Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Sunday, 20 December 2015

19 Desember, bingung

00:07
Didalam setiap pemikiran manusia memiliki sifat dan batasnya sendiri-sendiri menantang apa yang namanya alam bawah sadar. Sedari dulu memang hal ini yang saya rasakan mencoba menantang alam bawah sadar saya sendiri, dan ternyata sangat susah untuk menjadi pribadi yang bisa berubah, semua akan kembali dari awal, semua akan kemabli sama. Hal yang bisa saya lakukan adalah mencari peluang, peluang dimana saya bisa menjadi orang yang benar-benar bermanfaat, saya tidak bisa meniru orang lain, inilah jalan hidup saya, yang saya buat, saya putuskan, orang lain pasti akan berkata, entah perkataan mereka itu positif maupun negatif tetapi hasil dari apa yang putuskan merupakan suatu pilihan hidup yang harus saya mantapkan. Tak ada keraguan, karena ini jalan hidup saya.

Saya terlalu mengandalkan kekuatan diri sendiri, hal yang menyeret saya keluar dari jalan Tuhan adalaha kesenangan duniawi, dan wanita.

Ini yang saya renungkan, dan ternyata benar apa yang dilakukan menyeret saya untuk kokoh, pada diri sendiri, tanpa mengandalkan Tuhan,

Tuhan ada atau tidak, itu suatu kepercayaan, Dia selalu memberikan yang terbaik.

Saya akhir-akhir ini kurang membaca alkitab, karena selalu merasa senang akan kehidupan yang nyaman ini, sampai akhirnya saya bingung sendiri dengan pilihan yang saya buat.

Tuesday, 15 December 2015

Jadi Ilmuwan ngak harus pinter matematika

13:11

Banyak paradigma yang menyatakan bahwa seseorang ilmuwan itu haruslah pintar dalam matematika demi menunjukan data sesuai perhitungan, memang tak dipungkiri ini benar. Tapi tengok kebelakang bahwa ada seorang inventor hebat yang dimana tanpa dia, tidak akan ada  namanya listrik. Kalau ngak ada listrik maka ngak ada internet jadi kelar deh hidup elu, ngak isa ngapa-ngapain lagi, lu mau dota2, ngerjain skripsweet,whatsAppan, mau nge Line, mau stalking lewat instagram atau facebook, kagak isa kalau ngak ada listrik, iye kan? Tapi berkat om Faraday, lebih lengkapnya om Michael Faraday semua jadi bisa julukannya sih sebagai Bapak Listrik,

Kenapa saya menulis ini, karena habis nonton NatGeo COSMOS:Space Time Odyssey, saya mau berterimakasih sama om satu ini, tanpa jasa-jasanya ngak bakal ane bisa nulis blog beginian. Oke jadi singkat ceritanya begini, dan butterfly Effect nya seperti ini.

Michael Faraday terlahir didunia(1791)-->Ngak lanjut pendidikan formal-->masa remaja sebagai penjual dan penjilid buku (7 tahunan)-->Gara-gara jadi penjilit dan penjual buku ia sering baca buku, -->Tertarik sama Sains-->pada umur 20 ke tempat mbah Humphry Davy seorang ahli kimia -->Faraday Jadi asistennya-->om Faraday tertarik sama Kimia, Kelistrikan dan Magnet--->Penemuan terbesarnya adalah awal mula terciptanya motor, sebagai dasar elektromagnetik--> Karena pendidikan formalnya Faraday yg ngak dilanjutin, dan matematikanya kurang latihan, akhirnya ada om Maxwell yg jenius yang buatin model matematikanya.


Jadi kesimpulannya, kalau lu ngak ahli matematika, jgn minder, pasti ada orang yng di kasih "GIFT" sama Tuhan yang bantu elu :v


Kaya saya, ngak pinter-pinter amat dibantu sama wolfarm Alpha . Jangan minder aja si, kalau matematikan "agak" lemah, oke cerita singkat tentang om Faraday seperti itu, lebih lengkapnya, lu bisa lihat disini.

http://geektv.me/watch/85127




Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/James_Clerk_Maxwell
https://id.wikipedia.org/wiki/Humphry_Davy
https://id.wikipedia.org/wiki/Michael_Faraday

Monday, 16 November 2015

Tutorial "membenci" kuliah

23:23




Hal ini ditulis karena kita hidup pada zona kapitalis dimana sistem pendidikan mencetak sarjana yang siap bekerja yang dibekali ilmu "masa Lalu" dengan cara menghafal, dan mengingat, kemudian akan di teskan dan viola, beberapa bulan setelah tes akan lupa, kemudian apa yang di ingat dan dihafalkan di convert  menjadi sebuah nilai. Kepintaran dalam sistem ini jelas, orang-orang dengan kemampuan menghafal yang baik dan cepat. Lalu bagaimana dengan saya yang memiliki otak pas-pasan, susah mengingat, apakah sistem ini cocok ?Dengan ini saya menyatakan "membenci" kuliah. 

Bagaimana cara "membenci" kuliah ?

1. Duduk manis di ruang kelas !
    Dengan duduk manis diruang kelas, dengan pelajaran yang akan dilupakan pada semester depan hal ini bisa menambah kamu untuk "membenci" kuliah, tak hanya duduk saja, tetapi catat poin-poin inti, biasanya yang dibicarakan di kelas itu 20% isi 80% sisanya adalah basa basi, sesuai dengan hukum Pareto. Setelah mengetahui 20% nya, pasti akan "benci" untuk belajar !, karena terlalu singkat, dan praktis. 

2. Tidur di kelas !

    Tidak dipatok secara umum juga, kalo udah ngantuk kenapa juga harus dipaksain melek ?, hidup itu harus dinikmatin, jangan dipaksa. Setelah energi terisi, segera pinjem catetan teman, ambil intisari dan ulang kembali, gunakan prinsip pareto 20%, jangan lupa absen kelas bro.

3. Keluarkan seluruh kekuatan !
 Saking "bencinya" sama kuliah, kamu harus memaksimalkan seluruh kekuatan kamu untuk belajar
"pintar", yaitu dengan cara pinjem ulangan tahun lalu dari kakak kelas, biasanya kalau lagi beruntung soalnya sama cuma ganti angka.

