Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Wednesday, 23 September 2015

Sembari menulis, fakultas tetangga

23:09
Malam yang begitu dingin, sembari menuliskan sebuah tulisan yang sudah lama. Brian, sesesosok manusia yang begitu bingung dengan apa yang dia kerjakan dan dia lakukan setiap hari, menjadikan dirinya memiliki banyak pemikiran tentang hidup ini. Pemikirannya membawanya pada sebuah kebingungan akhir-akhir ini. 

Pagi menjelang, melihat matahari yang ingin menunjukan jati dirinya sebagai seorang yang memimpin dunia ini. Memberikan harapan baru pada setiap manusia, hanya saja yang Brian rasakan setiap hari selalu sama, selalu memikirkan apa yang dulu telah dia capai, dan semua yang dia lakukan mencerminkan sikapnya yang terlalu nyaman dengan kehidupannya, kelak dia ingin segera mengeluarkan dirinya yang sebenenarnya dibalik topeng-topeng ia kenakan setiap hari, topeng "cemberut" yang ia kenakan akan segera tergantikan dengan wajah aslinya yang selalu tersenyum. Sebab, ia bertemu dengan seseorang yang membuatnya bisa tersenyum. Seseorang yang datang dari luar pulau paris van java. 

Kutemui dia, dibalik senyumnya yang ceria, dia seorang dari fakultas psikologi. Berbagi kisah, dan Brian berharap bisa menjumpainya setiap hari, mencoba untuk merubah diri Brian menjadi lebih baik, lebih bahagia ketika menjumpai dirinya. Rasanya ketika melihat senyumnya, sesosok Brian, akan lari dari kehidupan yang mengekangnya, menuju kehidupan yang lebih dari sekedar masa lalunya, menggapai apa yang ia tidak ketahui dan segera mengejar impiannya. Seorang yang benar-benar membuat diri Brian merasa diakui, dan hidup terasa begitu bersemangat melihat dirinya tersenyum dan tertawa, dan bersama-sama menertawakan dunia yang benar-benar membuat hidup menjadi aneh ini. Aneh, seperti lautan yang tak kunjung terkuras, aneh seperti langit yang tak kunjung dilukis. Menghela nafas dan menikmati hidup ini kadang segala sesuatu menjadi sangat sederhana