Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts

Thursday, 19 July 2012

Si Penjual Susu Keliling

22:17
T__T, jadi menyadari hidup ini, Apakah anda orang Salatiga  mengenal orang ini ?



Lelaki tua bermuka Tionghoa itu biasa terlihat berjalan sambil menarik gerobaknya dengan satu tangan. Ia berjalan lambat karena sebelah kakinya pincang. Penyakit yang sudah ia derita sejak lahir.
Fran Brotoseno bekerja sebagai penjual susu segar keliling. Ia menjajakan susu hampir ke seluruh sudut kota Salatiga dengan berjalan kaki sambil menarik gerobaknya yang kecil. Bagi beberapa orang di Salatiga, sosoknya mungkin tidak asing.
Fran lahir di Semarang pada 28 Desember 1945, tetapi akte kelahiran menyebut Salatiga sebagai tempat kelahirannya. Orangtuanya sengaja menulis demikian karena Fran dan seluruh keluarganya pindah ke Salatiga sejak Fran masih kecil. Fran enggan menyebutkan nama bapak dan ibunya. Nama Brotoseno diambil dari nama tempat kerja bapaknya dulu: Pabrik Tekstil Brotoseno di Semarang.
Awalnya Fran dan keluarga tinggal di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan bekas Hotel Plaza Salatiga yang sekarang menjadi sebuah toko pakaian. Dulu tempat itu mereka gunakan untuk berjualan wedang ronde. Bapak dan ibunya berjualan di sana dari tahun 1963 sampai 1990. Kemudian, dengan alasan bahwa rumah tersebut adalah rumah warisan, rumah itu dijual dan mereka sekeluarga pindah ke Jalan Nanggul Ayu Nomor 1 Gang 1, Gendongan—rumah yang sampai sekarang dihidupi Fran seorang diri. Bapak-ibunya sudah lama meninggal karena sakit. Ditanya soal keberadaan istri dan anak, Fran menjawab, “Belum.”
Belum punya.
Fran adalah bungsu dari tiga bersaudara. Kakak pertamanya laki-laki, enam tahun lebih tua darinya, bekerja sebagai dosen Fakultas Biologi UKSW. Jika berkeliling untuk menjaja, Fran sering mampir ke rumah kakaknya di Perumahan Lembah Hijau. Sedangkan kakak keduanya perempuan, tiga tahun lebih tua darinya, berdomisili di Surabaya. Kakak perempuannya seorang pensiunan guru sekolah Petra. Fran enggan menyebutkan nama kedua kakaknya.
“Saya gak enak sama keluarga nanti,” ucapnya.
Pekerjaan Fran tampak beda jauh dari kedua kakaknya. Mungkin latarbelakang pendidikanlah sebab perbedaan profesi mereka. Fran tidak mengecap bangku kuliah seperti kedua kakaknya. Ia mengawali pendidikannya di SD Katolik Kanisius, lantas SMP Pangudi Luhur, dan selanjutnya SMA Dharma Putra. Semua sekolah swasta tersebut ada di Salatiga.
Kerja pertama yang ia lakukan setelah tamat bersekolah adalah sebagai staf gudang di agen bus PO Santoso. Pekerjaan itu dijalaninya selama tiga tahun sejak 1980. Setelah keluar dari pekerjaan itu, ia mengandalkan keahliannya menerima reparasi barang-barang elektronik di rumahnya. Keahlian ini Fran dapat dari kursus elektonik yang pernah diikutinya sesaat. Ia memperbaiki kulkas, kompor gas, dan barang-barang elektronik lain. Penghasilan dari situ dirasanya cukup untuk menghidupi diri sendiri. Namun dari hari ke hari penghasilannya menurun. Orang kian jarang datang meminta perbaikan.
Tahun 1997 mulailah Fran berjualan susu segar. Semula 40 liter susu ia jual dengan digendong berkeliling Salatiga. Waktu itu harga susu dagangannya masih Rp 1.800. Dulu hampir semua susu yang dia bawa terjual setiap hari. Namun dari waktu ke waktu pembeli susu kian jarang. Penjualan Fran menurun. Kini ia hanya membawa sekitar 8 sampai 10 liter—atau paling banyak sekitar 20 liter—per hari.
Sekarang harga tiap liter dagangannya Rp 4.000. Dijajakannya ke rumah-rumah, warung tenda pinggir jalan, penjual gorengan, atau penjual warung lainnya. Setiap hari Fran mendapat uang bersih Rp 7.500.
Suatu hari, ia mulai menggunakan gerobak kecil untuk mengangkut jualannya. Gerobak itu didapatnya sekitar empat tahun lalu dari seorang teman. Warna gerobak itu biru dan dililiti spanduk kecil bertuliskan: “Susu Segar Sapi. Dapat diminum langsung. Atau dapat dimasak dulu. Pesanan dapat diantar ke tujuan.” Gerobak itu memiliki tiga roda kecil, satu roda depan dan dua di sisi kanan-kiri dan belakang gerobak.
Sekarang roda depan gerobak itu rusak. Fran mengatakan inilah akibat kecelakaan beberapa waktu lalu.
“Saya habis kecelakaan. Itu ditabrak motor. Tanggal 21 September kemarin. Saya jatuh terlempar, terus ini (menunjuk perut bagian kiri) luka dalem gak tahu kena apanya. Gerobak saya kena juga, rodanya kemarin itu jadi angka delapan,” Fran berkisah dengan tersenyum.
Rodanya sempat ia perbaiki, namun setelah beberapa kali peleknya rusak lagi. Memang besi roda itu telah bengkok. Karena itu, selama sekitar sepuluh hari Fran terpaksa mengganti gerobaknya dengan sebuah tas kain besar. Tas kain yang bagian dalamnya ia lapisi plastik ini sanggup menampung sekitar 20 liter susu serta beberapa gelondong besar es batu. Tas itu ia sampirkan ke sebelah bahunya.
Selama bekerja sebagai penjual susu keliling, Fran telah empat kali kecelakaan. Dari keempat pengalaman tersebut, kecelakaan terakhir inilah yang menurutnya paling parah.
Malam saat kejadian itu berlangsung, jalan memang masih licin karena hujan. Awalnya Fran beristirahat di warung nasi goreng temannya di Jalan Dliko Indah. Saat hujan sudah agak reda, Fran melanjutkan perjalanan. Ia berjalan naik ke arah Jalan Diponegoro dengan menuntun gerobaknya perlahan. Tiba-tiba seorang laki-laki dengan motornya hilang keseimbangan dan menabraknya.
Sampai sekarang orang yang menabraknya tidak memberi ganti rugi. Sebab saat kejadian, orang itu mengaku sedang tidak membawa uang. Luka di perutnya yang cukup dalam itu dibiarkan begitu saja sampai kering dengan sendirinya. Yang ia lakukan hanya pijat untuk menghilangkan pegal-pegal akibat jatuh. Sebenarnya Fran tahu dimana tempat orang tersebut tinggal, tapi ia tak mau menagih ganti rugi ke rumahnya.
Kini Fran berjalan lagi dengan gerobaknya, tapi tanpa roda depan. Ia harus mengangkat gerobaknya agar bisa berjalan dengan tumpuan roda belakang.
Setiap hari Fran bangun pagi sekitar jam lima. Kadang ia sempatkan ke gereja terlebih dahulu baru mulai mengambil susu di peternak daerah Ledok. Setelah itu dia kembali ke rumah untuk bersiap.
Sekitar 12 kilometer ia tempuh setiap hari untuk menjajakan susu segar. Dari Gendongan ia berjalan menuju Wahid, Nanggulan, Kalipengging, Jenderal Sudirman, Jalan Dieng, Jalan Semeru, Jalan Merapi, Jalan Merbabu, Sukowati, Tanjung, Jalan Kemuning, Pemotongan, Pungkursari, Margosari, Diponegoro, kemudian masuk ke daerah Kemiri. Setelah berputar-putar di sana, ia kembali menelusuri Jalan Diponegoro, lalu masuk ke Merdeka Utara, Merdeka Selatan, Perumahan Lembah Hijau, Sehati, Kotabaru, dan kembali lagi ke Jalan Diponegoro. Itulah rute yang biasa dia lewati setiap hari. Dari pagi hingga malam hari. Fran biasa tiba di rumah larut malam, sekitar pukul sebelas atau duabelas.
Di sepanjang jalan, banyak orang dia temui dan akhirnya mengisi kehidupannya. Beberapa tempat ia singgahi untuk beristirahat dan mengobrol dengan mereka yang dikenal. Salah satunya warung Natasha di Kemiri 1. Warung ini pasti ia singgahi sekali sehari untuk makan. Fran hanya makan sekali sehari.
“Bapak tidak capek keliling Salatiga jalan kaki seperti ini? Dari pagi sampai malem, capek Pak?”
Si penjual susu segar ini hanya tersenyum.
“Kenapa milih jualan susu, Pak?”
Dan didapati jawaban yang sama, senyum.
Prinsip hidup Fran adalah, “Pokoknya kerja, jangan minta dari orang lain.” Itu menjadi semangat Fran terus bekerja untuk melanjutkan hidup, tanpa bergantung pada siapapun.

