Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Saturday, 6 December 2014

Swmur jahit

04:38
Tadi malem tepatnya saya kecelakaan dan dijahit 4 jahitan di bagian kak berhuung robek, dan unyu sekali lihat lukanya heheh, ngak hanya kaki yang robek deket mata kaki, tetapi juga jari saya sulit digerakan, untungnya waktu nulis blog udah agak mending, yah, namanya juga apes hehehe.

Hal yang bisa saya petik hari ini adalah, manusia juga bisa kena apes. Apes merupakan suatu keberuntungan dan sepertinya Tuhan berbicara pada saya kali ini supaya lebih mendekatkan diri kwpada-Nya, itung-itung udah dapet kado natal kan :) hehehe, jadi ya, bersyukue aja :), ditengah sakitnya penderitaan ini, saya ngempet sakit hehehe, saya mikie aja yang positif dan ternyata memang bekerja :). Daripada saya mikir musibah, saya mikie ini hadiah lhoo, hadiah yang keren hehehe, wnaknya adalah adek-adek saya pada nurut, serasa Raja hahaha.

"Ketika penderitaan datang, semua ada hal yang baik "-Fa Brian.

Wednesday, 26 November 2014

Format submit Go Green in The City 2014

00:08
Banyak yang email saya, tentang format submit idea di GGITC , akhirnya saya upload aja supaya tidak kirim email satu2  :), berikut ini adalah hasil format penulisan yang saya tulis sendiri, boleh beda, boleh juga ditambahkan atau dikurangi, karena tiap individu berbeda-beda semoga membantu ^^ salam sukses buat teman-teman

Monggo didownload ( jangan lupa follow)

Download disini .pdf

Saturday, 8 November 2014

Ada Apa Dengan Cinta

02:00
Menarik sekali setelah Line meluncurkan mini Drama mengenai Ada Apa dengan Cinta yang merupakan film paling mengenang bagi saya waktu tahun 2000-an. Film yang dibintang Dian Sastro dan Nicholas Saputra tersebut membuat suasa menjadi cetar membaha. Disini saya akan melist tentang Ada Apa dengan Cinta


1. Ada Apa Dengan Cinta 2014
Versi ini digarap Oleh Line sebagai ide mempromosikan Line, dan tentu saja hal yang menarik adalah Quote Ada Apa Dengan Cinta aka AADC 2014 yang merupakan mini drama berdurasi 10 menit.
"Detik tidak pernah melangkah mundur, tapi kertas putih itu selalu ada. Waktu tidak pernah berjalan mundur, dan hari tidak pernah terulang. Tapi, pagi selalu menawarkan cerita yang baru, untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab."





Ketika saya nonton ini, jadi Flashback :v, btw Dian Sastro Cakep bener :v hahahaha

2. Nonton Film Ada Apa Dengan Cinta 2002

3. Download Film Ada Apa Dengan Cinta 2002
     CLIK to DOWNLOAD HERE
    video quality MP4 360p

4. Download Film Ada Apa Dengan Cinta mini Drama 2014 oleh LINE
     CLIK to DOWNLOAD HERE
     video quality MP4 720p

5. Soundtrack Ada Apa dengan Cinta

Ada Apa Dengan Cinta? by Melly Goeslow and Erick on Grooveshark


---+ Lirik Ada Apa Dengan Cinta dan Chord  Gitar Ada Apa Dengan Cinta
Melly Goeslaw – Ada Apa Dengan Cinta

 Intro: Cm  Bb  G#  Gm  (2x)
Cm          G#

Satu masa t'lah terlewati

Cm   G#

Benci dan rindu merasuk dikalbu

Cm      G#

Ada apa dengan cintaku


Cm     G#

Sulit untuk aku ungkap semua



Am          F

Jangan pernah bibir tertutup
Am  F

Bicarakan semua yang kau rasakan

Am    F

Cinta itu kita yang rasa


Am     F

Bila sengsara hati'kan merana



Reff:

Cm   Fm

Wahai pujanggga cinta


Bb        D#

Biar membelai indah

G#   Fm

Teladani kalbuku

Gm

Jujurlah pada hatimu



D#m       G#m

Ada apa dengan cinta


C#       F#

Perbedaan aku dan dia

B  G#m

Biar jadi bait

Bbm

Dalam puisi cinta terindah








Tuesday, 28 October 2014

Saatnya Mekar

09:48
Mencari jati diri itu susahnya bukan main, harus seperti apa hidup ini kalau tidak mengetahui diri sendiri. Ada hal yang menarik pada hari ini, dimana saya  menemukan diri saya yang sebenarnya yang benar-benar membuat hidup saya berbeda pada hari ini. Saya menemukan diri saya sebenarnya, diri yang benar-benar bersemangat, untuk menghadapi kerasnya hidup ini dengan persaingan-persaingan orang-orang yang berada di atas "langit-langit".

Yup diri saya, saya merasa percaya diri hari ini, untuk merubah kemampuan saya untuk meningkatkan kemampuan yang lebih baik, dengan cara yang baik pula. Hari ini saya berdoa dan meminta pertolongan kepada Tuhan Yesus, untuk merubah saya hari ini juga detik ini juga, dan saya percaya bahwa saya akan menjadi pribadi yang lebih baik.

Apakah kamu sudah menemukan jati diri Anda? Anda yang sebenarnya, potensi yang terbesar dalam diri Anda? Saya hanya memiliki petunjuk sederhana, masukan pemikiran positif dan Anda akan mendapatkan kekuatan yang luar biasa dari kekuatan pemikiran positif, atur nafas kmu.

Apakah Anda menjadi lebih baik ? :) Jika iya saya merasakan rasa senang, tidak mudah untuk itu semua, haurs dilakukan berkali-kali agar Anda bisa mencari hal yang sebenarnya ingin Anda lakukan demi hal yang baik dan itu semua membutuhkan waktu. Tetep percaya sama apa yang kamu pikirkan dan itu akan menjadikan hal yang begitu bermakna dalam hidup Anda menjadi pribadi yang lebih super setiap hari dengan merasakan sukacita yang begitu besar, hilangkan semua stress dan depresi dan ini merupakan cara utama mendapatkan hal itu semua :).

Saturday, 13 September 2014

Daun dan Angin

11:29
Saya sedang duduk di sebuah meja, dengan pikiran yang tidak karuan. 
Menorehkan kepala ke kiri, mata tertuju pada sebuah jendela, melihat keluar jendela. 
Melihat, bukan hanya jendela tetapi sebuah pohon kecil yang memiliki daun-daun kecil,  berwarna hijau muda emas, akibat dari terkenanya sinar matahari.
Angin kecil, mengajak para daun-daun untuk  menari, dengan paras cantik,
  mengajaknya untuk melihatkan kepada saya betapa indahnya hidup ini, 
  ketika  bisa merasakan rasa syukur yang kecil, 
  yaitu saya masih  diberikan kesempatan untuk memulai hidup saat ini. 