Jadi apa kesimpulan yang Anda dapat ? dengan "membenci" kuliah kita sama saja mengejar nilai, tapi kita tidak sepenuhnya mengerti ilmu yang didapatkan  dan relevansi dengan ilmu yang kita pelajari, sukai, atau ingin kita terapkan, saya yakin seyakin-yakinnya beberapa semester kedepan pasti lupa .

Begitulah sistem kita, ketika kita dapet Ijazah :
Orang tua, pakde, mbah, bulik, om, tante, keponakan, mbah dari eyang pasti senang. Selanjutnya sebagai sarjana siap untuk bekerja, dengan mengkesampingkan  mengembangkan kemampuan, potensi serta passion kita sebenarnya.

Anyway, semua ngak dipatok secara umum :).

Last But not Least, nonton TED ini juga,



Sunday, 15 November 2015

Memulai lagi

21:58
Inilah kisah FA Brian, memulai lagi dari titik terbawah, kembali menyerukan kembali ke jalan yang benar

"Bukankah Aku sendiri tahu rencana-rencana-Ku bagi kamu ? Rencana-rencana itu bukan untuk mencelakakan kamu, tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan" Yeremia 29:11

saya gagal masuk ITB 3 tahun yang lalu,
Tuhan memberikan jalan kepada saya untuk masuk ke UKSW, universitas yang "tidak dikenal" dan berasa "tidak ada yang istimewa", tetapi Tuhan memakai saya dan ternyata ada jalan lain yang saya dapatkan disini, yaitu saya menjadi orang yang tidak sombong, dan Tuhan mengabulkan doa saya :). Terimakasih Tuhan, Engkau telah melakukan yang terbaik untuk saya.

Friday, 30 October 2015

Pagi hari

07:08
Debu Cahaya,
Kebebasan itu mahal, setiap orang memposisikan dirinya untuk menghindari kebebasan.
Menuliskan kembali apa yang dirasakan pagi hari, merasakan sejuknya pagi hari, memberikan arti tersendiri bagi hidup ini. Melihat keluar bahwa hidup baru, seperti sebuah tanaman yang baru meninggikan badannya menjulang mencari sebuah sumber cahaya berputar melewati waktu, dan menyegarkan kehidupan disekitar.

Matahari disebebelah sana, sinar yang masih redup itupun akan segera terbit, menghiasi kehidupan setiap manusia dibawahnya, menjadikan semuanya kembali seperti apa yang manusia inginkan, apa yang manusia mau, apa yang manusia angan-angankan, semua tak terlepas dari kehidupan, manusia.

Bayangan sinar matahari, menutupi semua kekecewaan, membuat hidup ini terasa begitu indah, segala yang dipikirkan menandakan bahwa hidup akan menjadi lebih baik, tergantung dari persepsi para pemilik otaknya.
Tak gampang, untuk mencapai kesitu, dibutuhkan hal-hal positif yang bisa membuat hidup ini menjadi surga dunia, membuat hidup ini menjadi lebih gampang, membuat hidup ini menjadi hidup yang bebas. 

Selama matahari berada di atas langit, manusia bisa bebas, memberikan apa yang dia angankan pada bumi, memberikan hal tersendiri untuk mencapai tujuan.

Kebebasan seperti sebuah debu cahaya, tidak tau kapan debu itu akan terus menyebar. tidak tau kapan debu itu terus mencari, tak tau kapan debu itu terus meninggikan diri.


Wednesday, 28 October 2015

Hidup

22:25
Debu ombak,
Apa yang dicari selama ini, bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dijawab. Apa yang Tuhan inginkan kepada manusia ketika dia bertanya apa tujuan dari hidup ini. Mencari, mendengar, merasakan, melihat, apa sebenarnya dari tujuan hidup ini. Hidup kita merupakan hal yang paling sempurna diantara ciptaan Tuhan lainnya, hanya saja, selalu bingung untuk menjadi apa yang kita inginkan.

Hidup tidaklah mudah, semua sebenarnya tergantung pada diri sendiri, melihat peluang disekitar, merasakan setiap detik apa yang dirasakan, sebagai seorang manusia yang tak lepas dari dosa ini. Dosa yang membawa manusia kepada sang malaikat hitam, menyinarkan kekelaman didalam ketakutan.

Manusia hidup memiliki tujuannya, sembari menunggu sebuah sinar yang terang menyoroti mata dengan hembusan serotonin yang membuat menjadi lebih bahagia, manusia selalu sadar betapa hal ini menjadi hal-hal yang sangat menggembirakan bagi kehidupan mereka, terlepas dari kehidupan kapitalis yang lambat laun membuat hidup ini tidak berati mengejar harta, kekuasaan, sebetulnya semua dimulai dari diri sendiri, membawa suatu perubahan akan hidup yang lebih bersinar.

Kita sebagai manusia seharusnya sadar, kekuatan terbesar pada diri kita sendiri adalah otak kita dalam berfikir kemana akan melangkah, tujuan hidup tidak usah dicari karena pilihan hidup detik tiap detik yang akan mengantarkan kita menuju tujuan hidup yang kita tidak tau, seberapa jauh akan kita capai, melewati sebuah hembusan angin, ombak, dan gemuruh halilintar yang akan menerpa kita ketika kita mencari hidup itu sebenarnya.

Air akan terus berjalan, seiring dengan waktu tanpa didasari sebuah hambatan dalam jalan air yang terus menerus  berjalan dalam sungai, langit akan terus diangkasa memancarkan hembusan sinar matahari yang menyorotinya, membuat menjadi lebih hidup ketika terkena sinar, dan tanah akan terus menjadi pijakan manusia selama mausia itu mencari tujuan hidup, menghepaskan pijakan pada bumi yang terus mengetarkan jiwa dan raga.

Hidup bukanlah soal mencari tujuan, tetapi bagaiman berbagi dengan sesama dan apa yang dirasakan dalam hidup ini saling berbagi akan menjadi lebih baik dan memiliki hal yang positif.

Hidup pada pikiran dan kendali kita, ketika merasa bahagia dengan hidup ini akan memberikan energi yang besar untuk terus bergerak melangkah menjadi pribadi yang lebih baik, melihat segala sesuatu dari segi positif dan hidup tidak hanya menjadikan sebuah tempat pijakan manusia menuju jalan ke surga tapi masih ada yang harus ditinggalkan dalam hidup ini, untuk generasi yang akan datang.