Penulis :

Thursday, 28 June 2012

The Butterfly Effect in The New Year

15:56
Apakah Anda pernah menonton sebuah film yang berjudul The Butterfly Effect ? Atau, bagi yang pernah menyaksikannya, masih ingatkah Anda dengan film tersebut?!
Menurut terjemahan bebas dalam wikipedia, The Butterfly Effect adalah sebuah film fiksi ilmiah Amerika Serikat pada tahun 2004, yang dibintangi oleh Ashton Kucher, Amy Smart, Eric Stolz, dan lain-lain. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Eric Bress dan J. Mackye Gruber.
Sinopsis ringkas film tersebut, yakni tentang kehidupan seorang anak (Evan) yang sejak kecil menderita penyakit hilang ingatan yang diindikasikan adalah turunan dari Ayahnya yang gila. Namun, ternyata tidak ditemukan hal yang aneh pada fisik Evan. Oleh psikiaternya, Evan disuruh menulis buku harian agar tidak melupakan hal-hal yang terjadi padanya. Maka sejak itu Evan mulai menulis buku hariannya dengan rajin.

Seiring berjalannya waktu, Evan tumbuh menjadi seorang remaja dan bersahabat karib dengan Tommy, Kayleigh (adik Tommy) dan Lenny. Namun, Suatu hari mereka berbuat nakal dengan bermaksud membuat ‘ledakan’ yang ternyata berakibat fatal bagi persahabatan mereka. Tahun demi tahun pun berjalan, Evan yang sudah memasuki bangku kuliah, membaca lagi buku harian yang pernah ditulisnya dulu. Lewat buku hariannya inilah terjadi perubahan besar dalam lintasan kehidupannya yang lalu. Dan, Evan pun menyadari bahwa melalui buku hariannya, ia bisa kembali menjadi Evan muda dan mengubah apa yang ia rasa perlu diubah. Hasilnya, ia tidak hanya mengubah hidupnya, tapi juga hidup ketiga sahabatnya, dan ibunya sendiri. Namun apapun yang ia ubah, ternyata bukan kebahagiaan yang diperolehnya. Justru ia semakin frustasi dengan keadaan yang Ia dan hidupnya alami. Sampai pada puncaknya, ia harus mengambil keputusan, manakah yang benar-benar akan ia ubah, untuk mengembalikan kehidupannya, kekasih, sahabat dan keluarganya.

Film ini pun meraih sukses yang luar biasa dan mendapatkan sambutan hangat dari public. Dan, Berkat kesuksesannya, maka film The Butterfly Effect ini kemudian diikuti oleh dua sekuelnya, dimana ceritanya tidak berhubungan sebagian besar dengan film sebelumnya. Sekuelnya yang kedua berjudul The Butteerfly Effect 2 dimana DVD film tersebut dirilis sejak 10 Oktober 2006, dan kemudian dilanjutkan dengan seri ketiganya yang berjudul The Butteerfly Effect 3 : Revelations, yang rilis di tahun 2009.
Yang menarik dari film The Butterfly Effect tersbeut , yakni adanya sebuah kontemplasi dan indikasi yang menggambarkan tentang Teori Chaos; dimana diketahui bahwa sebuah kepakan kecil sayap kupu-kupu di hutan belantara Brazil akan dapat menghasilkan Tornado di Texas beberapa bulan kemudian. Benarkah demikian?!