-FA Brian-

Saturday, 6 September 2014

Membuka Pintu Kamar, Pagi

12:34



Pagi. Membuka hati, mata , dan telinga, awal dari sebuah hari. Masih berada di tempat tidur, merasakan hari-hari bertemu dengan orang yang disayangi diluar sana menceritakan dan berbagi kisah, melihat senyum mereka bahagia, cuma dihalangi oleh pintu. Masih berada di tempat tidur, melihat ke atas, tempat langit-langit  berwarna biru, gembira saat saya melihatnya, cuma dihalangi oleh sebuah ternit. Masih berada di tempat tidur, mendengarkan nyanyian angin di alam, suara burung yang lalu-lalang berdendang, serasa mendengar indahnya saat ini, cuma dihalangi oleh sebuah earphone.  Keluar dari kamar, membuka sebuah pintu, membuka sebuah jalan. Apa yang berada di luar pintu kamar, tidak akan seperti apa yang dirasakan, dilihat , dan didengarkan. Keluar dari kamar, membuka sebuah pintu. 


Pintu yang bertahun-tahun saya buka, tak pernah sedikitpun tertutup dari luar, hanya saya yang bisa membukanya dari dalam, karena saya memiliki kunci kamar. Orang lain belum tentu bisa membukanya karena mereka tidak memiliki kunci tersebut. Kunci untuk membuka pintu, disaat lupa kunci berada, saya tidak bisa membuka pintu.  Saat saya lupa tujuan saya hari ini, saya tidak bisa membuka hari-hari  baru, setelah keluar dari kamar, membuka pintu kamar,...

Saya lupa dimana saya meletakkan kunci kamar, bingung tak bisa membuka pintu kamar. Mencari di bawah selimut, mencari di dekat meja, mencari di dalam kantong celana, dan saku baju, akhirnya saya menemukannya setelah satu jam. Mencari tujuan hidup yang Tuhan mau, di bawah cakrawala, mencari di dekat orang-orang yang ditemui setiap hari, mencari di dalam pikiran diri sendiri, akhirnya saya  belum temukan. Mencari tujuan hidup yang diinginkan diri sendiri, setelah satu jam, saya menemukan .

Setelah menemukan kunci, dan mulai membuka pintu kamar. Dimulai saat membuka pintu kamar melangkah keluar, menjalankan tujuan hidup yang diinginkan diri sendiri serta mencari tujuan hidup yang Tuhan mau.

Saya membuka pintu,.....

-FA Brian-





Sunday, 24 August 2014

Jesus Plan, just Trust Him

20:47
Me: God, can I ask You a question?
God: Sure
Me: Promise You won't get mad
God: I promise
Me: Why did You let so much stuff happen to me today?
God: What do u mean?
Me: Well, I woke up late
God: Yes
Me: My car took forever to start
God: Okay
Me: at lunch they made my sandwich wrong & I had to wait
God: Huummm
Me: On the way home, my phone went DEAD, just as I picked up a call
God: All right
Me: And on top of it all off, when I got home ~I just want to soak my feet in my new foot massager & relax. BUT it wouldn't work!!! Nothing went right today! Why did You do that?
God: Let me see, the death angel was at your bed this morning & I had to send one of My Angels to battle him for your life. I let you sleep through that
Me (humbled): OH
GOD: I didn't let your car start because there was a drunk driver on your route that would have hit you if you were on the road.
Me: (ashamed)
God: The first person who made your sandwich today was sick & I didn't want you to catch what they have, I knew you couldn't afford to miss work.
Me (embarrassed):Okay
God: Your phone went dead because the person that was calling was going to give false witness about what you said on that call, I didn't even let you talk to them so you would be covered.
Me (softly): I see God
God: Oh and that foot massager, it had a shortage that was going to throw out all of the power in your house tonight. I didn't think you wanted to be in the dark.
Me: I'm Sorry God
God: Don't be sorry, just learn to Trust Me.... in All things , the Good & the bad.
Me: I will trust You.
God: And don't doubt that My plan for your day is Always Better than your plan.
Me: I won't God. And let me just tell you God, Thank You for Everything today.
God: You're welcome child. It was just another day being your God and I Love looking after My Children...

Monday, 4 August 2014

Seorang camenkokesra

02:09
Hampir jam 1 pagi saat hawa dingin menyelimuti Salatiga, dengan suara jangkrik yang terdengar ditelinga saya, saya sempatkan menulis untuk seorang teman saya yang memiliki impian yang besar.


Namanya Widita, dia berkuliah manajemen di Telkom Bandung. Saat pertama kali berkenalan, dia orang yang ramah. Sekarang dia magang di salah satu perusahaan Jepang. Sepertinya dia yang kembali membangkitkan semangat saya, untuk bermimpi lagi dan merealisasikan. Dari beberapa teman yang suksa sharing, dia adalah orang yang suka sharing tentang masa yang akan dia tempuh, dan itu membuat saya cukup bersemangat, dan perasaan saya adalah saya memiliki teman yang sama-sama memiliki mimpi untuk diwujudkan, walaupun dalam bidang yang berbeda.

Orang yang suka baca buku ini,  memang orang yang membuat saya kagum. Entah kenapa, tapi kami memiliki satu tujuan untuk mewujudkan mimpi kami, jarang ada teman saya yang suka sharing tentang harapan-harapan yang akan datang. Walaupun kenyataannya apa yang kami alami sama, yaitu kita memikirkan apa yang didapatkan tidak apa yang diinginkan.

Saya doakan deh besok jadi menkokesra :), sip2 jangan lupa ya Widita ! :D




Sunday, 13 July 2014

Dalai Lama Rules for Living

00:35


1. Take into account that great love and great achievements involve great risk. Risk is involved in every great opportunity in life. It it isn’t risky, then everyone would be doing, thus making it ordinary and not “great.” Separate yourself from the crowd as one who not only can take risks, but enjoys doing so. Certainty in life can only be so comforting until it gets boring.

2. When you lose, don’t lose the lesson. If you lose what you have learned not to do, you will be doomed to repeat it. More importantly, however, do fear failure. Failure is the precursor to success. Hardly any great thing that you wish to accomplish will come without failure. This ties back to the rule of risk mentioned above.
3. Follow the three Rs:
Respect for self – Confidence is key in success and one who does you respect himself does not believe in himself. Thus, if you do not respect yourself, you cannot possibly succeed in anything great, nor can you respect others.
Respect for others – And you will be respected in return. Anyone who does not return that respect is immediately letting you know that they are not worth your time, and that they do not respect themselves. Avoid weak/insecure/self-loathing people.
Responsibility for all your actions – You alone are responsible for your feelings, actions, success, etc. You are in complete control of your life, so do not try and blame other people for your mistakes or misfortunes.
4. Remember that not getting what you want is sometimes a wonderful stroke of luck. Not everything that you desire will be necessarily good for you in the long run. If something just seems to not work out continually, in such a way that it seems almost like fate intervened, consider letting it go or coming back to it at another time. The Universe works in mysterious ways and should be trusted. Just be sure you are not mistaking your own failure as the Universe telling you something.
5. Learn the rules so you know how to break them properly. Rules are meant to be broken. Most of them are put in place by archaic, corrupt institutions that seek only to enslave and maintain their own power. When it comes to breaking them, be sure to do it properly to avoid punishment. But above all things, make sure you DO in fact break rules. If authority was never questioned, we could be a stagnant civilization.

