Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Sunday, 16 February 2014

Double Damage

19:29
Seperti namanya Fa Brian Ganda Pratama, yang terdapat unsur ganda. Saya yang berumur udah tua 19 tahunan, mencoba bertanya pada diri saya sendiri, dan mengamati diri saya sendiri, mengenai apa yang ada dalam diri saya. Saya kadang merasa senang, kadang merasa bad mood. Saya merasa senang, ketika tidak ada beban pada diri saya, tetapi ketika terdapat beban saya merasa paling worst !.

Menyikapi hal ini, saya bertanya pada diri sendiri dan mendapatkan sebuah jawaban : Kepribadian Ganda !, Double damage dan saya harap saya memiliki nilai lebih dari kepribadian ini, lebih tepatnya saya bisa membuatnya menjadi lebih baik, kenapa ? saya beryukur sekali memiliki kepribadian ganda, hanya saja saya kurang bisa menempatkan kepribadian tersebut pada tempat yang benar. Ketika berbicara mungkin mimik saya lebih cenderung ke mode "galak" dengan tidak pernah terseyum, tetapi saya mencoba tersenyum selain memberikan efek pada diri saya sendiri yang itu lebih percaya diri, tetapi dengan adanya hal tersebut mungkin saya bisa memberikan suatu kebahagian kepada orang lain dengan tersenyum dengan orang yang saya ajak bicara.

=Kembali dari semua yang sudah terjadi, saya mencoba memaknai hal tersebut dan ternyata hal tersebut sangatlah relevan dengan fakta :D hehehe.

IMAJINASI, selain kepribadian pribadi, imajinasi saya mendapatkan tempat untuk menyingkirkan tidak fokus saya pada tujuan yang ingin saya capai. Semua tidak terstruktur, pada hal saya orang teknik yang berkata bahwa semua terstruktur :D, hidup pun juga terstruktur jadi mengapa saya merasakan saya tidak terstruktur dengan hal tersebut..? Dari semua jawaban yang ada ternyata memang, hal ini memberikan saya sedikit kebingunan, kebinungan yang membawa saya kepada jalan hidup.

Just smile and ask for yourself tentang oh aku ini bisa lho mencapai hal tersebut, dan ternyata hal tersebut memang bagus untuk saya lakukan dan menjadikan semuanya lebih indah dari yang saya rasakan, jadi dengan menjadi diri sendiri saya merasakan fokus yag luar biasa. :D

Dilain dari sisi yang lain, hari ini kamar tidur beres dan enggak berantakan lagi dan saya senang untuk emndapatkan reward tersebut yaitu dengan menatap diri saya sendiri menjadi orang yang lebih bahagia dari sebelumnya, saya merasakan bahwa saya kurang istirahat, dan saya merasakan tidak bisa memkasakan diri saya saat ini :D, dan dengan kata lian semangat :D istirahat dulu 

Sunday, 2 February 2014

Nietzsche "Gott ist tot"

13:56


Hari minggu ini, setelah beberapa tugas kuliah selesai, istirahat sebentar dan mencoba merenung kembali. Kemaren sabtu jam 11.00, bersama bang Fandi, Abel, dan bang Keplik pada akustikan. Saat sudah selesai,bang Keplik memberi tahu mengenai Nietzsche, dan waktu itu karena masih juga ngetik, saya kurang "ngeh" dengan Nietzsche, tetapi saat saya sedang kosong istirahat begini, seperti penasaran saya mulai kambuh, Apa atau Siapa Nietzsche ? Tulisan ini saya rangkum dari beberapa sumber, dan memberikan pemikiran baru, kalau punya peneguhan silahkan baca, jika tidak jangan dibaca !

 
"God is dead!"

 Quote tersebut merupakan ungkapan dari seorang  Friedrich Nietzsche, lahir 15 Oktober 1844. Pada pemikiran seorang Friedrich Nietzsche, orang yang pasrah dan selalu merasa berdosa merupakan orang yang "idiot" ? kenapa ? Karena "Tuhan sudah mati", jadi mengapa harus berpasrah kepada Tuhan ?". “Sudah tiba waktunya bagi manusia untuk menentukan tujuan baginya sendiri. Sudah tiba saatnya bagi manusia untuk menanam bibit harapannya yang seunggul-unggulnya.”. Cara pandang seorang Nietzsche, manusia terletak diantara hewan dan manusia unggul. Manusia masih memiliki nafsu seperti hewan (sifat kebinatangan), tetapi dapat dikendalikan karena memiliki akal budi. Dengan akal budi, kita dapat melampaui keterbatasan dirinya menjadi manusia unggul yang dapat mencintai, menghayati, dan menguasai kehidupannya menuju harapan yang ia impikan, setinggi-tingginya, seunggul-unggulnya sehingga kita lebih mencintai kehidupan.

Friedrich Nietzsche sebenarnya tidak menentang Tuhan. Memang pemikiran-pemikirannya terlihat nyeleneh, harus baca bukunya, dan banyak referensi, supaya tidak salah pandang.

REFERENSI