Manusia selalu saja seperti sebuah debu ombak, yang akan terurai menjadi sebuah partikel-partikel bergerak menuju ke tempat yang dia suka, menjadikan hidupnya lebih bersemangat. Senyum, memberikan hal-hal yang tak diduga bagi setiap insan didunia ini, menjadikan mereka benar-benar mengerti apa hidup ini yang sebenearnya hidup ini bagaikan sebuah naluri dan insting dalam menjalani.

Tak ada tempat berteduh dan berlindung mencari sebuah tujuan hidup, kecuali Tuhan, ketika kita meminta segala sesuatu dan merencanakan segala sesuatu pasti Tuhan yang akan membantu semua itu untuk memiliki tempat yang baik dikemudian hari.

Semua bagaikan sebuah mawar yang kian hari tetap berisikan sepucuk harum, menuliskan sebuah warna dalam kekuatannya memancarkan harum. Semua yang ditulis berdasarkan apa yang dirasakan, semua yang terbaca merupakan hal yang ingin disampaikan.

Hidup ini positif sekali, melihat aurora bintang yang bertebaran kesulurh dunia melihatkan spektrum warna yang memancarkan kebahagiaan, semua yang tertulis disini merupakan apa yang sebenarnya hidup ini inginkan, kita tidak bisa menentukan hidup, hanya Tuhan yang menentukan, kita tidak bisa menentukan, tapi kita bisa memilih pilihan yang ditentukan Tuhan, karena apa yang Tuhan tentukan itu banyak sekali, dan setiap jalan yang dilalui pasti memiliki hal-hal positif.

Semua manusia yang merasakan, semua yang otak pikirkan, membuat hidup ini lebih positif setiap hari membuat segala sesuatu menjadi lebih indah dan lega, memiliki banyak teman, memiliki banyak persahabatan memiliki banyak koneksi, menajdikan kita benar-benar manusia yang benar-benar dimanusiakan.

Segala sesuatu yang tercipta di bumi tidak akan pasti seperti yang langit inginkan, tetap berusaha untuk berpikir positif setiap hari merupakan jalan dan satu -satunya cara dalam menghadapi hidup ini yang lika-liku setiap hari sudah ada jalannya, yap sebagai seorang manusia yang serba lemah, kita tidak bisa mengandalkan diri kita sendiri, menjadi jiwa yang kuat membutuhkan orang lain, menjadi seseorang yang unggul membutuhkan orang lain, pada dasarnya kita diciptakan dibawah bumi, dan bukan diatas langit.

Debu Ombak, terus melewati waktu.

Friday, 16 October 2015

Bukan nilai kuliah

00:43
hellow Fellow :D, ketemu lagi  nih. Minggu-miggu ini merupakan minggu "pertempuran" alias Tes Tengah Semester.  Tes semester yang bobotnya kurang lebih 30% . Pagi-pagi hari telat bangun, aku kira ngak ada kuliah fisika, karena kurang memperhatikan eh ternyata ada berati uang sebesar 150 ribu per sks dikalikan 4 dibagi dengan jumlah pertemuan, dan rugi banget dengan 1 kali pertemuan hehehae. Akhirnya diputuskan untuk tetap molor, dan tanpa disadari lagi ngupil, ternyata udah jam 11 pagi !.

Cepet-cepet deh tes dasprog. Sesampainya di ruang C107 (The Legend's Room of FTJE), saya duduk paling depan, dosennya telat dateng. tes dimulai pukul 11.30. Pada saat mengerjakan tes tersebut, saya yakin saya bisa :D, ternyata  jika ada salah berarti minus 1 dan jika tidak diisi dapet 0 point. Saya tidak mengubris hal tersebut, karena sejujurnya seperti itu hanya untung-untungan dan ngak mau ngambil resiko.

Ternyata dengan PDnya saya mengerjakan tes tersebut, awal mulanya saya ingin keluar cepat-cepat. Karena teringat "Harus memberikan yang terbaik" akhirnya saya teliti hingga akhir hayat tes tengah semester sekitar jam 1 siang. Lembaran tes yang dua soal aku bolak-balik dan saat meneliti 1 lembar dengan soal-soalnya, saya cek lagi. Sempet juga muncul keraguan "wah kalau salah, berarti -1 pointnya". Kemudian,  entah mengapa, hati lain berbicara "Kamu harus mengambil resiko !".  Dengan segala perhitungan saya memutuskan untuk mengerjakan semuanya !.

Saya udah yakin bisa mengerjakan dengan banyak sekali pemikirian di dapur pacu otak saat mengerjakan, Eh nasib berkata lain :D hehehe setelah dicek kembali dengan referensi buku dan ternyata ada yang salah. Misalnya ada 3 soal yang bener 1 dan yang 2 salah otomatis pointya 0. Kalau Misalnya 1 soal saya kerjakan dan 2 tidak saya kerjakan berarti pointnya 1. Tentunya, yang pointnya 1 lebih menguntungkan dibandingkan dengan 0 dari segi nilai. Tetapi,  bukanlah nilai tersebut, sesuatu yang saya bisa pelajari, tetapi saya bisa belajar sesuatu, yaitu take a risk .

Akhirnya saya mendapatkan resikonya jika saya gagal menjawab, mendapatkan nilai minus. Saya mencoba berfikir positif, dan harus lebih memberikan yang terbaik dengan mempelajari hal tersebut :), supaya tidak jatuh ke "lubang" yang sama. Tentunya, mengerjakan tes hingga detik-detik terakhir itu sangat positif think jugag.  Bersyukur atas hari ini :) dapet pelajaran baru :D TAKE A RISK ! dan cari sisi positifnya :), semoga hal ini bisa membuat mental menjadi dewasa ketika menhadapi masalah-masalah sosial ataupun masalah akademik dan yang berhubungan dengan Urip .

Sunday, 11 October 2015

Kenapa tidak membuat RUU pembubaran D PR ?