6. Don’t let a little dispute injure a great friendship. Obviously friendship is more important that one small fight, but very few people actually put this rule into practice. They also need to be able to follow rule #7 in order to truly follow #6.

7. When you realize you’ve made a mistake, take immediate steps to correct it. And do not let your pride get in the way of taking those steps. Apologize, taking full responsibility. That will speak for your character more strongly than the action of making the mistake in the first place.

8. Spend some time alone every day. No matter what you do, take at least 30 minutes out of your day to spend alone in a quiet place. This will give you at least a half-hour to examine what is going on in your life, to examine yourself and to figure out what you want. Whether it be through prayer, meditation, yoga or golf, this ritual is a must. The Law of Attraction is the best way to spend this time.

9. Open your arms to change, but don’t let go of your values. This world is constantly changing. If you are not open to change, then you are going to live a very miserable life. You, yourself, are going to change as well, but that does not mean that your values have to change as well. Welcome new places, new faces and new loves, but never change those core parts of you unless you have strong reasons to believe you were wrong to believe them in the first place.

10. Remember that silence is sometimes the best answer. Silence leads to relaxed contemplation during which emotions have less influence and logic can take over. For example, in an argument with a friend, remaining silent instead of retaliating with something anger-driven is more efficient in ending the argument faster and with less hurt for both parties. Or consider Gandhi, who took down the British Empire through silent, pacifistic behavior. Silence is a powerful tool that few choose to use over irrational action. Consider it next time you find yourself in a difficult situation.

11. Live a good, honourable life. Then when you get older and think back, you’ll be able to enjoy it a second time. You are going to have to live with your actions for the rest of your life, so save yourself the regret and anguish and live with honor now. Good things also come to good people. You will never be punished for acting with integrity, only rewarded.

12. A loving atmosphere in your home is the foundation for your life. This is the rule that you have the least amount of control over. Your family dynamic will ultimately determine your home atmosphere, but you can definitely help it along by showing your family that you love them. As in rule #3, if you respect (love) your family, they will provide you with respect and love in return. This rule comes to play again when starting a family. Inject love into your home. Make the walls glisten withendearment. That will set a solid foundation for the lives of your children.
13. In disagreements with loved ones, deal only with the current situation. Don’t bring up the past.The past is constant, unchanging. Bringing it up can only bring more pain to the current situation. This is a problem especially with loved ones because relationships with them go so far back into the past and are so fueled by emotion. Forgive any past actions and focus on the present.

14. Share your knowledge. It’s a way to achieve immortality. One learns so much just from living a lifetime. Share that knowledge with the people you come across, it can only help them in their journeys. Even more important, share your failures so that others will not repeat them.

15. Be gentle with the earth.The earth is where we live. So this should be obvious. Hurting the earth is hurting yourself and the futures of your children and loved ones.

16. Once a year As often as possible, go someplace you’ve never been before. Experience new places and new things. You might find yourself with someone or somewhere that makes you much happier than your previous circumstance. The Earth is so vast with unique and beautiful places, why wouldn’t you want to go explore them?

17. Remember that the best relationship is one in which your love for each other exceeds your need for each other. The opposite is a sign that the relationship should end. If you need someone more than you love them, it is a sign of dependency, not affection. Find someone where love is the dominant force and you will find yourself in a much more fulfilling relationship.

18. Judge your success by what you had to give up in order to get it. Success is not truly success if you had to compromise yourself or your loved ones in order to achieve it. Decide what you want. Design your ideal life and go for it. Do not let any part of that dream slip away in order to get the rest of you will live in regret.

Rules Added By HighExistence

19. Live in the moment. This could be the single most important piece of advice you ever heed to. Do not forget nor dwell on the past, but do forgive it. Be aware of the future but do no fear or worry about it. Focus on the present moment, and that moment alone. All of the cliche phrases center around this all-important mantra: Live life to the fullest, seize the day, etc. Living in any other moment will only bring you anguish. The past cannot be changed and the future cannot be controlled. The only time that is malleable is the present moment! If you live in the now, you will be much happier since the past and future cannot weigh down on you. See the good in your current surroundings and be happy.

20. Seek the company of positive people. The people around you cannot control your feeling and actions, but they can influence them. So befriend and spend your time with optimistic, open-minded, overall positive people who will only contribute more positivity to your life. When you have risky an unrealistic goals, they will support you instead of doubting and/or ridiculing you like most of the general population. When you find fun in an otherwise dreary or dull situation, they will see it too instead of complaining like negative, or even neutral people would. At a superficial level, your social life will be a lot more enjoyable if you restrict your relationships to positive people. On a deep level, your life in general will only benefit from such a decision.

21. Decide what you want before proceed to do anything. This is a hard rule to follow because it is so difficult to figure out what you truly want. Most people think this is a simple rule: “I want a lot of money, a job I like, nice car, nice house, hot spouse, etc.” The ‘American Dream’ provides an easy answer to what you want, but is that truly what you want? That answer requires a lot more thinking. More than just thinking actually, deep deep contemplation in a quiet place on your own. This is not something you will get on your first try, or your 15th. It might just come to you in a dream one night, or an epiphany while sitting on the toilet. It’s not at all certain when it will come, but if you are persistent and really try to figure out your dream, it will come to you. Once you have figured out what you want, the only thing left is to do whatever possible to get it. This brings up rule #1 again… RISK! Disregard it, and go for it. This is your DREAM, your IDEAL, your ULTIMATE DESIRE. Go get it.. Take into account that great love and great achievements involve great risk. Risk is involved in every great opportunity in life. It it isn’t risky, then everyone would be doing, thus making it ordinary and not “great.” Separate yourself from the crowd as one who not only can take risks, but enjoys doing so. Certainty in life can only be so comforting until it gets boring.

2. When you lose, don’t lose the lesson. If you lose what you have learned not to do, you will be doomed to repeat it. More importantly, however, do fear failure. Failure is the precursor to success. Hardly any great thing that you wish to accomplish will come without failure. This ties back to the rule of risk mentioned above.
3. Follow the three Rs:
Respect for self – Confidence is key in success and one who does you respect himself does not believe in himself. Thus, if you do not respect yourself, you cannot possibly succeed in anything great, nor can you respect others.
Respect for others – And you will be respected in return. Anyone who does not return that respect is immediately letting you know that they are not worth your time, and that they do not respect themselves. Avoid weak/insecure/self-loathing people.
Responsibility for all your actions – You alone are responsible for your feelings, actions, success, etc. You are in complete control of your life, so do not try and blame other people for your mistakes or misfortunes.
4. Remember that not getting what you want is sometimes a wonderful stroke of luck. Not everything that you desire will be necessarily good for you in the long run. If something just seems to not work out continually, in such a way that it seems almost like fate intervened, consider letting it go or coming back to it at another time. The Universe works in mysterious ways and should be trusted. Just be sure you are not mistaking your own failure as the Universe telling you something.
5. Learn the rules so you know how to break them properly. Rules are meant to be broken. Most of them are put in place by archaic, corrupt institutions that seek only to enslave and maintain their own power. When it comes to breaking them, be sure to do it properly to avoid punishment. But above all things, make sure you DO in fact break rules. If authority was never questioned, we could be a stagnant civilization.