What is The Butterfly Effect ?
Adalah seorang Edward Norton Lorenz, yang menjadi Profesor di MIT tahun 1962 dalam bidang meteorologi ini menemukan butterfly effect atau apa yang menjadi landasan teori chaos pada tahun 1961 di tengah-tengah pekerjaan rutinnya sebagai peneliti meteorologi. Ia dilahirkan pada 23 Mei 1917 di USA; memiliki latar belakang pendidikan di bidang matematika dan meteorologi dari MIT. Dalam usahanya melakukan peramalan cuaca, dia menyelesaikan 12 persamaan diferensial non-linear dengan komputer (kuliah Fisika Matematika dan komputasi). Pada awalnya dia mencetak hasil perhitungannya di atas sehelai kertas dengan format enam angka di belakang koma (…,506127). Kemudian, untuk menghemat waktu dan kertas, ia memasukkan hanya tiga angka di belakang koma (…,506) dan cetakan berikutnya diulangi pada kertas sama yang sudah berisi hasil cetakan tadi. Sejam kemudian, ia dikagetkan dengan hasil yang sangat berbeda dengan yang diharapkan. Pada awalnya kedua kurva tersebut memang berimpitan, tetapi sedikit demi sedikit bergeser sampai membentuk corak yang lain sama sekali. Inilah yang disebut dengan butterfly effect , yaitu kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brazil (pengabaian angka sekecil 0.000127) menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian. (id.wikipedia.com)
Fenomena ini, akhirnya melahirkan Teori Chaos, yang juga dikenal sebagai sistem yang ketergantungannya sangat peka terhadap kondisi awal. Hanya sedikit perubahan pada kondisi awal, dapat mengubah secara drastis kelakuan sistem pada jangka panjang. Jika suatu sistem dimulai dengan kondisi awal dua maka hasil akhir dari sistem yang sama akan jauh berbeda jika dimulai dengan 2,000001 di mana 0,000001 sangat kecil sekali dan wajar untuk diabaikan. Dengan kata lain: kesalahan yang sangat kecil akan menyebabkan bencana dikemudian hari.

Symbiosis antara Teori Chaos dan Realitas Fraksi Kehidupan (Fractal )
Logikanya, Teori Chaos adalah teori yang berkenaan dengan sistem yang tidak teratur seperti awan, pohon, garis pantai, ombak dan lain lain, yang terjadi secara random, tidak teratur dan anarkis. Namun bila dilakukan pembagian (fraksi) atas bagian-bagian yang kecil, maka sistem yang besar yang tidak teratur ini didapati sebagai pengulangan dari bagian-bagian yang teratur. Secara statistik, dapat dijelaskan bahwa Chaos adalah kelakuan stokastik dari sistem yang deterministik . Sistem yang deterministik (sederhana, satu solusi) bila ditumpuk-tumpuk akan menjadi sistem yang stokastik (rumit, solusi banyak).
Mandelbrot dan Helge von Koch, adalah ahli komputer dan matematika yang memperagakan hal ini sehingga muncullah cabang ilmu baru yang disebut fractal . Segitiga sama sisi adalah sistem deterministik (sederhana). Bila banyak segitiga sama sisi ditumpuk-tumpuk dan dilakukan perbesaran pada salah satu pinggir tumpukannya akan menghasilkan suatu permukaan pinggiran yang sangat ruwet (stokastik ). Keadaan akhir (yang dilihat dengan mata) tumpukan akhir pada salah satu pinggir adalah sistem chaos, sedangkan segitiga-segitiga pembentuknya adalah unsur pembentuk fractal . (Kompas, 25 Oktober 2002 )
Kebanyakan dalam realitas kehidupan (tentu juga realitas ekonomi), masalah yang kita hadapi adalah seperti tumpukan segitiga yang hanya kelihatan sebagian dari pinggirnya itu. Hal ini akan menyesatkan dan sangat ceroboh bila analisisnya mengambil pendekatan garis mulus yang menghubungkan permukaan tersebut. Chaos dan fractal menawarkan suatu solusi untuk mengekstraksi sistem chaos ini agar ditemukan unsur pembentuknya, yaitu segitiga-segitiga sama sisi tersebut. Dalam era informasi dan teknologi dewasa ini adalah sangat mungkin untuk melakukan analisis ini dan riset pada bidang ini sudah sangat maju minimal dalam fisika dan teknik elektro: neural network dan cellular automata . Fisika bukan semata mempelajari satu partikel tunggal tetapi juga sekumpulan partikel yang membentuk sistem chaos.

Korelasi Teori Chaos dengan Aspek Kehidupan
Teori efek kupu-kupu (Butterfly’s Effect ) ini tidak hanya berlaku dalam dunia meteorology saja seperti dalam awal penemuannya, tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan yang ada di dunia ini. Setiap perubahan kecil yang dilakukan akan mengakibatkan sebuah perubahan besar lainnya dalam selang waktu tertentu. Artinya, setiap hal, kejadian, perubahan, dan bentuk tindakan sekecil apapun yang tejadi dalam kehidupan sekarang akan berpengaruh besar pada kehidupan yang akan datang, dan itu berlaku untuk seluruh aspek kehidupan yang ada di dunia ini.
Sejarah dan apa yang telah terjadi dan terbentuk sekarang ini, merupakan pengaruh dari adanya teori Butterfly’s Effect tersebut. Bahkan, hal yang buruk terjadi di periode sekarang ini pun adalah juga hasil dari pengaruh Teori Chaos tersebut. Dan, tentunya juga akan berpengaruh pada kehidupan berikutnya.
Sebagai contoh, siapa sangka bahwa buku tipis bertajuk Der Judenstaat (The Jewish State ) bersama karya fiksi yang berjudul Altneluland (Old New Land ) ternyata mampu menginspirasi jutaan orang Yahudi. Yang kemudian tergerak untuk mendirikan negara Yahudi Raya yang bernama Israel. Yang pada akhirnya dalam tindak tanduknya, negeri tersebut telah mengundang sejuta mata untuk menyaksikannya, dan bahkan terus berlangsung hingga detik ini, khususnya permasalahan yang menyangkut konflik dan konfrontasi dengan Palestina.
Lalu, contoh yang lain adalah, ketidaksengajaan seorang jenius Isaac Newton yang kejatuhan buah apel dari pohonnya, ketika dia berada tepat di bawah pohon tersebut. Dari kejadian ini, maka timbulah teori gravitasi yang sampai sekarang masih dipelajari dan berpengaruh penting dalam segala bidang dan terapannya. Begitu pun dengan ilmuan-ilmuan jenius lainnya, seperti Einstein, Thomas Alva Edison, Alexander Graham Bell, Wright brothers, Leonardo Da Vinci, dan lain-lain. Akibat penemuan-penemuan yang mereka lakukan di masa lalu, ternyata telah banyak meberikan pengaruh yang besar bagi kehidupan sekarang.
Intinya, segala sesuatu yang terjadi di masa lalu telah membentuk kejadian di masa sekarang. Dan, peristiwa dan kejadian yang terjadi di periode sekarang ini tidak terlepas dari pengaruh yang telah terjadi di masa silam, dan akan berpengaruh juga untuk masa yang akan datang.