19:57

Menelitik hiruk pikuk poli-tik di Indonesia membuat heran, kenapa lembaga negara sekaliber KPK kok ya dibubarkan ? Mari memandang dari dua sisi :

Dari sisi D PR
Asumsi saja, segala sesuatu didunia ini ketika ada revisi demi memperbaiki jika ada yang salah, menurut para anggota D PR bahwa ternyata KPK itu salah, menyebabkan mereka tidak bisa mengoper estafet kerajaan dari turun temurun. Biasanya kalau orang terusik itu pasti ngak ngerasa adem ayem, ngerasa dikekang dan segala sesuatu harus sesuai dengan aturannya. D PR itu pasti benar, dan Anda ngak akan bisa tau ketika mereka berbicara itu benar atau tidak. Pernah saya ketika itu menemui anggota D PRd, rata-rata orangnya pintar berbicara, dan ketika ditanya mengenai suatu masalah yang mengusiknya, dia akan terlihat tenang, bersemangat, dengan wajah mimik dan topeng-topeng mereka akan muncul, seolah mereka tidak melakukan dan menganggap itu benar. Kalau tidak teliti ketika bertemu pasti susah untuk membedakan mana yang fakta mana yang opini. Oleh sebab itu, karena mereka "selalu benar" dan dengan mengatasnakan rakyat hal ini  justru harus dilakukan revisi.

Dari sisi KPK
Asumsi saja, orang baik ketika orang baik yang lain mendiamkannya pasti akan kalah. Tidak ada back up yang mendukung KPK untuk memberantas korupsi, buktinya saja, tidak ada pasal-pasal yang membuat efek koruptor jera, tidak ada hal-hal yang ampuh, yang bisa membuat KPK kuat dimata D PR, seakan KPK dan D PR bagaikan kura-kura yang bertempur dengan Serigala, hanya bisa berdiam didalam tempurung rakyat yang baik, tanpa bisa menerkam serigala. Ketika kura-kura itu berubah menjadi Macan, dengan kekuatan yang penuh, dia akan bisa menerkam serigala-serigala yang keluar dari arahan Sang Elang yang mengawasi dari ketinggian awan melihat yang terjadi di bawah.

Begitulah manusia, manusia selalu bernafsu untuk mengejar harta dan kekuasan, sebuah ekosistem yang dibuat oleh manusia itu sendiri, benar dan salah hanya Tuhan yang tau mana yang terbaik. Lantas sebagai seorang mahasiswa yang masih lugu ini, hanya bertanya...

Kenapa tidak membuat RUU pembubaran D PR ? KPK aja "bisa" dibubarkan.

kan D PR adalah "wakil" rakyat yang harus mendengar aspirasi rakyat :)

---------------------------------For Your Information----------------------------------------------------------

Usulan Revisi : 

1. Pembubaran KPK, 12 tahun setelah draf RUU resmi diundangkan


Pasal 5

Komisi Pemberantasan Korupsi dibentuk untuk masa waktu 12 tahun sejak undang-undang ini diundangkan.

2. KPK tak berwenang melakukan penuntutan
Pasal 7 huruf d
"Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tindak pidana korupsi yang diatur di dalam Undang-undang ini dan/atau penanganannya di kepolisian dan/atau kejaksaan mengalami hambatan karena campur tangan dari pemegang kekuasaan, baik eksekutif, yudikatif, atau legislatif.”

(Padahal, dalam Pasal 6 huruf c UU No. 30 tahun 2002, ”KPK mempunyai tugas melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi.”)

3. Kasus diberikan kepada  Kejaksaan dan Kepolisian ( kasus yang ditangani harus 50 milyar)
Pasal 13
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf d, Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang melakukan penyelidikan, penyidikan tindak pidana korupsi yang:

a. melibatkan penyelenggara negara dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara;

b. menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah)

c. Dalam hal Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan penyidikan dimana ditemukan kerugian negara dengan nilai dibawah 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah), maka wajib menyerahkan tersangka dan seluruh berkas perkara beserta alat bukti dan dokumen lain yang diperlukan kepada kepolisian dan kejaksaan dalam waktu paling lama 14 (empat belas) hari kerja, terhitung sejak tanggal diterimanya permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi

(Pada UU No.30 Tahun 2002 tentang KPK, jumlah nominal kerugian sebagai kriteria untuk melimpahkan kasus ke Kejaksaan dan Kepolisian tidak disebut. Bahkan, Pasal 8 (2) menyebut "Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang juga mengambil alih penyidikan atau penuntutan terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan oleh kepolisian atau kejaksaan.”)

4.  Izin sebelum  menyadap

Pasal 14 Ayat (1) huruf a
KPK berwenang melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup denga izin dari ketua pengadilan negeri.

(Dalam Pasal 12 (1) huruf a UU No.30 Tahun 2002 disebutkan, “Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan.”)

5. KPK ngak punya penuntut
Pasal 53 (1)
Penuntut adalah jaksa yang berada di bawah lembaga Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang diberi wewenang oleh KUHAP untuk melakukan penuntutan melaksanakan penetapan hakim
(Dalam pasal 51 (1) UU No.30 Tahun 2002 disebutkan, “Penuntut adalah Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi yang diangkat dan diberhentikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.”)

Saturday, 10 October 2015

Begitulah manusia

14:21
Siang hari, pukul 11. Laptop yang hangat berada pada tumpuan kedua paha, disamping jendela terbuka, melihatnya panas siang ini, angin sepoi-sepoi menutupi kehangatan ini. Kali ini, Brian sedang duduk di atas tempat tidur, menuliskan pemikirannya tentang manusia. Apa sebenarnya manusia itu.

Segala sesuatu yang terjadi pasti akibat dari masa lalu, hari demi hari terus berlalu dan selalu saja awan selalu diatas kita. Melihat semuanya menjadi lebih luas, ketika kita berada diatas awan. Hanya saja, dibutuhkan sebuah usaha untuk membuat kita bisa melihat dunia ini. Dunia yang "diciptakan" oleh manusia itu sendiri, manusia yan selalui haus dan dahaga akan kebutuhan mereka, kebutuhan duniawi, jasmani, dan rohani. Entah mengapa dunia ini menjadikan uang menjadi suatu tujuan agar lebih "bahagia". Orang selalu saja  tidak mengerti apa yang dia mengerti.