6. Don’t let a little dispute injure a great friendship. Obviously friendship is more important that one small fight, but very few people actually put this rule into practice. They also need to be able to follow rule #7 in order to truly follow #6.

7. When you realize you’ve made a mistake, take immediate steps to correct it. And do not let your pride get in the way of taking those steps. Apologize, taking full responsibility. That will speak for your character more strongly than the action of making the mistake in the first place.

8. Spend some time alone every day. No matter what you do, take at least 30 minutes out of your day to spend alone in a quiet place. This will give you at least a half-hour to examine what is going on in your life, to examine yourself and to figure out what you want. Whether it be through prayer, meditation, yoga or golf, this ritual is a must. The Law of Attraction is the best way to spend this time.

9. Open your arms to change, but don’t let go of your values. This world is constantly changing. If you are not open to change, then you are going to live a very miserable life. You, yourself, are going to change as well, but that does not mean that your values have to change as well. Welcome new places, new faces and new loves, but never change those core parts of you unless you have strong reasons to believe you were wrong to believe them in the first place.

10. Remember that silence is sometimes the best answer. Silence leads to relaxed contemplation during which emotions have less influence and logic can take over. For example, in an argument with a friend, remaining silent instead of retaliating with something anger-driven is more efficient in ending the argument faster and with less hurt for both parties. Or consider Gandhi, who took down the British Empire through silent, pacifistic behavior. Silence is a powerful tool that few choose to use over irrational action. Consider it next time you find yourself in a difficult situation.

11. Live a good, honourable life. Then when you get older and think back, you’ll be able to enjoy it a second time. You are going to have to live with your actions for the rest of your life, so save yourself the regret and anguish and live with honor now. Good things also come to good people. You will never be punished for acting with integrity, only rewarded.

12. A loving atmosphere in your home is the foundation for your life. This is the rule that you have the least amount of control over. Your family dynamic will ultimately determine your home atmosphere, but you can definitely help it along by showing your family that you love them. As in rule #3, if you respect (love) your family, they will provide you with respect and love in return. This rule comes to play again when starting a family. Inject love into your home. Make the walls glisten withendearment. That will set a solid foundation for the lives of your children.
13. In disagreements with loved ones, deal only with the current situation. Don’t bring up the past.The past is constant, unchanging. Bringing it up can only bring more pain to the current situation. This is a problem especially with loved ones because relationships with them go so far back into the past and are so fueled by emotion. Forgive any past actions and focus on the present.

14. Share your knowledge. It’s a way to achieve immortality. One learns so much just from living a lifetime. Share that knowledge with the people you come across, it can only help them in their journeys. Even more important, share your failures so that others will not repeat them.

15. Be gentle with the earth.The earth is where we live. So this should be obvious. Hurting the earth is hurting yourself and the futures of your children and loved ones.

16. Once a year As often as possible, go someplace you’ve never been before. Experience new places and new things. You might find yourself with someone or somewhere that makes you much happier than your previous circumstance. The Earth is so vast with unique and beautiful places, why wouldn’t you want to go explore them?

17. Remember that the best relationship is one in which your love for each other exceeds your need for each other. The opposite is a sign that the relationship should end. If you need someone more than you love them, it is a sign of dependency, not affection. Find someone where love is the dominant force and you will find yourself in a much more fulfilling relationship.

18. Judge your success by what you had to give up in order to get it. Success is not truly success if you had to compromise yourself or your loved ones in order to achieve it. Decide what you want. Design your ideal life and go for it. Do not let any part of that dream slip away in order to get the rest of you will live in regret.

Rules Added By HighExistence

19. Live in the moment. This could be the single most important piece of advice you ever heed to. Do not forget nor dwell on the past, but do forgive it. Be aware of the future but do no fear or worry about it. Focus on the present moment, and that moment alone. All of the cliche phrases center around this all-important mantra: Live life to the fullest, seize the day, etc. Living in any other moment will only bring you anguish. The past cannot be changed and the future cannot be controlled. The only time that is malleable is the present moment! If you live in the now, you will be much happier since the past and future cannot weigh down on you. See the good in your current surroundings and be happy.

20. Seek the company of positive people. The people around you cannot control your feeling and actions, but they can influence them. So befriend and spend your time with optimistic, open-minded, overall positive people who will only contribute more positivity to your life. When you have risky an unrealistic goals, they will support you instead of doubting and/or ridiculing you like most of the general population. When you find fun in an otherwise dreary or dull situation, they will see it too instead of complaining like negative, or even neutral people would. At a superficial level, your social life will be a lot more enjoyable if you restrict your relationships to positive people. On a deep level, your life in general will only benefit from such a decision.

21. Decide what you want before proceed to do anything. This is a hard rule to follow because it is so difficult to figure out what you truly want. Most people think this is a simple rule: “I want a lot of money, a job I like, nice car, nice house, hot spouse, etc.” The ‘American Dream’ provides an easy answer to what you want, but is that truly what you want? That answer requires a lot more thinking. More than just thinking actually, deep deep contemplation in a quiet place on your own. This is not something you will get on your first try, or your 15th. It might just come to you in a dream one night, or an epiphany while sitting on the toilet. It’s not at all certain when it will come, but if you are persistent and really try to figure out your dream, it will come to you. Once you have figured out what you want, the only thing left is to do whatever possible to get it. This brings up rule #1 again… RISK! Disregard it, and go for it. This is your DREAM, your IDEAL, your ULTIMATE DESIRE. Go get it.

SOURCE from http://www.highexistence.com/rules-for-living/

Sunday, 15 June 2014

RAM()para pelajar

17:07

Sepertinya hal ini asik sekali untuk diperbincangkan, oke istirahat sejenak dari segala aktivitas, dan mari menulis. Pasti yang membaca pernah pergi ke sekolah, apalagi sekolah di Indonesia yang dari SD-SMA itu banyak sekali pelajaran, untuk mengukur itu semua harus diberikan tes agar bisa dikatakan "lulus" atau "tidak", hal ini berlaku juga untuk mahasiswa.

Selama pelajaran, biasanya orang-orang yang memiliki kemampuan menyimpan memory di otak lebih banyak, memiliki "nilai" yang bagus untuk pelajaran, sedangkan yang tidak memiliki kemampuan mengingat yang baik, justru sebaliknya. Hal ini didasari sebenarnya bagaimana, cara belajar yang baik dan benar dengan metode-metode yang diberikan, tapi sayangnya di Sekolah Dasar, pelajaran "BAGAIMANA CARA BELAJAR" justru tidak diberikan, mulai dari cara belajar menggunakan mnemonic, loci method dan beberapa metode yang ampuh(search di google metode lainnya yey hehehe).