“The Butterfly Effect” in The New Year
Keberadaan gaya gravitasi planet terjauh dari bumi sekalipun juga berpengaruh atas eksistensi manusia di muka bumi ini.
Layaknya sebuah gaya tak terlihat yang saling mempengaruhi di seluruh jagad raya ini, perubahan kecil pun ternyata bisa berakibat sangat besar.
Kehidupan yang terjadi sekarang ini, tidak terlepas atas apa yang telah terjadi sebelumnya. Setiap kita yang hidup sekarang ini, yang masih bernapas di bumi ini, dan memiliki kehidupan sendiri, adalah pengaruh atas apa yang telah kita lakukan sebelumnya. Itulah pencitraan dari teori The Butterfly Effect . Kita yang sekarang ini dan memiliki kehidupan masing-masing, adalah pantulan atau lompatan atas apa yang telah kita lakukan sebelumnya.
Sebagai contoh, seorang anak yang bercita-cita menjadi seorang dokter, kemudian cita-cita itu akhirnya tercapai setelah anak itu dewasa. Hal ini tidaklah terlepas atas apa yang anak tersebut perbuat di masa-masa hidup anak tersebut sebelumnya. Begitupun dengan seorang pecundang atau orang gagal sekalipun, adalah hasil atas apa yang telah ia lakukan di masa sebelumnya. Namun, siklus ini akan terus berjalan simultan dan berkesinambungan. Artinya, hidup kita yang terjadi sekarang ini adalah hasil dari hidup yang kita lakukan sebelumnya, dan hidup kita yang akan terjadi di masa yang akan datanng, adalah hasil dari hidup yang kita lakukan sekarang. Ini berarti, anak yang telah berhasil menjadi dokter di kehidupan sekarang ini, belum tentu akan berhasil juga di kehidupan yang akan datang, apabila dikehidupan yang sekarang ini, anak tersebut tidak melakukan pencapaian dan keberhasilan melalui setiap langkah dalam hidupnya. Begitu pun dengan orang gagal yang hidup sekarang ini, tentunya jika dia mulai melakukan perubahan dan langkah besar dalam pencapaian hidupnya skerang ini, maka tidak menutup kemungkinan orang gagal ini akan bermetamorfosis menjadi orang yang sangat berhasil di kehidupan berikutnya. Jadi, hidup kita di masa yang akan datang, sangat ditentukan dengan apa yang kita lakukan dengan kehidupan kita sekarang ini.

Oleh karena itu, memasuki tahun yang baru ini (in The New Year ), ada baiknya kita merenung dan berkontemplasi terhadap jejak-jejak kehidupan kita yang telah kita jalani sebelumnya. Ingatlah sporadis memorial kehidupan Anda sebelumnya. Dan, ambilah, adopsi, dan seraplah hikmah dan pelajaran penting dari kehidupan sebelumnya, untuk selanjutnya digunakan dalam membangun kehidupan yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Karena kita yang sekarang ini adalah hasil dari kita di masa sebelumnya, dan jika kita ingin berhasil di tahun berikutnya, maka kita yang sekarang hidup di tahun ini harus berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai keinginan dan harapan kita di tahun berikutnya. Sehingga kehidupan yang lebih baik pun dapat kita raih untuk seterusnya. Maka dari itu, jadilah pribadi yang melakukan setiap tindakan, setiap ucapan, dan setiap niatan, yang hendaknya merupakan buah pemikiran yang baik dari pribadi setipa kita, sehingga hasilnya pun akan baik nantinya. Karena setiap ujung jari kita pun mampu melakukan perubahan besar untuk dunia ini. Apalagi jika kita berjuang dengan seluruh daya dan upaya yang kita miliki.

Terakhir, cermati dan hayatilah semboyan penggugah yang betenaga ini : "Change one thing, change everything ". Maksudnya, jika kita bisa mengubah satu hal, maka kita pun bisa mengubah semuanya. Yakinlah itu dan cobalah melakukannya!
Terima kasih dan semoga bermanfaat!
Source :http://edukasi.kompasiana.com/2011/01/01/%E2%80%9Cthe-butterfly-effect%E2%80%9D-in-the-new-year/

Friday, 1 June 2012

Pelajar POssible

02:24

Haduh, baru merasakan penderitaan yang berat nih kroakers, saya bingung masuk universitas. Munkin bagi temen-temen yang lagi berjuang SNMPTN tulis hal dibawah ini mungkin bisa membirikan "bara API !".

Apa Yang Tidak Mungkin Dicapai?

Meskipun Anda mungkin sudah ribuan kali mendengar kata ini, “Nothing is Impossible”, tetapi banyak diantara kita yang masih tidak menerapkan kata-kata tersebut dalam hidup. Kita sering kali membuat batasan yang menghentikan kita dalam mencapai impian-impian kita. Bahkan kita sering sekali meyakinkan diri kita bahwa kita tidak sanggup dan tidak pantas untuk sukses,seakan-akan sukses itu adalah sesuatu yang sangat menakutkan dan ingin dijauhi. Atau mungkin kita mempercayai perkataan orang-orang yang mengatakan bahwa sesuatu itu tidak mungkin dilakukan. Dan lebih parah kita menelan perkataan itu mentah-mentah tanpa pernah membuktikan kebenarannya.

Anda pasti sering mendengar orang berkata, “itu tidak mungkin, sekarang kan lagi krisis”, “saya saja sudah mati-matian dan gagal, apalagi Anda”, “belum pernah ada yang berhasil”, “tidak mudah melakukan ini, sulit sekali” dan banyak perkataan negatif lainnya yang berusaha menjatuhkan Anda. Sayangnya, banyak orang-orang yang menerima itu sebagai kenyataan tanpa pernah membuktikannya. Mereka membenarkan itu semua. Itu semua dijadikan alasan untuk tidak berjuang untuk meraih kesuksesan. Mereka percaya dengan itu semua dan tetap berpegang teguh dengan keyakinan yang sangat membatasi tersebut. Mereka akan berjuang keras untuk mempertahankan keyakinan itu tidak peduli apakah keyakinan mereka mendorong atau bahkan menjauhkan mereka dari kesuksesan.

Tidak percaya, mari saya berikan Anda fakta dan bukti kuat yang akan menghancurkan semua mitos tersebut.

Anda pastinya sudah kenal dengan orang terkaya di dunia bernama Bill Gates, pemilik Microsoft. Pada 1980-an, ia pernah mengatakan dan yakin bahwa sebuah komputer tidak perlu dan tidak akan memiliki memory RAM lebih dari 250 Kilobyte. Tapi lihat sekarang, rata-rata memori untuk komputer berkisar antara DDR 1 – 4 Gigabyte, bahkan ada yang melebihi itu.

Harry Andrews, seorang pelatih olimpiade Inggris pada tahun 1903 mengatakan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk berlari 1 mil tidak akan pernah lebih cepat dari 4 menit 12 detik. Lihat sekarang, rekor lama terus bertumbangan.

Dr. Lee De Forest, yang dijuluki Bapak radio menjelaskan bahwa manusia tidak akan pernah menginjak bulan tidak peduli secanggih apapun teknologi masa depan. Lihatlah sekarang, jangankan bulan, planet Mars pun sudah pernah dieksplorasi. Bahkan sekarang, manusia sudah ada yang berwisata keluar angkasa.

