen-temen #foreverAlone, karena emang dulu saya mungkin paling culun ngak isa apa-apa. Intinya rautan wajah foto itu menandakan emang "suram" zaman dulu. Kok saya liat lama-lama foto sendiri rasanya ada yang ingin saya bantu tuh foto, atau ingin membuat anak dalam foto tersebut terlihat tersenyum.

Waktu kuliah, saya coba menjadi orang yang bisa tersenyum dengan kondisi apapun, tapi saya rasa saya belum berhasil atau emang dari kecil saya emang selalu murung.  Saya rasa "Brian kecil" membutuhkan bantuan. Jawaban yang saya temukan adalah, mencoba menghargai diri sendiri.Selalu murung, karena saya dulu tidak ada teman, dan saya iri dengan teman yang memiliki teman banyak, selalu murung karena  saya mendapatkan nilai jelek, sedangkan teman lain mendapatkan nilai bagus, sudah berusaha berkali-kali untuk mendapatkan semua itu, tapi  semua usaha yang 'sia-sia' itu membuat saya selalu murung.

Menghargai diri sendiri. Kemampuan saya emang segitu, sampai saat ini saya belum tau kemampuan apa yang saya miliki, saya hanya melatih dan mengasah beberapa hal yang saya suka itu ibaratnya beberapa biji yang masih kecil saat ini. Mungkin kemampuan temen-temen yang baca blog ini melebihi saya, dan bisa dikembangkan dan di asah, kemampuan tiap orang beda-beda, dan itu yang membuat orang saling melengkapi. Saya memang jarang sadar menghargai diri sendiri, saya selalu melihat orang lain yang lebih hebat, dan saya harus bisa seperti mereka, lebih , lebih dan lebih, disatu posisi positif dan dilain negative ketika saya tidak mendapatkan seperti yang saya inginkan.

Yup, menghargai diri sendiri, dan tidak bisa memaksakan kehendak diluar kemampuan, hanya ada satu jawaban : "Mintalah, maka kamu akan diberi" Tuhan Yesus berkata seperti itu. Walaupun diluar kemampuan, ketika kita memohon kepada Tuhan, pasti diberikan suatu keajaiban ketika kita berusaha dan pantang menyerah serta berdoa, walaupun saat ini masih belum diberikan oleh Tuhan, pasti pada akhirnya Tuhan akan memberi :).

...dan saya meminta kepada Tuhan "Tuhan berikanlah senyuman pada sosok Brian kecil :), yang bisa membuatnya bersyukur dan bahagia dengan semua yang dihadapi dihari esok ".  :)

Sunday, 8 September 2013

Mis Word 2013

22:46
Oke, karena bosen didepan solder dan buku *maklum anak teknik. Jarang-jarang liat tipi, eh tiba-tiba cetar membahana diperlihatkan secara tidak langsung siaran Mis Word 2013(lewat tipi).  Lumayan nih ibarat kalau piring kalau sudah berkarat digosok pake gosokan besi, nih mata terasa digosok juga, berasa bening liatnya *anti natap solder lagi.Oke karena saking beningnya, ada kerjaan di kamar pun ikut tertinggal, atau emang gimana atau bagaimana intinya matanya pengen digosok terus sampai asep-asep solder yang sudah terserap dimata dan terendap bisa kinclong. 

Mikir-mikir juga, kenapa rambut Mis Word banyak yang panjang-panjang...?
Ambil contoh deh...
Kalau rambutnya panjang...





Nah, contoh x-treme nih kalau rambutnya pendek..



Jadi selama ini, kalau banyak rambut yang panjang itu untuk nutupin bulu keteknya....
waduh, gawat juga,.. ya udah di panjangin aja neng, hehehhe. Jadinya kalau rambut panjang selain menutupi keteknya, juga biar kelihatan kawaiinya hehehehe. Apalagi nih, acara beginian kalau laki-laki biasanya matanya setajam "silet", atau dengan kata lain Maximum Auto Focus !. Butuh juga perbesaran mata maksimal hehehe, sebenernya itu jurus. Jurus memaksimalkan Auto focus, tapi kenapa jurus ini hanya bekerja saat yang bening-bening aja, pada saat dosen nerangin eh malah jurus ini tidak bisa digunakan dengan kekuatan apapun !.