Tanpa metode tersebut, orang yang kesulitan mengingat akan mudah lupa dalam setiap pelajaran, buktinya saya yang sering lupa wkwkkw :P, setiap kali kuliah pasti habis keluar pintu kelas langsung materi terhapus dengan sendirinya. Sering, sebelum tes belajar, setelah tes ilmunya lupa karena tidak digunakan terus menerus dan bingung penerapannya untuk apa.

Alangkah lebih bagus, apabila setiap kuliah/pelajaran bukan hanya tes tertulis yang berbobot, melainkan tes aplikasi dari yang didapat, maksudnya tidak menghitung soal-soal di tes, melainkan menghitung suatu eksperimen, karena dengan adanya kegiatan eksperimen biasanya lebih nyantol di otak. Ibarat

Dipikir karo mlaku  

dalam bahasa indonesia yang berarti dipikir sambil jalan. Ketika terlalu banyak pikiran dan ketika ingin menerapkan aplikasi, bagi orang-orang seperti saya yang sering lupa, justru lebih tidak bagus apabila terlalu banyak teori-teori tanpa aplikasi, lebih asik apabila sambil penerapan kita memanfaatkan teori, disini saya tonjolkan teori itu penting, bukan berarti teori itu tidak penting. Semua itu penting, hanya saja cara eksekusinya yang berbeda, coba bayangkan ketika seseorang mendapatkan "teori" untuk tidak merokok dikelas (waktu itu si perokok tidak merokok), setelah keluar dari kelas, pasti tetep aja ngerokok, bedain deh ketika si perokok itu praktek ngerokok dan mendapatkan "teori" tidak merokok, pasti lebih ingat :D, begitu perumpaannya


Karena bulan ini bulan politik, saya akan mendukung cawapres yang mengusung REVOLUSI mental, supaya pelajar-pelajar di Indonesia jangan seperti saya yang sering lupa wkwkkw dan supaya kelakuannya juga baik, biar mengerti "BAGAIMANA CARA BELAJAR"  .

Monday, 9 June 2014

Dari bang William Alex Ginardy Lie , tentang beasiswa

00:10
Scholarship Sharing : Ini berawal dari pengamatan saya di lingkungan kampus maupun dunia maya, yakni banyaknya teman2 yang memiliki mimpi untuk keluar negeri, melihat dunia dan ingin membuka wawasan. Namun sayangnya informasi yang tersebar di lingkungan kampus maupun dunia maya,tentang berbagai kesempatan untuk berpartisipasi di event luar negeri, masih terbatas atau tidak lengkap.
Oleh karena itu, perkenankan saya untuk berbagi untuk teman2 semua yang masih muda2 semua, untuk bisa mengikuti kegiatan-kegiatan internasional, baik lomba, konferensi, beasiswa, exchange, internship dll, tapi bingung mau nyari di mana. Berikut ini beberapa website yang saya sarankan sebagai referensi awal untuk kegiatan internasional/nasional :
Untuk kegiatan exchange dari Pemerintah Amerika Serikat :
1.www.jakarta.usembassy.gov/study/scholarship.html
2.www.aminef.or.id
3. www.iief.or.id
Banyak sekali kesempatan2, baik yg Fully funded (dibiayai penuh) maupun Partial (dibiayai dengan item2 tertentu).
Daftar website ini sangat saya anjurkan untuk diketahui oleh teman2 pada saat masih semester2 awal, karena akan memicu semangat dan motivasi untuk terus berkarya dan bermimpi.
Saya sangat senang apabila teman2 semua mendapatkan informasi yang banyak, dapat mempersiapkan diri dengan baik, dan merasakan manfaat dari memperoleh kesempatan ke luar negeri maupun dalam negeri. Bukan sebagai turis, namun sebagai pelajar delegasi Indonesia yang bisa belajar banyak mengenai kultur, teknologi dan koneksi dengan teman2 internasional.
Silahkan informasi ini untuk disebarkan ke teman2 lain yang berpotensi dan berminat.
Good Luck. 

Sunday, 1 June 2014

Apa tujuan ? Berdansa dengan kehidupan

00:13


Hidup cuma mampir minum, kenapa saya hadir di dunia ini ?.Mengejar tujuan, nanti ujung-ujungnya juga mati. Jadi, buat apa semua ini ?

berikut jawaban-jawaban menarik :)

1. buat dinikmati

2.Sing pasti urip kwi singkat...berikan yang terbaik buat hidupmu dalam waktu yang singkat ini...alhasil namamu bakal dikenang sepanjang masa...uripmu oleh singkat tapi nama dan jiwamu kudu urip terus....

3.itu pepatah dari orang2. karena semua bukan kebetulan, tapi kita semua ada karena Dia, pertanyaan retoris sebenernya seperti : buat apa aku makan kalo ujung2nya laper lagi?"nah, tugas kita di sini adalah untuk mempersiapkan di kehidupan kita yang sebenernya nanti, kehidupan abadi

4.membuat hidup yg singkat menjadi lebih berarti

5.nek kamu tanya gt, ujung2nya ke tuhan, kenapa ada tuhan?+ itu g boleh whwhwhwh,beda agama beda pendapat,ada yang hidup mati renkarnasi,ada yg hidup mati surga atau neraka,tujuan hidup bukan cuma yg didunia

6.for people you care most

7.Kamu hadir di dunia ini biar kamu merasakan liku2 kehidupan manusia yang nantinya kamu bisa belajar  bagaimana semestinya dalam menjalani hidup, dan kamu ceritakan perjalanan hidupmu kelak ketika kamu mati.

8.Uripq tag anggep anugrah pak,. mergo q wes tau meh mati tp ra sido., anugrah kanggo wong2 nang skitarq., dadi sak isoq ki q kudu nyenengke mreka sik tag sayang ambi sik sayang q,Sik keloro.,
q ki mung urip pisan kwe barang toh., dadi neg q ki ono kesempatan opo tag jiuk., soyo akeh sing iso ta cobo soyo apek,. mso urip mung pisan ra ngopo2 toh,. wkwk., kui neg q pak,.

9.hidup tidak seharusnya dilihat semata2 secara jasmani,tapi juga rohani,kita pasti akan tua dan mati yg membedakan kualitas org itu menurutku adalah apa yg dilakukan selama hidupnya kehidupan=proses belajar,mati =ujian

10.Hidup di dunia kita perlu raga, hidup di kehidupan abadi nanti kita perlu jiwa, roh kita. di dunia kita perlu makan minum, di dunia kita mempersiapkan agar kita layak dan pantas buat ditempatkan di tempat yang telah Ia persiapkan buat kita, Ia pun ingin bersatu bersama-sama lagi dengan kita, ciptaan yang mulia. dengan hidup di dunia kita harus mempersiapkan diri tentunya merawat mendengarkan roh kita,roh pendamping kita, dengan : melakukan perintahNya, berdoa, menjalankan roda kehidupan rohani.