Lord Kelvin, Presiden Royal Society pada tahun 1895, mengatakan bahwa tidak mungkin ada mesin yang lebih berat dari udara yang dapat terbang menjelajah langit. Tetapi, berkat Wright bersaudara, apa yang dikatakannya menjadi kenangan belaka. Bahkan sekarang, muncul AirBus Super Jumbo A380 bertingkat dua dimana orang dapat menikmati fasilitas super mewah di pesawat sambil nonton TV, minum, dan tiduran di First Class Suite layaknya apartemen mewah.

Seorang ahli astronomi Mesir, Ptolemy, mengatakan bahwa Bumi adalah pusat dari tata surya. Banyak orang pada saat itu sangat percaya. Sampai mitos itu dihancurkan dan terbukti bahwa yang menjadi pusat tata surya adalah matahari.

Kenal dengan 20th Century Fox, perusahaan perfilman terkenal. Bagi Anda penggemar film hollywood, kadang-kadang Anda akan melihat logo perusahaan itu disetiap awal film yang dibuatnya. Pada tahun 1946, Darryl F. Zanuck, kepala perusahaan ini meyakini bahwa televisi tidak akan bisa mempertahankan perhatian penonton setelah 6 bulan. Artinya setelah 6 bulan, pemirsa akan menjadi bosan dan meninggalkan televisi. Tapi di zaman sekarang, televisi sudah seperti teman akrab dan telah menjadi kebutuhan penting. Tidak ada televisi rasanya dunia ini membosankan, tak ada hiburan. Di setiap rumah bahkan ada yang memiliki lebih dari 1 televisi.

Kalau disebutkan lagi satu per satu, tidak akan selesai. Dari contoh di atas dapat dijadikan pelajaran berharga bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. Bahkan apa yang diyakini oleh orang-orang hebat pada masa lalu ternyata dapat keliru. Apa yang diyakini sebagai hal yang tidak mungkin pada masa lalu menjadi mungkin pada masa sekarang dan apa yang tidak mungkin di masa sekarang akan menjadi mungkin di masa depan. Tinggal masalah waktu saja untuk menghancurkan mitos dan membuktikan bahwa segala sesuatu sangat mungkin.

Sekarang, pernahkah Anda meyakini sesuatu, tapi akhirnya Anda sadar bahwa Anda keliru. Saya yakin Anda pasti sering mengalami ini. Apakah hanya karena orang mengatakan kepada Anda hal itu atau hal ini tidak mungkin, lantas Anda percaya dan yakin begitu saja. Ingatlah contoh di atas, orang-orang hebat saja bisa keliru dan salah besar. Tidak ada batasan yang dimiliki manusia. Manusia memiliki kemampuan luar biasa dan tak terbatas untuk mewujudkan apa yang kelihatannya tidak mungkin. Begitu juga dengan Anda, Anda juga memiliki sumber daya yang mengagumkan untuk meraih dan mewujudkan apapun. Tidak ada yang berhak memberitahu Anda bahwa Anda tidak bisa. Tidak ada yang tidak bisa Anda wujudkan. Anda memiliki kemampuan untuk membuktikan bahwa apa yang mereka katakan adalah salah dan keliru. Keyakinan seperti inilah yang akan melambungkan hidup Anda menuju pencapaian sukses yang luar biasa.

Sebagai penutup, ingatlah kutipan inspiratif dari Napoleon Hill, pengarang buku Think and Grow Rich.

“Who said it could not be done? And tell me what great victories does he have to his credit which qualifies him to judge what can and can't be accomplished.”

(Siapa yang mengatakan bahwa itu tak bisa dilakukan? Dan beritahu saya kemenangan besar apa yang telah dia raih yang membuatnya memenuhi syarat untuk menilai apa yang bisa dan tidak bisa dicapai)

Kehidupan

02:16

Renungan Pagi ini .......
Semakin umur kita bertambah,
Daya tahan tubuh kian lemah,
Maka kita harus selalu berbenah,
Mengoreksi hal-hal yg salah.

Hidup adalah belajar tanpa henti,
Dari lahir,dewasa sampai mati,
Telinga dibuka lebar untuk mendengar,
Hati dibuka lapang untuk belajar sabar.

Tak ada yg serba sempurna,
Tak ada pula yg serba perkasa,
Semua ada cacat & kelemahannya..

Orang menilai dari apa yg mereka lihat, bukan dari apa yg mereka ketahui.
jika air mata adalah beban,
maka senyum adalah penawarnya.

Cangkir yang penuh

02:10





Tidak semua orang sanggup membawa sebuah cangkir yang "penuh". »J.Oswald Sander«


Jangan pernah irihati terhadap orang yang kelihatannya memiliki hidup yang lebih baik dari kita, karena setiap orang memiliki sebuah kadar atau kapasitas didalam dirinya.



Ujian yang harus dimenangkan semua orang bukan hanya ujian dalam Kekurangan, tetapi juga "Kelimpahan," 



Kenapa ada orang yang tiba tiba menjadi sombong ketika hidupnya berubah menjadi lebih kaya atau lebih berhasil.


Justru kejatuhan orang percaya bukan ketika mereka hidup didalam kekurangan melainkan didalam kelimpahan.

Seperti seekor monyet, ketika ada badai menerpa dia pegang erat erat batang pohon tempat dia bersarang dan hidupnya tetap terpelihara, tetapi ketika badai berlalu, angin sepoi sepoi menerpanya, dia tertidur tanpa disadarinya dia terjatuh dari atas pohon dan mati. 

Jadi berhati hatilah, disaat badai kehidupan datang kita bersandar sepenuhnya kepada Tuhan, tetapi ketika kita mulai diberkati pegangan kita kepada Tuhan sering terlepas.

Pepatah mengatakan belajar seperti padi, makin berisi makin merunduk, rendah hati meningkatkan kadar kapasitas kita

Mulai pagi ini mari minta kepada Tuhan, agar kita memiliki kerendahan hati di saat kelimpahan!

Mulailah dengan ucapan syukur kepada Tuhan, karena semua yang kita miliki berasal dari Tuhan.