Apa arti hidup ini bagi manusia, manusia selalu menciptakan manusia tanpa pernah diberi tahu tujuan sebenarnya dari manusia tersebut. Memang, hidup ini penuh misteri, misteri yang dibuat oleh manusia itu sendiri, setiap hari manusia bekerja untuk menghidupi kebutuhannya, mencari sebuah uang, mencari sebuah kekuasaan, mencari sebuah penghormatan, membiarkan orang lain tidak mengerti apa yang ingin dicapai. "Hidup" ini diciptakan oleh manusia.

Berlomba-lomba untuk mencari uang,
Berlomba-lomba untuk mencari kekuasaan,
Berlomba-lomba untuk mencari penghormatan.

Itulah manusia, yang terbesit ketika semua itu sudah dicapai adalah kata sukses. Apa yang kita lakukan pasti belum tentu dengan apa yang kita mau, jadi langkah yang bisa kita lakukan hanyalah menerimanya. Itulah langkah yang HANYA bisa dilakukan, jika berani keluarlah dari rutinitas, buatlah kehidupan yang baru, memulai segala sesuatu dengan indah dan senyum, mencari arti hidup ini apa.  HANYA, tak semudah apa yang dipikirkan, ketika berada dalam lingkungan yang berbeda kadang

Wednesday, 23 September 2015

Sembari menulis, fakultas tetangga

23:09
Malam yang begitu dingin, sembari menuliskan sebuah tulisan yang sudah lama. Brian, sesesosok manusia yang begitu bingung dengan apa yang dia kerjakan dan dia lakukan setiap hari, menjadikan dirinya memiliki banyak pemikiran tentang hidup ini. Pemikirannya membawanya pada sebuah kebingungan akhir-akhir ini. 

Pagi menjelang, melihat matahari yang ingin menunjukan jati dirinya sebagai seorang yang memimpin dunia ini. Memberikan harapan baru pada setiap manusia, hanya saja yang Brian rasakan setiap hari selalu sama, selalu memikirkan apa yang dulu telah dia capai, dan semua yang dia lakukan mencerminkan sikapnya yang terlalu nyaman dengan kehidupannya, kelak dia ingin segera mengeluarkan dirinya yang sebenenarnya dibalik topeng-topeng ia kenakan setiap hari, topeng "cemberut" yang ia kenakan akan segera tergantikan dengan wajah aslinya yang selalu tersenyum. Sebab, ia bertemu dengan seseorang yang membuatnya bisa tersenyum. Seseorang yang datang dari luar pulau paris van java. 

Kutemui dia, dibalik senyumnya yang ceria, dia seorang dari fakultas psikologi. Berbagi kisah, dan Brian berharap bisa menjumpainya setiap hari, mencoba untuk merubah diri Brian menjadi lebih baik, lebih bahagia ketika menjumpai dirinya. Rasanya ketika melihat senyumnya, sesosok Brian, akan lari dari kehidupan yang mengekangnya, menuju kehidupan yang lebih dari sekedar masa lalunya, menggapai apa yang ia tidak ketahui dan segera mengejar impiannya. Seorang yang benar-benar membuat diri Brian merasa diakui, dan hidup terasa begitu bersemangat melihat dirinya tersenyum dan tertawa, dan bersama-sama menertawakan dunia yang benar-benar membuat hidup menjadi aneh ini. Aneh, seperti lautan yang tak kunjung terkuras, aneh seperti langit yang tak kunjung dilukis. Menghela nafas dan menikmati hidup ini kadang segala sesuatu menjadi sangat sederhana

Tuesday, 21 July 2015

Hidup itu bahagia ketika harapan tak tercapai

23:44
Mengharapkan sesuatu sejak lama dan tidak terjadi seperti apa yang diharapkan pasti pernah terjadi pada setiap kehidupan manusia. Hal ini saya rasakan, rasanya sangat kecewa, tetapi justru itu membuat bahagia untuk semakin terus melejit !. Biarkan harapan-harapan itu menjadi sebuah dendam yang tidak tercapai. Dendam  yang membuat terus berkgerak menjadi pribadi yang lebih baik, bergerak menjadi pribadi yan mumpuni, menjadi pribadi yang pantas. 

Hidup adil atau tidak adil tergantung persepsi, Brian pernah menyebutkan bahwa hidup itu adil dan kadang tidak adil. Adil ketika semua apa yag diharapkan sesuai, tidak adil ketika semua  yang diharapkan tidak sesuai seperti apa yang diharapkan. Yang saya pikirkan, ketika hidup terasa adil tidka ada langkah untuk maju lebih baik, karena sesungguhnya ketidak adilan membuat orang melangkah maju, atau mumbur, tergantung pribadi dari orang tersebut ingin maju atau tetap berdiam diri atau ingin maju dan melesat bagaikan sebuah roket yang terbang bebas menuju surga impian.

 Hidup itu tidak "ADIL".

Monday, 20 July 2015

Apakah benar Microsoft Edge lebih cepat dari Chrome ?

11:28



Menarik sekali untuk membahas perkembangan teknologi, tetapi tentunya banyak review yang mengutarakan bahwa Chrome lebih lambat dari Microsoft Edge , tetapi setelah melihat dan membaca-baca beberapa review bahwa ternyata Chrome Lebih cepat dari Microsoft Edge. 

Peacekeeper (nilai lebih besar lebih baik)
-Edge: 453
+Chrome: 847


Browsermark (nilai lebih besar lebih baik):

-Edge: 936
+Chrome: 1557


Yup, hidup ini bebas, mau pake browser apa aja boleh, disini hanya ber opini :). Asal ada internet connection aja deh, hahaha.