Apalagi ya..? mungkin pantauan itu hari ini, beres-beres kamar dulu.. besok kuliah hehhee...






Sunday, 1 September 2013

Kamar Kekentutan

18:22
Hari ini adalah hari minggu, hari dimana semua orang ceria. Pergi bersama teman, pacar, atau keluarga. Menghabiskan waktu bersama dengan orang yang berharga, tak terkecuali saya sendiri. Bangun baru sekitar jam 12 siang, karena tidur jam 1 pagi.Keluar kamar, merem-melek mau cuci muka ,habis bangun bingung mau ngapain, pergi ke warung deket rumah(tepatnya didepan rumah), liat orang tua pada kerja di warung sama adek, ada niat untuk membantu, asah-asah piring atau sebagainya. Tapi dilihat dari hal tersebut lebih baik saya tidak membantu, malah akan membuat parah warung, hehehhe.

Setelah mengurungkan niat tersebut, muncul pikiran-pikiran aneh "anak macam apa aku ini ?". Di warung, kalau saya melihat orang ramai, rasanya males sekali, saya betah dengan ketidakramaian. Akhir kata kamar merupakan tempat komoditas orang banyak untuk 'menyendiri'. Di kamar ya paling bukak laptop, kalau lagi bosen sama kerjaan ngoding, ngedesain, atau yang lebih extrem : belajar, ya paling liat anime. Kalau bosan semuanya ya paling tiduran,lalu muncul pikiran-pikiran...

Kalau orang yang hidupnya enak-enak serba ada banyak temen mereka belum pernah merasakan apa yang dirasakan apabila mereka tidak mempunyai apa yang mereka rasakan sekarang. Sebenernya hidup itu memang ngak adil, tapi kalau dipikir-pikir terlalu munafik untuk mengatakan bahwa hidup memang tidak adil, contohnya saya yang emang begitu munafik terhadap hidup.

Hidup penuh dengan kesendirian, bukan berarti tidak ada petualangan hidup. Justru dengan kesendirian saya bisa mendapatkan pandangan-pandangan hidup bahwa saya emang dilahirkan dengan type "suka" menyendiri. Bisa dikatakan orang dengan tipe seperti ini jarang bisa basa-basi, kurang berkarisma, tidak ada yang suka, dan ngak asik kalau tidak sepemikiran. Itu yang saya dapatkan ketika saya berteman dengan orang yang menganggap saya seperti itu (kebanyakan).Tapi kenyataan berkata lain, dengan kesendrian tersebut saya bisa melihat mana teman dan "teman" . Tidak susah melihat mereka :).

Sampe sore saya bosan, akhirnya isinya cuma tiduran. Kemudian tersdengar suara dari luar kamar "Brian, gereja" yang tak lain suara tersebut merupakan suara Ibuk saya. Huft, dipikir-pikir kembali masih malas rasanya untuk gereja. Yang buat males adalah, gereja sendirian lagi, lagi , lagi dan lagi. Ngak ada pacar atau temenlah yang ngajakin ke gereja atau saya yang ngajakin. Brarti bisa dikatakan niatan saya jelek untuk kegereja kalau ada pacar / temen, kalau udah begitu bisa dibilang mending ngak usah ke Gereja hehehe.

Sore-sore liat keluar jendela kamar, sambil melihat cahaya sore hari. Kadang saya sering membandingkan hidup saya dengan temen-temen saya yang terlihat bahwa hari-harinya bahagia, saya melihat hal tersebut namun saya selalu merasa iri. Cahaya sore dan awan yang indah, membuat saya merasa bahagia walaupun banyak kekurangan yang  saya jalani hari-hari ini bahkan hidup ini.

Hidup cuma sekali, mau dinikmatin atau enggak sama aja. Kalau dinikmatin ya mereka yang bisa merasakan hidup mereka, kalau yang ngak dinikmatin ya seperti saya ini yang selalu merasa kekurangan, sampai pada akhirnya pandangan akan awan dan cahaya matahari yang melintas membuat saya merasakan kebahagiaan. Saya sadari bahagia itu bukan dari orang-orang yang berada disekitar atau barang-barang disekitar. Tetapi bahagia itu berada dalam keadaan kita untuk selalu legowo(kata orang jawa, ikhlas). 


:)