Source : https://www.facebook.com/orang.orang.sukses

Sunday, 4 March 2012

Kumpulan Quotes Albert Einstein

11:19

  • "Any intelligent fool can make things bigger, more complex, and more violent. It takes a touch of genius -- and a lot of courage -- to move in the opposite direction."
  • "Imagination is more important than knowledge."
  • "Gravitation is not responsible for people falling in love."
  • "I want to know God's thoughts; the rest are details."
  • "The hardest thing in the world to understand is the income tax."
  • "Reality is merely an illusion, albeit a very persistent one."
  • "The only real valuable thing is intuition."
  • "A person starts to live when he can live outside himself."
  • "I am convinced that He (God) does not play dice."
  • "God is subtle but he is not malicious."
  • "Weakness of attitude becomes weakness of character."
  • "I never think of the future. It comes soon enough."
  • "The eternal mystery of the world is its comprehensibility."
  • "Sometimes one pays most for the things one gets for nothing."
  • "Science without religion is lame. Religion without science is blind."
  • "Anyone who has never made a mistake has never tried anything new."
  • "Great spirits have often encountered violent opposition from weak minds."
  • "Everything should be made as simple as possible, but not simpler."
  • "Common sense is the collection of prejudices acquired by age eighteen."
  • "Science is a wonderful thing if one does not have to earn one's living at it."
  • "The secret to creativity is knowing how to hide your sources."
  • "The only thing that interferes with my learning is my education."
  • "God does not care about our mathematical difficulties. He integrates empirically."
  • "The whole of science is nothing more than a refinement of everyday thinking."
  • "Technological progress is like an axe in the hands of a pathological criminal."
  • "Peace cannot be kept by force. It can only be achieved by understanding."
  • "The most incomprehensible thing about the world is that it is comprehensible."
  • "We can't solve problems by using the same kind of thinking we used when we created them."
  • "Education is what remains after one has forgotten everything he learned in school."
  • "The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing."
  • "Do not worry about your difficulties in Mathematics. I can assure you mine are still greater."
  • "Equations are more important to me, because politics is for the present, but an equation is something for eternity."
  • "If A is a success in life, then A equals x plus y plus z. Work is x; y is play; and z is keeping your mouth shut."
  • "Two things are infinite: the universe and human stupidity; and I'm not sure about the the universe."
  • "As far as the laws of mathematics refer to reality, they are not certain, as far as they are certain, they do not refer to reality."
  • "Whoever undertakes to set himself up as a judge of Truth and Knowledge is shipwrecked by the laughter of the gods."
  • "I know not with what weapons World War III will be fought, but World War IV will be fought with sticks and stones."
  • "In order to form an immaculate member of a flock of sheep one must, above all, be a sheep."
  • "The fear of death is the most unjustified of all fears, for there's no risk of accident for someone who's dead."
  • "Too many of us look upon Americans as dollar chasers. This is a cruel libel, even if it is reiterated thoughtlessly by the Americans themselves."
  • "Heroism on command, senseless violence, and all the loathsome nonsense that goes by the name of patriotism -- how passionately I hate them!"
  • "No, this trick won't work...How on earth are you ever going to explain in terms of chemistry and physics so important a biological phenomenon as first love?"
  • "My religion consists of a humble admiration of the illimitable superior spirit who reveals himself in the slight details we are able to perceive with our frail and feeble mind."
  • "Yes, we have to divide up our time like that, between our politics and our equations. But to me our equations are far more important, for politics are only a matter of present concern. A mathematical equation stands forever."
  • "The release of atom power has changed everything except our way of thinking...the solution to this problem lies in the heart of mankind. If only I had known, I should have become a watchmaker."
  • "Great spirits have always found violent opposition from mediocrities. The latter cannot understand it when a man does not thoughtlessly submit to hereditary prejudices but honestly and courageously uses his intelligence."
  • "The most beautiful thing we can experience is the mysterious. It is the source of all true art and all science. He to whom this emotion is a stranger, who can no longer pause to wonder and stand rapt in awe, is as good as dead: his eyes are closed."
  • "A man's ethical behavior should be based effectually on sympathy, education, and social ties; no religious basis is necessary. Man would indeeded be in a poor way if he had to be restrained by fear of punishment and hope of reward after death."
  • "The further the spiritual evolution of mankind advances, the more certain it seems to me that the path to genuine religiosity does not lie through the fear of life, and the fear of death, and blind faith, but through striving after rational knowledge."
  • "Now he has departed from this strange world a little ahead of me. That means nothing. People like us, who believe in physics, know that the distinction between past, present, and future is only a stubbornly persistent illusion."
  • "You see, wire telegraph is a kind of a very, very long cat. You pull his tail in New York and his head is meowing in Los Angeles. Do you understand this? And radio operates exactly the same way: you send signals here, they receive them there. The only difference is that there is no cat."
  • "One had to cram all this stuff into one's mind for the examinations, whether one liked it or not. This coercion had such a deterring effect on me that, after I had passed the final examination, I found the consideration of any scientific problems distasteful to me for an entire year."
  • "...one of the strongest motives that lead men to art and science is escape from everyday life with its painful crudity and hopeless dreariness, from the fetters of one's own ever-shifting desires. A finely tempered nature longs to escape from the personal life into the world of objective perception and thought."
  • "He who joyfully marches to music rank and file, has already earned my contempt. He has been given a large brain by mistake, since for him the spinal cord would surely suffice. This disgrace to civilization should be done away with at once. Heroism at command, how violently I hate all this, how despicable and ignoble war is; I would rather be torn to shreds than be a part of so base an action. It is my conviction that killing under the cloak of war is nothing but an act of murder."
  • "A human being is a part of a whole, called by us _universe_, a part limited in time and space. He experiences himself, his thoughts and feelings as something separated from the rest... a kind of optical delusion of his consciousness. This delusion is a kind of prison for us, restricting us to our personal desires and to affection for a few persons nearest to us. Our task must be to free ourselves from this prison by widening our circle of compassion to embrace all living creatures and the whole of nature in its beauty."
  • "Not everything that counts can be counted, and not everything that can be counted counts." (Sign hanging in Einstein's office at Princeton)

Monday, 6 February 2012

Stop Talking Start Doing

23:02
Hello Kroakers, bertemu lagi di Pisang Kroak (Person In stick a Mind Grade, Creative Inovati =.=" #alay banget). Nah di sini saya akan menjelaskan mengenai Stop Talking dan start Doing, bukannya saya Somse (sombong sekali) tetapi dalam tulisan ini saya akan menceritakan kisah saya, karena kalau kisah orang lain belum tentu saya bisa menceritakannya.

Hari ini adalah hari Senin,  Pagi-pagi sekali dengan cuaca yang sangat cerah dimulai hari dengan semangat, tetapi apa yang saya dapatkan justru tidak seperti apa yang saya harapkan, Yah .. dikelas mulai datang yang namanya "Malas", malas melanda diri saya dan menimbulkan efek anti belajar, pengen belajar tapi susah banget mau belajar, setiap pelajaran saya tidak mendapat kan apa-apa, nothing!, saya tidak ingat kata-kata BOb Sadino "Kosongkan gelas Anda, dan anda akan mendapatkan gelas yang baru"  dan selama pelajaran yang hanya hanyalah mengeluh !. Kemudian pulang sekolah ada yang namanya belajar, saya belajar bahasa inggris dengan kakak saya, saya berambisi untuk mendapatkan TOEFL 550, tetapi ketika belajar dengan kaka saya sepertinya malas sekali. Setelah les saya berfikir-fikir mengenai hidup hari ini, Kenapa saya seperti ini..? Dengan kemalasan saya merasa hidup tidak seperti yang kita impikan, padahal kalau kita malas kita ngak bakalan mengejar cita-cita kita, malas disini berakibat Fatal, malas bisa aja disebabkan karena kebanyakan pikiran dan kita takut untuk memulai sesuatu. Kemudian pada malam hari, saya browsing di internet, kemudian mendapatkan suatu pencerahan mengenai STOP TALKING then START DOING
Hal ini saya dapat ketika melihat web Lenovo, dan kemudian ada orang Nigeria yang berkeinginan untuk membuat game pertama bagi negaranya. Dia banyak mengeluh, dia tidak mempunyai basic untuk membuat game (Pemrograman, Graphic, Sound Mastering .etc)

Kemudian dia berkata :
STOP TALKING, START DOING !