11.yaa emang banyak orang bilang kalau qta hidup itu mampir minum, minum itu kan sebentar ga lama, kaya hidup qta ini juga ga lama kan?lihat hidup sekarang serba  singkat dan cepat
semua orang pasti akan mati dan itu pasti sebelum mencapai kematian itu pastilah banyak yang dilalui manusia. dalam hidup gunakanlah waktu sebaik mungkin semanfaat mungkin dan bersyukur sebab dengan semua itu rasa haus akan dahaga itu akan menghilang dan kepuasan akan terjadi
ga ada yang sia-sia didunia ini

12.hidup itu gak cuman buat di logikakan, tapi juga dirasakan, dan kebanyakan atheis memandang semua dari segi logika dan keilmiahan,which is gak semua di alam ini menurutku bisa diterima dengan penjelasan ilmiah, ada hal2 yg diluar jangkuan akal manusia, dan itulah kenapa agama ada




Diatas adalah jawaban-jawaban dari teman-teman yang bijak :), semoga bisa menjadi perenungan dan inspirasi buat orang lain :) semangat teman-teman :D, atau mungkin ini renunganmu hari ini..?

Wednesday, 23 April 2014

Go Green in The City 2014 from Tribunnews

03:38

heheheh :D masuk berita lagi :D dari Tribunnews :)

Sumber
http://www.tribunnews.com/nasional/2014/03/14/uksw-salatiga-menang-go-green-in-the-city-2014

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta - Proposal milik tim Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah, menjadi pemenang pertama kompetisi  “Go Green in the City” (GGITC) tahap nasional yang digelar Schneider Electric. Pengumumuan dilakukan di hotel JW Marriot, Kamis (13/3/2014).
Digelar sejak 2009, kompetisi ini bertujuan mengajaka mahasiswa/i jurusan bisnis dan teknik di seluruh dunia untuk berinovasi menciptakan solusi yang memungkinkan pengonsumsian energi di perkotaan menjadi lebih cerdas dan efisien.
Tim dari Universitas Kristen Satya Wacana mengajukan proposal bertajuk "Lungguh".
Lewat proposal ini, tim mengajukan inovasi sebuah bantalan kursi yang mampu menyerap energi panas tubuh manusia dan kemudian mengonversikannya menjadi energi listrik, sehingga dapat digunakan untuk mengisi baterai ponsel.
Lungguh sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti 'duduk'.
Mereka berhak mendapatkan Rp 30 juta untuk mewujudkan proyek tersebut. Mereka juga akan mewakili Indonesia di Go Green in the City tingkah East Asia yang digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam pada April mendatang.  Bila menang, tim Indonesia berhak mewakili Asia di Go Green in the City tingkat internasional di Paris, Perancis, Juni mendatang.
Proposal Universitas Kristen Satya Wacana berhasil mengungguli proposal "Trafficon" dari Insitut Teknologi Bandung, "Roof Energy Harvesting" dari Institut Teknologi Sepuluh November, "Thermoenergy Bank" dari Universitas Surabaya, "SPIRIT (Smart Product in Reducing Inefficient Thrown-away)" dari Universitas Indonesia, dan "SUNplus Lighting" hasil kolaborasi mahasiswa Universitas Gajah Mada dan Universitas Kristen Petra.
“Kami melihat bahwa minat mahasiswa dan universitas di Indonesia terhadap kompetisi ini semakin meningkat," ujar Riyanto Mashan, selaku Country President Schneider Electric Indonesia.
Ia berharap kompetisi ini menjadi batu pijakan bagi calon pemimpin Indonesia untuk memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai semakin meningkatnya permintaan dan konsumsi energi. Sehingga mereka tergerak untuk mulai mengelola energi secara lebih efisien guna menekan konsumsi energi.
Saat ini perkotaan mendominasi 75% dari total konsumsi energi dan memproduksi 80% dari total emisi karbon di dunia.
Ajang Go Green in the City tingkat nasional turut didukung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Go Green in The City from Bisnis.com

03:33
hehehe :D masuk lagi nama saya :) Puji Tuhan
Sumber : Bisnis.com  http://industri.bisnis.com/read/20140314/105/210735/universitas-kristen-satya-wacana-salatiga-juara-go-green-in-the-city-2014-

Bisnis.com, JAKARTA- Tim dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, ke luar sebagai pemenang pertama Go Green in the City 2014 tingkat nasional dari Schneider Electric Indonesia dengan  proposal berjudul Lungguh (bahasa Jawa) yang berarti duduk.
Inovasi tersebut berupa bantalan kursi yang mampu menyerap energi panas tubuh manusia dan kemudian mengonversikannya menjadi energi listrik, sehingga dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai ponsel.  Kursi itu akan membuat tubuh berfungsi sebagai power bank. Caranya cukup duduk dibantalan kursi yang sudah dilengkapi dengan thermal electric generator yang mengubah  panasnya menjadi energi energi listrik
Tim pemenang pertama tingkat nasional itu diwakili oleh FA Brian Ganda Pratama,  mahasiswa Teknik Elektronika  UKSW dan Chintya Amanda Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKSW. Mereka telah berhasil menyisihkan 99 proposal yang masuk ke panitia. Selain berhak menerima uang tunai sebesar Rp30 juta, trophy, mereka juga akan berangkat ke Ho Chi Minh City, Vietnam pada April mendatang untuk mewakili Indonesia di ajang Go Green in the City East Asia.
Tim tersebut meraih juara pertama setelah, tim juri melakukan penilaian yang ketat terhadap enam finalis Go Green in the City 2014 tingkat nasional di Hotel JW Merriott, Kamis sore (13/3/2014).
Setelah menjadi juara nasional, tim itu akan bersaing dengan peserta dari Di tingkat Asia tim itu akan bersaing dengan peserta dari Malaysia, Singura, Vietnam, Filipina, Laos, Myanmar, Thailand dan Taiwan.
Keenam finalis itu memaparkan langsung ide inovatif mereka untuk efisiensi energi di hadapan dewan juri yang terdiri dari jajaran direksi Schneider Electric yang sebagai penyelenggara dan Maritje Hutapea, Direktur Konservasi Energi, Direktorat Jenderal Energi Baru dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM.

Go Green in The City 2014 from Kompas

03:29
foto FA Brian Ganda Pratama dengan inovasi Lungguh

hehehe, masuk kompas deh :D 
Sumber :http://sains.kompas.com/read/2014/03/13/1859464/Kursi.Inovatif.Lungguh.Jadikan.Tubuh.Anda.sebagai.Powerbank.
KOMPAS.com — Baterai handphone kehabisan daya, dan Anda tak membawa powerbank? Tak perlu bingung.

Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, membuat kursi inovatif yang sekaligus berfungsi untuk mengisi kembali (charge) daya baterai smartphone atau perangkat elektronik lainnya. Kursi inovatif itu dinamai "Lungguh".

Pengisian baterai dengan Lungguh tak memerlukan listrik. Kursi ini akan membuat tubuh Anda seperti sebuah powerbank. Ia mengubah energi dari panas tubuh menjadi energi listrik yang kemudian dipakai untuk mengisi perangkat elektronik.