Source gambar :wpdang

Saturday, 4 July 2015

Impian adalah

23:11
Manusia sebenarnya tidak menginginkan impian. Yang mereka inginkan adalah merasakan atau mengalami emosi tertentu saat mencapai impiannya. Kunci di balik setiap impian adalah emosi. Semakin intens emosinya, baik positif maupun negatif maka semakin kuat impian itu.
Demikian pula dengan apapun hal lain dalam hidup. Ada orang yang sering berganti gawai. Yang ia inginkan sebenarnya bukan berbagai fitur yang ada pada gawai terbaru namun lebih pada perasaan atau emosi tertentu setelah miliki gawai ini.
Banyak orang ingin menjadi kaya dan sukses namun setelah berhasil mencapai kekayaan dan sukses mereka tidak merasa bahagia. Mengapa? Karena mereka tidak jelas alasan mereka ingin kaya dan sukses. Ketidakjelasan ini yang akhirnya membuat seseorang berkata, “Saya telah bersusah payah mendaki tangga sukses. Ternyata setelah saya mencapai puncak tangga saya baru sadar tangga saya bersandar pada tembok yang salah.”
Ada kawan saya yang sangat berhasil. Ia menjadi pengusaha sukses. Namun hidupnya kering dan hambar. Saya bingung melihat kawan saya ini. Setelah saya tanyai secara mendalam akhirnya saya tahu bahwa ia menjadi kaya adalah karena ingin menunjukkan kepada familinya bahwa ia juga bisa kaya. Ternyata dulunya, sewaktu ia masih kecil, familinya sering menghina kedua orangtuanya yang miskin. Berbekal perasaan sakit hati inilah kawan saya bertekad dan bekerja sangat keras dan akhirnya menjadi orang kaya lahir tapi miskin batin. Dengan kata lain sebenarnya emosi di balik target yang ingin ia capai adalah emosi negatif: kemarahan, kekecewaan, perasaan terluka, sakit hati, dan dendam.
Seorang klien mengeluh bahwa setelah sekian lama bekerja keras mengembangkan usaha garmen yang menjadi “passion”nya ia tetap tidak bisa sukses dan merasa bahagia. Mengapa?
Saya bertanya kepada klien ini, “Apa pentingnya bagi Ibu untuk bisa sukses di usaha yang Ibu lakukan?”
“Ya, karena saya ingin bisa menjadi orang kaya”, jawabnya cepat dan mantap.
“Apa pentingnya Ibu menjadi orang kaya?” kejar saya.
“Ya, biar bisa punya banyak uang,” jawab klien saya.
“Apa pentingnya Ibu punya banyak uang?” tanya saya lagi.
“Supaya orang bisa menghargai saya,” jawabnya agak sedikit emosi.
Oh… akhirnya saya tahu emosi di balik impian klien ini. Ternyata, ia merasa bahwa dengan mengerjakan “passion”nya ia bisa jadi orang kaya. Kalau kaya, ia bisa punya banyak uang. Kalau punya banyak uang maka orang akan menghargai dirinya. Jadi, sebenarnya yang ia cari adalah penghargaan. Bukan yang lain.
Dari sini terjawab juga mengapa Ibu ini tidak semangat membangun bisnis garmennya. Bisnis ini bukan passion-nya. Buktinya? Kalau bisnis yang dikerjakan didasari oleh passion maka semakin berkembang bisnis itu, semakin tinggi load kerja, maka ia akan semakin senang dan bahagia. Namun yang terjadi pada klien saya ini semakin banyak kerjaan atau garapan maka ia semakin stres dan pusing. Ditambah lagi ia sakit migraine dan maag.
Saya lalu membantu klien saya untuk memahami emosi di balik impiannya. Kalau untuk bisa dihargai maka tidak perlu harus menjadi orang kaya. Tidak perlu harus buka usaha garmen. Tidak perlu harus punya uang banyak. Yang penting adalah ia bisa menerima dirinya sendiri dan menghargai dirinya. Ia perlu tumbuhkan perasaan diri berharga. Jika ini bisa dilakukan maka ia tidak butuh penghargaan dari orang lain.
Banyak orang yang karena tidak mengerti mengenai emosi di balik impian akhirnya salah fokus. Ada yang ingin jadi orang kaya namun fokus mereka justru pada ketakutan menjadi orang miskin. Banyak orang yang ingin hidup bahagia namun mereka fokus untuk menghindari ketidakbahagiaan. Ada ibu yang ingin keluarganya bahagia, suaminya setia, namun ia fokus agar suaminya tidak selingkuh. Ini jelas-jelas fokus yang salah. Dan akhirnya memang suaminya selingkuh.
Sesuai dengan hukum pikiran, fokus mengarahkan energi psikis kita. Semakin kita fokus maka semakin kuat program pikiran bekerja. Satu hal yang jarang orang ketahui yaitu kita tidak akan pernah mendapatkan apa yang kita inginkan. Yang kita dapatkan adalah selalu sejalan dengan niat kita yang sesungguhnya. Mengapa niat? Karena niat yang sesungguhnya terletak di pikiran bawah sadar dan didasari oleh suatu emosi yang kuat akan secara otomatis mengarahkan fokus kita.
Ingin kaya tapi niatnya tidak mau miskin maka kita akan terus fokus pada kemiskinan. Sesuai dengan hukum pikiran maka apapun yang kita fokus pasti akan menjadi semakin kuat dan semakin kuat. Dan akhirnya akan menjadi realita hidup kita.
Jadi sangat penting untuk jujur pada diri sendiri. Saat menginginkan sesuatu pastikan Anda tahu dan mengerti emosi yang berada di balik setiap keinginan Anda.
Bagaimana menurut Anda?

source penulis: Pak Adi W Gunawan
Terimakasih Pak Adi W Gunawan atas infonya :D, saya ijin share di Blog saya karena bagus sekali untuk memberikan persepsi 

Sunday, 7 June 2015

Mencari Pasangan

19:32
Dia, dia adalah FA Brian Ganda Pratama. Dalam perjalanan hidupnya, dia selalu berusaha untuk mencari kekasih, lantas, setelah umur 20 tahun ini, dia sudah memikirkan tentang Pacar. Kriteria pacarnya simpel, yaitu mau dan menerima Tuhan. Pada awalnya, dia hanya melihat paras seseorang wanita, seperti halnya laki-laki pada umumnya, tetapi dia memiliki pemikiran lain, untuk mencari sebuah pasangan. Pasangan tidak harus buru-buru, pada saatnya dia akan mendapatkan pasangan yang benar-benar bisa membuatnya bertumbuh dalam karakter dan spiritual.

Pada umur-umurnya sekarang, dia hanya ingin meningkatkan kualitas diri melalui pembangunan karakter yang lebih "mapan" untuk  menghargai kehidupan. Saran dia untuk kawula muda, bahwa di dunia ini,

Cinta itu bisnis, untuk mendapatkan kualitas "barang" yang bagus harus "membeli" dengan harga yang mahal.  Oleh karena itu peningkatan karakter merupakan tujuan yang utama, dengan memiliki kualitas yang baik, kedepan akan mendapatkan pasangan yang benar-benar bisa membuat bertumbuh dalam karakter dan spiritual. 