 Setelah 2 bulan dia dapat menciptakan game bagi Negaranya. Nah kalau gitu kenapa kita ngak contoh aja sih, kebanyakan orang Indonesia itu suka mengeluh, dan saya sebagai remaja yang labil menyadari juga, dan apa resolusi kita? Yup, Stop Talking , Start DOing !


Talk Less Do more, sedikit bicara banyak bekerja, ya ” iklan rokok ” ini cukup simple, menarik tapi cukup mengena, artinya kita hendaknya lebih banyak bekerja, praktek, solusi bukan cuma teori yang Cuma asal ngomong doang atau hanya kritik tetapi no solution.
Kebanyakan dari kita senang menjadi penonton bukan pelaku, senang mengkritik tapi tanpa solusi.
Untuk sebuah kesuksesan tidak hanya dengan bicara, tetapi bergerak, DO IT.
Kebanyakan dari kita mampu berbicara lantang tentang kesusksesan namun ketika melakukan, kita lebih sedikit dari bicara kita. Seperti yang banyak terjadi sekarang, banyak orang-orang yang hanya Cuma protes, banyak bicara. Padahal kalau kalian kebanyakan bicara, protes dan kritik pun hasilnya akan tetap sama saja alias tidak berubah.
Ada beberapa hal yang ingin saya share yang secara umum dapat memacu kesuksesan seseorang yang bila kita lakukan secara baik, konsisten maka mampu membawa  kesuksesan dalam hidup kita :
1. Mulailah dari hal-hal yang kecil, mulai dari hal-hal yang bisa kita lakukan dari sekarang. Jangan cuma bermimpi tetapi berbuat
2.Jangan Tunda!, menunda berarti membunuh kesempatan, karena kesempatan tidak datang dua kali
3. Jangan Malu, tentunya jangan malu melakukan hal-hal positif, terkadang kita lebih malu melakukan hal-hal positif.
4.Mulailah hubungan baik, mulailah memberi jangan mencari pamrih karena yakinlah pemberian tidak akan mengurangi rizki kita, justru menambah kaya hubungan silaturahmi kita.
5. Komitmen, komitmen dengan apa yang anda impikan, apa yang anda rencanakan, berjalanlah di rel planning dan rencana anda, jadikan kritik dan saran sebagai kayu bakar api semangat anda.
6.Terakhir adalah selalu berdo’a, isi jiwa kita dengan hal-hal positif,  karena motivasi spiritual disinyalir sebagai hal terpenting dalam  memacu kesusksesan seseorang, karena energi yang diberikannya akan sangat besar pengaruhnya bagi orang tersebut.

Sunday, 5 February 2012

Mimpi Saya

20:43
Waktu SMP, saya selalu menargetkan ulangan untuk dapet 100, setelah itu banyak sekali ulangan-ulangan saya yang tidak sesuai target. Ketika SMA sampai kelas 2 saya selalu berambisi untuk mendapatkan nilai seratus, kemudian tidak ada satupun ulangan yang mendapatkan seratus, banyak teman-teman saya yang mengatakan saya terlalu berambisi, kemudian mereka mempengaruhi saya untuk tidak mendapatkan seratus.  Inilah yang merubah hidup saya, saya tidak berkeinginan untuk mendapatkan nilai seratus, kemudian saya seperti merasakan hidup yang biasa-biasa saja...., dan saya sadari teman-teman saya adalah orang yang mencuri mimpi saya, mereka telah mempengaruhi pikiran saya, kemudian ada sebuah cerita dari Billy Boen ...

Menurutmu, berapa gaji ‘standar’ seseorang yang baru lulus kuliah S1 di Indonesia? Biasanya, lulusan S1 dari universitas lokal untuk pekerjaan pertamanya akan mendapatkan gaji berkisar antara Rp.1 juta – Rp.2.5 juta per bulan, sedangkan lulusan S1 dari luar negeri bisa mendapatkan gaji sekitar Rp. 2 juta – Rp. 5 juta per bulan. Tolong diingat, kisaran yang saya sebut di atas tidak baku karena gaji yang ditawarkan biasanya tergantung dari size perusahaan, tingkat kebutuhan perusahaan, tanpa atau dengan kita sadari like dan dislike yang menginterview terhadap yang diinterview juga mempengaruhi, dan masih banyak lagi. Tapi kisaran tadi adalah yang ada pada umumnya.

Dengan semakin tingginya rasa keinginan kebanyakan orang jaman sekarang ini untuk menjadi kaya, saya ngga heran sekarang ini semakin banyak orang yang mau berwiraswasta. Terlebih lagi, istilah keren Entrepreneur (Pengusaha) sudah makin dikenal secara luas oleh masyarakat. Saya sangat mendukung spirit untuk menjadi Entrepreneur, namun yang ingin saya bahas lebih lanjut adalah sektor yang di’tekuni’ oleh 98% tenaga kerja aktif, yaitu Pekerja / Karyawan. Kenapa? Karena tidak ada satu Entrepreneurs pun yang bisa sukses tanpa didukung oleh para karyawannya. Oleh sebab itu, saya berharap pemikiran yang saya tulis ini dapat membongkar pemikiran ‘primitif’ kebanyakan orang sehingga ujung-ujungnya, mampu memberikan pengaruh positif bagi tenaga kerja Indonesia (maupun Entrepreneurs sekalipun) sehingga mampu menjadi lebih baik dan kompetitif.

Anyway, berapa biaya kuliah sampai lulus S1? Kalau universitas dalam negeri berkisar dari belasan juta sampai ratusan juta. Kalau universitas luar negeri berkisar di atas Rp. 1 milyar. Nah, kalau gaji yang diterima ketika pertama kali kerja adalah Rp.1 juta per bulan untuk lulusan lokal dan Rp. 2 juta per bulan untuk lulusan luar neger,...”Kapan balik modalnya?