Apa yang perlu Anda lakukan untuk membuat kursi inovatif itu berfungsi? Cukup duduk di atasnya dan biarkan Lungguh bekerja.

FA Brian Ganda Pratama, mahasiswa Teknik Elektronika UKSW dan salah satu inovator kursi itu, mengatakan, selain sebagai kursi, Lungguh memiliki fungsi bak pembangkit listrik.

"Komponen utama kursi ini adalah TEG (thermal electric generator)," ungkapnya. TEG akan mengubah panas menjadi listrik.

"Prinsip TEG adalah membangkitkan listrik dari perbedaan suhu tubuh dengan suhu lingkungan," kata Brian. 

Brian mengungkapkan, suhu tubuh manusia rata-rata adalah 37 derajat Celsius. Sementara itu, suhu lingkungan sekitar 27 derajat Celsius.

Untuk mengoptimalkan Lungguh, Brian menambahkan komponen yang disebut cold reservoir.

"Agar jumlah listrik yang dihasilkan lebih besar," katanya.

Menurut Brian, gagasan membuat Lungguh berawal dari pengalaman pribadi.

"Saya sedang nongkrong di kafe bareng teman-teman, laluhandphone mati, lama. Di situ saya terpikir untuk membuat (Lungguh)," ungkapnya.

Lewat uji coba, selama satu jam, kursi tersebut sudah bisa menghasilkan listrik sebesar 80-500 milivolt, hanya dari panas tubuh manusia.

Jumlah tersebut, menurut Brian, belum besar dan belum bisa dipakai untuk apa pun. Namun, pengembangan akan dilakukan.

"Kita akan riset lagi agar jumlah listriknya lebih besar," ungkap Brian.

Salah satu yang akan diperbaiki adalah permukaan kursi. Plastik pada permukaan kursi akan diganti dengan bahan konduktor. 

Brian bersama rekannya yang terlibat dalam inovasi ini, Chintya Rizki Amanda dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKSW, juga akan melakukan beberapa riset sehingga kursi itu bisa digunakan.

Karya Brian dan Chintya menjadi pemenang dari kompetisi Go Green in the City (GGITC) yang diadakan Schneider Electric. Pengumuman pemenang dilakukan pada Kamis (13/3/2014) di Jakarta.

Kompetisi itu digelar untuk menjaring ide tentang cara yang lebih cerdas dan efisien dalam mengonsumsi energi.

Brian dan Chintya mengalahkan lima finalis lainnya, yang ide-idenya tak kalah bagus. Total, ada 93 proposal yang masuk dalam kompetisi ini.

Dengan keberhasilan di tingkat nasional, Brian dan Chintya akan melombakan karyanya di tingkat Asia Timur di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 4 April 2014.

Brian dan Chintya akan berlomba bersama tim Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Laos, Myanmar, Thailand, dan Taiwan.

Bila menang, karya Brian dan Chintya akan dilombakan di Paris.

Kompetisi GGITC diadakan sejak tahun 2009. Riyanto Mashan, Country President Scneider Electric Indonesia, mengatakan, jumlah proposal meningkat pada tahun ini. Jumlah tahun lalu adalah 60 proposal.

Friday, 11 April 2014

Seorang penjual di Es Puter Briska

22:34
Bapak sedang bekerja di dapur warung Es Puter Briska
Salah satu tokoh inspiratif saya sendiri adalah Bapak saya sendiri, beliau merupakan orang yang sangat-sangat berpengaruh dalam hidup saya, selama kehidupan saya yang penuh dengan kegalauan. Bapak selalu bangun jam 4 pagi untuk pergi ke pasar, saat anak-anaknya yang "kurang ajar" seperti saya masih tidur molor enak-enak hehehe. Pagi-pagi setelah ke pasar membeli bahan-bahan untuk dijual, biasanya Bapak langsung masak di dapur, dan bersih-bersih, kadang sambil istirahat Bapak sambil minum teh ataupun kopi. Waktu saya masih kecil, Bapak yang dulunya seorang guru yang mengajar di SMK, beralih menjadi wiraswasta yang berjualan bubur ayam, nasi uduk dan es puter, dan sekarang berjualan di BRISKA yang merupakan hasil selama ini, waktu susah, kadang ngak ada yang beli, Bapak biasa saja, ngak pernah menunjukan kesedihan dagangannya belum laku, dan waktu-waktu seperti itu ketika anak-anaknya (Saya, Yiska dan Rio) saatnya makan walaupun lauknya terbatas, pasti Bapak memberikan lauknya untuk anaknya, kadang Bapak cuma makan nasi + sambel pecel saja, lauknya diberikan anak-anaknya. Hal ini menunjukan betapa besar kasih seorang Bapak kepada anak-anaknya. Ketika saya besar nanti, hal tersebut akan saya lakukan demi anak-anak saya. Semua tercermin dari pemikiran Bapak yang mementingkan pendidikan bagi anak-anaknya, walaupun saya sendiri pernah menolak untuk kuliah alias DO pada semester 2 karena "galau" tidak diterima di ITB dan justru malah di UKSW, Bapak selalu "keras kepala" agar anaknya menjadi seorang sarjana.

Waktu menjelang SMA, saya "merengek" untuk dibelikan sebuah komputer PC, saya meminta hal tersebut, kepada Bapak .Bapak waktu itu bilang "Bapak, ngak punya uang buat beli komputer", tapi 3 bulan kemudian Bapak mengusahakan komputer buat saya, sungguh luar biasa Bapak saya :), disaat Bapak tidak punya apa-apa, demi anaknya T___T dia berusaha membelikan komputer yang pada awalnya saya gunakan untuk ngegame T__T, betapa parahnya saya . Komputer PC pertama yang  saya gunakan untuk ngetik, belajar komputer :D, dan mulai saat itu saya tertarik dengan komputer, dan asik sekali, tanpa komputer yang dibelikan Bapak, mungkin saya tidak berada di "jalur" saat ini. Sejak saat itu, gadget beli dari uang hasil lomba, ngak pernah minta sama Bapak, dan Bapak mengajarkan arti kesederhanaan, serta arti sebuah keluarga untuk berbagi :).


Hanya seorang sosok "penjual Es Puter" yang hebat bisa mengantarkan saya saat ini :) terimakasih Bapak Robiyanto :) .

Go Green in The City, Schneider Electric 2014 in Vietnam

dan pesan saya untuk teman-teman :)
"Siapapun Bapak Anda, mereka adalah orang yang membesarkan Anda tanpa Anda sadari, Tuhan telah menciptakan mereka untuk menjadi panutan yang hebat di masa depan"

Last but not least




Monday, 3 March 2014

Bismillah "A"

08:58
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus mari berdoa :). Oke sesuai dengan judul, untuk mengejar target A dibutuhkan suatu usaha yang super "pecah", oleh sebab itu pinter-pinter bagi waktu, dan itu kesalahan fatal saya dari dulu, dan tentunya motivasi dari si "doi" pastinya akan sangat membantu, hehehe. Kalau dibilang seperti itu, tentunya goal dari semuanya adalah, untuk menyenangkan orang tua, ibaratanya, ya sudahlah, saya juga sudah umur 20 tahun, mau gimana lagi..? yang penting orang tua senang, walaupun saya sendiripun tidak enjoy. Jalani aja hidup ini :D semudah memakan Mie goreng dan mie rebus, hehehe.