Tuesday, 2 June 2015

The true of me

22:50
Gading ada yang retak, itulah dia. sebagai seorang manusia wajar sekali mengatakan hal yang sebenarnya, sebenarnya dia hanya orang yang selalu menyalahkan keadaan, kenapa Tuhan menciptakan dia seperti ini. kerap kali dia selalu merasa iri dengan teman dia yang memiliki kemampuan lebih, mulai dari kemampuan bersosial maupun kemampuan dalam hal akademis mengingat dengan cepat dan memikirkan hal sesuatu dengan cepat, sedangkan dia, dia harus memutar balik yang ada di otak ini, menggunakan imajinasi-imajinasi yang lama, tidak bisa cepat dalam mengambil sebuah keputusan . He is  loser.

Berkali-kali dia mencoba, untuk berubah, hal yang terjadi adalah SAMA. Satu hari dua hari berubah, ujung-ujungnya kembali lagi ke kondisi awal, tidak ada progress , tidak ada yang berubah , sulit sekali. Apa yang dia lupakan? kenapa dia bisa kembali lagi seperti berasa di lingkaran yang itu -itu saja. Eksperimen mental, mengatur emosi pada setiap kondisi selalu lupa, apa yang terjadi dengan tubuh dan pikiran dia sendiri, dia bertanya pada diri dia sendiri, sebenarnya ada orang yang berada di balik diri dia sendiri, seseorang yang tidak mau berubah untuk menjadi lebih baik, kembali lagi ke rutinitas yang berasa nyaman, tidak ingin berubah. Ada sisi lain dalam diri sendiri yang ingin untuk terus berubah, menjadi orang yang benar-benar berubah, mulai dari sikap hingga penampilan.

Apakah semua berubah ? apakah dia menyalahkan Tuhan lagi ? Dia ingin fokus, dan ternyata belum bisa. Apakah diri dia dikontrol oleh diri dia yang benar-benar tidak ingin berubah. Dia masih bingung dengan diri dia sendiri, apakah benar ini perwatakan dia selama ini, melalui proses-proses yang panjang hingga umur 20 tahun ini ?. Apa yang terjadi dengan diri dia sendiri, dia tidak mengetahuinya lebih detail, yang jelas dia hanya tau bahwa dari dulu dia memang orang yang menginginkan hal besar dengan usaha yang kecil, usaha kecil membutuhkan suatu "TALENT" atau dengan arti kata lain adalah pemberian Tuhan seperti kemampuan otak yang cerdas, namun yang terjadi bukanlah otak yang cerdas, tetapi  apa yang dia pelajari selalu lupa !. Apakah dia menyalahkan Tuhan lagi  ?.

Apakah dia sudah menyukuri bahwa kemampuan dia sebatas ini, hanya detik ini sebatas ini. Dia tidak ingin orang terdekat dia sendiripun ikut menyampuri hal ini, bahkan orang tua. Dia aneh, berasa ada dua sisi yang mengatur. Apakah setiap orang merasakan hal ini ? mereka memiliki 2 sisi yang selalu bertentangan ?, antara kebutuhan jiwa dan kebutuhkan duniawi. Kenapa mereka tidak bisa bersatu padu. Dia selalu marah apabila orang terdekat sekalipun ingin mengetahui hal ini, Ada apa yang salah dengan diri dia ?. Terlalu banyak bermimpikah ? tidak sesuai dengan realita ? Atau dia sudah menyerah saja dengan keadaan ini, dan menerima dengan ikhlas, mengikuti alur permainan yang benar-benar sudah dicipktakan dan diatur.

Setiap detik, setiap micro detik, setiap nano detik, semua adalah pilihan, apakah apa yang dia pilih sudah benar?


Sunday, 26 April 2015

Mary Jane

23:09

Hidup bukan misteri tetapi pertanyaan. Kenapa seorang tenaga kerja yang tak bersalah harus dihukum mati, karena dia  sebenarnya tidak bersalah, dia hanya ingin membahagiakan anaknya, lantas harus dihukum mati. 

To those responsible for my imprisonment and looming execution:

I hope their conscience never finds rest for the wrongdoing they have done. I hope they stop their illegal work so no other innocent individual would fall prey to the same fate I had.

You know that I am innocent and that I will be paying for crimes that I didn't commit. Whether the execution pushes through or not, I am confident that God doesn't sleep and that he will make sure justice will prevail.
Let your conscience be your guide. I hope authorities catch those who are responsible for what happened to me so no other victim will experience what she has been through.
To me, it is so painful and difficult to accept that I need to go through all of these because of people like you who do wrong.
But even though what you did against me is unforgivable, I continued to ask God that He absolves you of your sins.
It’s not yet too late to change. There is a bright future ahead of you if you just confess to every illegal crime you have committed.
Trust in God.
Mary Jane Velonso
======================================================
Dulu, sebenarnya Mary Jane tidak bersalah, dia hanya sebagai "boneka" majikannya yang memasukan heroin yang tidak diketahuinya.

Sekarang, bagaimana rasanya jika dituduh, padahal tidak bersalah ? kemudian apa langkah yang harus dilakukan, jawabnnya cuma ikhlas. Dia mati, padahal dia tidak bersalah, dan menerima apa yang terjadi

Kedepan, ketika kehidupan benar-benar diluar kendali, hal yang harus dilakukan manusia adalah ikhlas, dan mengampuni seperti apa yang dilakukan Mary Jane. Harus sadar betul, manusia selama kehidupan pasti ada salah, tetapi atas kesalahan tersebut sesama  manusia tidak berhak mengambil nyawa.
Semoga eksekusi mati untuk Mary Jane dibatalkan, Tuhan menyertai.


Sunday, 15 February 2015

Murah smile

22:54
I feel so frustation because a lot of a task that I can't manage.
I feel my time is so limited.
I haven't rest yet.
All my mind just a future and an event that happened at past
I never consider my life in present.
I try to take a long deep breath. Feel that  all what I can do is present.
I hear criket voice, it says to me to make keep calm.

