Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Monday, 18 July 2016

Anak domba yang pergi ke "angkasa"

00:10


Menjadi laki-laki adalah masalah kelahiran
Menjadi Pria sejati adalah masalah pilihan. 


Kebelet boker merupakan hal yang wajar, kalau lagi kebelet ditahan bahaya.
Hidup kita seperti itu kadang, ketika ada masalah yang ingin kluar tapi ditahan pasti akan rasanya sakit sekali. Jadi lebih baik dikluarkan tapi dengan catatan "pada waktu yang pas"

Pertanyaanya, kapan waktu yang pas?
Sebenarnya untuk menjawab waktu ada dua hal.
1. Waktunya manusia
2. Waktunya Tuhan

Maaf ya agak2 sok freak, sok suci hehehe, tapi bener temen-temen. Hari ini juga saya merasakan bahwa dua waktu tersebut bertentangan.

Waktu manusia adalah waktu dimana manusia mengambil keputusan bisa dari egonya sendiri maupun dari orang lain yang mempengaruhi.

Waktunya Tuhan adalah saat Tuhan memberikan jawaban atas pergumulan hidup.

Sering kali, kita mengandalakan waktu manusia, membuat perencanaan, tetapi hal yang terjadi ketika kita merencanakan dan tidak ada yang berhasil kita merasa kecewa.

Lantas, bagaimana dengan Waktunya Tuhan.

Tuhan memiliki waktu yang indah, dan aku percaya itu. Sebab, kita diciptakan dari roh dan jiwa, roh dan jiwa tersebut yang bisa mengerti jalan hidup kita. asalkan

1. PERCAYA JIKA TUHAN ADA.

Segala sesuatu ketika memiliki waktu Tuhan, dia akan senantiasa memperoleh kasih

Hari ini saya dipulihkan dari segala dosa-dosa maksimal, melalui CAMP YOUNG MAN, dan mendapatkan tamparan keras !, terhadap permasalahan hidup ini, tetapi saya sangat berterimakasih kepada terutama keluarga atas dukungan untuk mengikuti CAMP YOUNG MAN, sehingga saya dipulihkan menjadi PRIA !.Selain itu, terimakasih juga kepada pasangan saya, yang senantiasa membantu saya untuk merubah saya menjadi lebih baik .

Jika Tuhan bisa mengubah saya hari ini !, PASTI Tuhan juga bisa mengubahmu. 


Monday, 4 July 2016

How to train my "Tengu"

00:57
Gaya bahasa Al4y..

Pambuko...
Bayangkan sebuah gas yang tidak tertahan ketika desakan itu muncul, dan gas tersebut menyebabkan hubungan kita ke alam semakin lega, melepaskan gas tersebut merupakan hal yang sungguh luar biasa, dialah gas kentut. Hidup ini kaya kentut kadang harus dipaksa keluar dari zona nyaman kadang dibiarkan saja keluar mengikuti arus hidup.

Suroso Boso,...
Sesuai dengan topik, saya ingin sharing mengenai peperangan yang ada di pikiran manusia, seharusnya semua orang mengalami ini, dan tenyata mereka yang bisa melawan dirinya sendiri dari keinginan pasti sangatlah cowo ganteng seperti saya (maaf ngak ada yg muji ganteng, selain ibu dan pacar saya :v).
Saya akan bercerita mengenai tengu (binatang yg suka hinggap di... :v). Originalnya adalah saya ingin bercerita mengenai kisah dua serigala (bukan duo serigala).


                                           
Oke sekarang saya mencoba untuk mensubsitusikan serigala dengan tengu.
Ceritanya begini...
Ada 2 tengu yang dipelihara,
Tengu jahat merupakan kemarahan, iri, tamak, kebohongan, egois,......semua hal-hal  buruk terdapat pada tengu jahat.
Tengu baik merupakan sukacita, damai, cinta, harapan, empati, kejujuran....semua hal-hal  baik terdapat pada tengu baik.
Setiap hari kamu memberikan makan terhadap tengu-tengu kamu

Sekarang kamu mengadu tengu baik dan tengu jahat.
Tengu mana yang akan menang?










Tengu yang kamu beri makan



Tengu itu sebenarnya ada dalam diri kita, kita memiliki dua sisi, sisi baik dan jahat. Ketika dua sisi ini bertarung didalam pikiran kita, kita bisa mengetahuinya apabila salah satu dari yang baik dan jahat kita beri "makan".

Hari demi hari saya lalui, dan saya selalu ada saja yang bertanding di pikiran saya tentang hal-hal duniawi, dan ketika saya bisa menang dari hal tersebut dengan memberikan "makanan pada tengu baik" saya merasa sukacita dan luar biasa sekali. Hanya saja, tengu jahat selalu berusaha untuk melawan. Saya rasa pasti setiap hari ada hal-hal yang kita pertarungkan dalam diri kita.

Panutup...
Jadi kesimpulannya adalah, tengu yang kamu beri makan akan semakin kuat sedangkan tengu yang kamu tidak beri makan semakin lemah. Dalam diri kita hal ini berlaku, semakin kita memberikan pemikiran dengan "makanan" positif, niscaya sukacita, damai, cinta, harapan, empati, kejujuran akan kuat dalam diri kita sehingga kita tidak jatuh kedalam hal-hal buruk, dan sebaliknya.