Semoga Ibu saya cepat sembuh ^^, dan semoga semua menjadi lebih baik dari sebelumnnya :D Caiyooo...

Tujuan yang berbeda

08:27
Waktu itu dimalam hari, Tim robotika R2C pada kumpul, istilahnya rapat. Satu persatu, anggota baru ditanya "Apa motivasi kalian ?", tiba giliran saya menjawab "Saya  pengen mengalahkan ITB" dengan kata lain harus lolos regional dan Nasional. Beberapa menit kemudian ada yang menanggapi. Intinya adalah, tujuan dalam Tim harus disamakan dan jangan menjadi EGOIS !. Tujuan tim adalah Riset. Tujuan saya pengen mengalahkan ITB istilahnya "balas dendam" dengan lingkungan sosial, dan itu merupakan salah satu pemacu saya, untuk lebih berusaha keras belajar dan mencari pengalaman, bukan berarti setelah mengalahkan ITB saya senang-senang saja dan duduk-duduk manis, jawabannya BUKAN !. Setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda, bagaimana dia mensupport diri mereka masing-masing, dengan cara "balas dendam" saya lebih terpacu.

Saya suka, dengan orang-orang yang mengkritik saya :), karena itu mereka tanda perhatian :D hehehe, dan tentunya hal tersebut dapat menjadikan diri kita lebih baik, karena dengan kritikan kita bisa menjadi lebih baik, dari sebelumnya. Seperti prinsip di SMA, semakin banyak "Macan" dirimu semakin menjadi  "Singa" .
Memang tujuan kita beda !, tetapi Goal kita adalah riset :D, lolos ngak lolospun di regional yang penting RISET.


Sunday, 2 March 2014

Sunday, 16 February 2014

Double Damage

19:29
Seperti namanya Fa Brian Ganda Pratama, yang terdapat unsur ganda. Saya yang berumur udah tua 19 tahunan, mencoba bertanya pada diri saya sendiri, dan mengamati diri saya sendiri, mengenai apa yang ada dalam diri saya. Saya kadang merasa senang, kadang merasa bad mood. Saya merasa senang, ketika tidak ada beban pada diri saya, tetapi ketika terdapat beban saya merasa paling worst !.

Menyikapi hal ini, saya bertanya pada diri sendiri dan mendapatkan sebuah jawaban : Kepribadian Ganda !, Double damage dan saya harap saya memiliki nilai lebih dari kepribadian ini, lebih tepatnya saya bisa membuatnya menjadi lebih baik, kenapa ? saya beryukur sekali memiliki kepribadian ganda, hanya saja saya kurang bisa menempatkan kepribadian tersebut pada tempat yang benar. Ketika berbicara mungkin mimik saya lebih cenderung ke mode "galak" dengan tidak pernah terseyum, tetapi saya mencoba tersenyum selain memberikan efek pada diri saya sendiri yang itu lebih percaya diri, tetapi dengan adanya hal tersebut mungkin saya bisa memberikan suatu kebahagian kepada orang lain dengan tersenyum dengan orang yang saya ajak bicara.

=Kembali dari semua yang sudah terjadi, saya mencoba memaknai hal tersebut dan ternyata hal tersebut sangatlah relevan dengan fakta :D hehehe.

IMAJINASI, selain kepribadian pribadi, imajinasi saya mendapatkan tempat untuk menyingkirkan tidak fokus saya pada tujuan yang ingin saya capai. Semua tidak terstruktur, pada hal saya orang teknik yang berkata bahwa semua terstruktur :D, hidup pun juga terstruktur jadi mengapa saya merasakan saya tidak terstruktur dengan hal tersebut..? Dari semua jawaban yang ada ternyata memang, hal ini memberikan saya sedikit kebingunan, kebinungan yang membawa saya kepada jalan hidup.

Just smile and ask for yourself tentang oh aku ini bisa lho mencapai hal tersebut, dan ternyata hal tersebut memang bagus untuk saya lakukan dan menjadikan semuanya lebih indah dari yang saya rasakan, jadi dengan menjadi diri sendiri saya merasakan fokus yag luar biasa. :D

Dilain dari sisi yang lain, hari ini kamar tidur beres dan enggak berantakan lagi dan saya senang untuk emndapatkan reward tersebut yaitu dengan menatap diri saya sendiri menjadi orang yang lebih bahagia dari sebelumnya, saya merasakan bahwa saya kurang istirahat, dan saya merasakan tidak bisa memkasakan diri saya saat ini :D, dan dengan kata lian semangat :D istirahat dulu 

Sunday, 2 February 2014

Nietzsche "Gott ist tot"

13:56


Hari minggu ini, setelah beberapa tugas kuliah selesai, istirahat sebentar dan mencoba merenung kembali. Kemaren sabtu jam 11.00, bersama bang Fandi, Abel, dan bang Keplik pada akustikan. Saat sudah selesai,bang Keplik memberi tahu mengenai Nietzsche, dan waktu itu karena masih juga ngetik, saya kurang "ngeh" dengan Nietzsche, tetapi saat saya sedang kosong istirahat begini, seperti penasaran saya mulai kambuh, Apa atau Siapa Nietzsche ? Tulisan ini saya rangkum dari beberapa sumber, dan memberikan pemikiran baru, kalau punya peneguhan silahkan baca, jika tidak jangan dibaca !

 
"God is dead!"

 Quote tersebut merupakan ungkapan dari seorang  Friedrich Nietzsche, lahir 15 Oktober 1844. Pada pemikiran seorang Friedrich Nietzsche, orang yang pasrah dan selalu merasa berdosa merupakan orang yang "idiot" ? kenapa ? Karena "Tuhan sudah mati", jadi mengapa harus berpasrah kepada Tuhan ?". “Sudah tiba waktunya bagi manusia untuk menentukan tujuan baginya sendiri. Sudah tiba saatnya bagi manusia untuk menanam bibit harapannya yang seunggul-unggulnya.”. Cara pandang seorang Nietzsche, manusia terletak diantara hewan dan manusia unggul. Manusia masih memiliki nafsu seperti hewan (sifat kebinatangan), tetapi dapat dikendalikan karena memiliki akal budi. Dengan akal budi, kita dapat melampaui keterbatasan dirinya menjadi manusia unggul yang dapat mencintai, menghayati, dan menguasai kehidupannya menuju harapan yang ia impikan, setinggi-tingginya, seunggul-unggulnya sehingga kita lebih mencintai kehidupan.

Friedrich Nietzsche sebenarnya tidak menentang Tuhan. Memang pemikiran-pemikirannya terlihat nyeleneh, harus baca bukunya, dan banyak referensi, supaya tidak salah pandang.

REFERENSI