What I can learn from this day, "Human, always think the future and past, they never think present. Present is a piece of cake that human always forget, and to make it calm, try to feel the cake. Then smile :) "

Monday, 12 January 2015

Take Off

23:48
My wing has been broken,
I tried to fly again.
In this day the announcement of competition Barca Advan, and I am the top of  three student in Indonesia. This competition will call us to Jakarta, I don't know the time  but this is very interesting, I was not well prepared for this competition just remember Steve Jobs style.

The point, You can copy your Great Idol, and you can became like him/her.

Sunday, 11 January 2015

kesuen Lonely

23:36
I listen a music, the title is "terlalu lama sendiri". The lyric is very "menohok", it is very easy listening. Oke, in this day was so colorful after listen this music :). This music related my relation wiht my gf, her name Denti Widya, she is very cute and adorable ^^.

I saw her eye, ^^ .From her eye, I never consider my life just think about her, but I must move on !, to achieve my Future.

The point, If you have a relationship, just don't think of her/him every time, It will damage your mind, in order to anticipate this,  you must learn to control your mind. If you do it, you can have a great relation, -this advice from my experiences .

Saturday, 10 January 2015

zone of Friend

23:46
I met my junior school friends, they looked very different :v. But the most important we still like a family, We just went to muncul to swim swim :v, after that we eat Pecel lele, and sangat maknyus hahaha.

We chit-chat to each other, the topic about women, and Jesus . I don't know why we still talked about this, and after I had a chit-chat. I got a new perspective about Life and God
It was...
"God gave us a freedom, so just keep the freedom to be your free life"

Friday, 9 January 2015

Calm

23:55
I write this blog, before I do this, I just meditation, I feel so calm and Peace. This is what I want in the day :)
No Frustation, the best part, I can Focuse on what I am done :)

So please do meditation, I feel I can think the another girl, the "girl" is Jesus
I feel safe this night.
Just grateful what I want to share with you, Everything can change .

Thursday, 8 January 2015

Me & Ditation

23:27
 When the other " ngedeke pucang" I just talked to my friend, his name Samuel, he is kind person and he is a buddhist, I talked almost 3 hours, we just share each other, about her relationship with his girlfriend and so did I. What I learned from him, is about meditation, actually meditation is not about the stay silent, but it can do while you are eating, but you must realize what you do and feel all move.

So I learn to enjoy the present, not the past, the future is not happen now. In order to create  a peacefull Mind, I learned this day with a simple meditation. So, you must to Try !

Wednesday, 7 January 2015

Tuesday, 6 January 2015

Milk and Coffee

23:02
Love is Blind, sometimes you do something with your heart and all what you do is for love what you do. In this day I have a problem with my girlfriend, we like milk and coffee we are different, but since the new year come, We are different from past. Sometimes in a relation need a lot of effort to do this, and then since it come to me, it make me different. Every relation have a problem, from small to the big one. But, I trust in the Jesus name, all what I do can clear quickly.

The point is, it is usual to have problem in the relation, but if we can solve it  and continue the relation, I think this called "Berjuang" :)

Monday, 5 January 2015

Silent Left

23:22
In this day, my girl friend came to my house, and then she  confuse after saw my new hair style hahaha. She left me quickly and she went to her little party to celebrate her birthday. Because I must teach my Organization, I can't go to my girl friend party. I think see need a social with her female friend, because there are no male friend in there. So, I think is good for her to chit-chat with other friend, If I was in his party, maybe She just talk to me over time during her party.

The point is, If you have something special but what you choose is better for that people, why not :), maybe people who loved you need a spare time with other friend just because you love her.

Sunday, 4 January 2015

Japri Please

22:36
This day was very funtastic :). I started this day without a smile, and then I can know myself in this day, what Actually I was. There are a lot of problem in my life, but I feel so grateful with my life. Maybe Jesus just japri me (Japri=jaringan pribadi or PM=private message). Jesus give me some problem to take another level, I start this year with a very meaningfull of my life. The problem of man there are "Tahta, harta, dan wanita" . Jesus just give some of them and I can solve this. Because Jesus want me to be a powerfull people in the future who will not collapse with this big three problems. He give me it  to face.

Wow, without Japri from Jesus maybe I can't take another level. The timing always right of the time .
Do you know how to face this three problem("Tahta, harta, wanita ?") ?
The answer : Control your mind, feed the kind in your heart

Saturday, 3 January 2015

Double Gum

23:32
Firts of all, Wake up in the morning at 11 A.M confuse me. How I can be an owl ? . In the next hour, I am feel dying, because there are no foods on table. Meanwhile it happen, I just imagine to taste the gum. The Gum is very sweet so I feel is it the best for me, to reduce my confuse.

When you seperate the gum, it still stuck in your mouth. I think life is like a Gum, when you want to seperate your bad life, after the sweet life it is still difficult to throw it. Hahaha, I think the same as today, I am still wake up noon, and confuse what I am doing, want to throw this habbit, but still stuck in my life.

Friday, 2 January 2015

Shake well before using

22:39
I saw on my table, there is a parfume on it. I saw the text " Shake well before using". Yeah, maybe the text is useless. "Shake well, before using it". I just relate this text to my life this day, this day was so looping day like before, I did what I did yesterday, again and again. There are no different, I feel that' I am just blocking myself to reach the happyness. I just want to shake my life before using my soul. Unfortunately people never help me, never shake my life. The person who can do it just myself.

It is difficult to do than say. Life is like a parfume, shaking well before using it. Shaking my think then using it. Everybody deserve this. When I see myself loop again and again, I feel same. Only me, can shake my life, but when?

Thursday, 1 January 2015

Plant and Sun

18:56
I never notice plant in my backyard. When I see it, it always same. Green that's it. I never notice sun in the sky, always same. Flash That's it. Sometimes when I see a wall which is green painted, I feel in the forest, so calm and peacefull with a lot of tree. Sometimes when I see a lamp which is very brighter, I feel in the heaven, so calm and peacefull with a lot of shine. Calm and peacefull is what we want to find in this life, like a plant and sun. Plant never ask the sun to stop giving the light until the night come, and sun never ask the plant to give it space. I always wondering why sun never ask it?, What plant to do just block sun shine. I always wondering why I never ask my self to find my own way? What I am to do just block myself.

When I cut the plant, the sun can give the shine to soil. When I cut myself I never know What I am be, in this year in this life. I am just seeking the sun, giving a hope, burn the plan and see what happen this year. 2014 had a lot of stories, in this year... my life is on