Sekarang, coba tanya ke dirimu sendiri, “Berapa gaji yang ingin kamu dapatkan 3 tahun lagi? 5 tahun lagi, 10 tahun lagi?” Di buku “Young On Top” yang saya tulis, saya bercerita tentang seseorang yang ketika lulus S2 dari luar negeri mendapatkan gaji hanya sekitar Rp. 2 juta per bulan. Namun saat itu juga dia bermimpi untuk mendapatkan gaji sebesar Rp. 25 juta per bulan (10 x umurnya x Rp.1 juta). Untuk sekadar update, dia berhasil mendapatkan gaji yang dia impikan itu setelah dia bekerja selama kurang lebih 5 tahun! Bayangkan, dia berhasil mendapatkan gaji 12.5 x lipat dalam kurun waktu 5 tahun! Dan, sekarang ini dia sudah mendapatkan gaji yang jauh lebih dari apa yang pernah dia mimpikan saat dia baru lulus kuliah saat itu.

Sebenarnya, apa yang mau saya sampaikan di sini adalah untuk THINK BIG. Dulu ketika masih kecil, saya sering mendengar nasehat atas apa yang pernah disampaikan oleh Presiden RI kita yang ke-1, yang kira-kira berbunyi, “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit”. Saya setuju banget. Kenapa? Karena...saya berpikir, ”Kenapa tidak?” Coba jawab pertanyaan berikut, “Apakah kalau kamu bermimpi untuk mendapatkan gaji Rp. 250 juta per bulan lantas kamu harus ‘membayar sesuatu’ ke pemerintah, ke orang tuamu, ke temanmu, ke tetanggamu?” Ngga kan!

Jadi dari awal karirmu, jangan hanya berharap untuk mendapatkan gaji yang kamu pikir masuk akal. Di buku Rich Dad Poor Dad karangan Robert Kiyosaki, dia bilang bahwa kebanyakan orang ngga berani untuk bermimpi. Ya itu tadi, mereka hanya berani memimpikan apa yang mereka pikir mereka bisa capai. Padahal, menurut Robert, apa yang seseorang pikir untuk mampu dia raih hanyalah sebuah konteks realitas yang dia miliki saat itu. Dalam bermimpi, ngga usah mikir apa yang kamu mimpikan itu masuk akal atau tidak. Memangnya ketika kamu tidur kamu juga hanya mau memimpikan sesuatu yang masuk akal saja? Ngga kan? Ketika kamu tidur, kamu ngga bisa set apa yang mau kamu mimpikan. Nah, dalam ‘bermimpi’ / menset cita-cita, kamu bisa kontrol apa yang mau kamu mimpikan. Jadi, kenapa hanya menset yang masuk akal menurutmu?

Di dalam melakukan pekerjaanmu sehari-hari pun, cobalah ‘bermimpi’ untuk mampu mendapatkan jauh di atas target yang telah ditentukan oleh atasanmu. Misalnya kamu ditargetkan untuk penjualan sebesar Rp. 100 juta, cobalah untuk ‘bermimpi’ dan menargetkan dirimu sendiri untuk dapat mencapai Rp. 200 juta, misalnya. Apa yang terjadi kalau kamu ternyata gagal dan hanya mampu mencapai 60% dari apa yang kamu impikan? Artinya, kamu berhasil mencapai Rp. 120 juta atau lebih tinggi target yang diberikan. Nah, coba kalau kamu sejak awal hanya ‘bermimpi’ dan menargetkan dirimu untuk pencapaian Rp. 100 juta dan hanya berhasil 75%-nya? Meski prosentasi pencapaiannya lebih tinggi, 75% berbanding 60%, tapi pencapaian Rupiahnya lebih rendah! Menurutmu, atasanmu akan lebih senang dengan pencapaian yang mana by percentage atau by Rupiah value?

Seperti yang saya katakan di atas, pemikiran ini pun diperlukan oleh Entrepreneurs tanpa terkecuali. Dalam mengembangkan usaha, janganlah takut untuk bermimpi!

Yang saya mau tekankan di sini adalah penting untuk kita semua untuk memiliki mimpi yang besar, mimpi yang mungkin saat ini ‘tidak masuk akal’ (menurut konteks realitasmu). Namun, mimpi aja ngga akan cukup. Kamu ngga akan bisa meraih mimpimu tanpa usaha yang maksimal dan konsistensi; terus melakukan yang terbaik di setiap kesempatan, alias Just Perform.


saya mempunyai target untuk kemabali mendapatkan nilai seratus, apapun yang akan saya lakukan, teman-teman saya tidak boleh "mencuri mimpi" saya :), dan yang terpenting mimpi saya adalah... MFACROSYSTEM !



Saturday, 4 February 2012

Young on Top

17:41
Sore-sore hari, ketika saya melihat tv, ada acara menarik nih , ternyata YOUNg on THE TOP acaranya di Metro Tv, acara ini seperti Mario Teguh yang memberikan inspirasi kepada kita, tetapi sangat beruntung sekali acara ini perdana, jadi pertama kali disiarkan, seketika melihat acara tersebut sangatlah menarik, membahas mengenai mimpi, Apa sih yang terjadi dengan kehidupan kita jika kita tidak mempunyai mimpi, apalagi mimpi yang sangatlah besar dan ketika itu juga saya sadar memiliki beberapa mimpi, dan mulai dari saat itu rasanya berani untuk mewujudkan mimpi tersebut, entah apa kata orang yang bisanya hanya berbicara dan mencuri mimpi.

Beberapa Quote yang bagus


Yang melimit diri kamu adalah pikiran yang ada di diri kamu sendiri... kalau bisa mimpi yg TINGGI, kenapa mimpi yang kecil?


Ngga akan ada orang lain yang peduli dengan apa mimpi kamu, jadi memang hanya kamulah yang harus membuat mimpi kamu jadi kenyataan, BUKAN ORANG LAIN!



To make your BIG dreams come true, you have to do YOUR ABSOLUTE BEST!

Susah atau gampang, bisa atau ngga bisa,... cuma ada di otakmu

Hidup cuma 1x, miliki impian yg yg tinggi dan jangan cuma 1 karena gratis. Kejar semuanya untuk kepuasan diri dan untuk membantu orang lain

Nothing is easy... that is why only a few is successful and not everybody


Nah pengen tau tentang Young on Top silahkan kunjungi di web ini
Siapa sih di balik Young on TOp? ternyata seseorang yang bernama Billy Boen..? Siapakah dia..?
Pemikiran Billy Boen

Banyak orang yang memiliki pemikiran negatif atas sebuah kesuksesan. Bagi Billy, salah satu sebabnya adalah karena ketika mereka sudah berusaha, mereka masih juga belum berhasil. Inilah yang membuat mereka berpikir bahwa keberuntungan belum ada di pihaknya. Ketika mereka melihat ada orang yang mereka anggap berhasil, mereka berpikir bahwa keberhasilan itu semata-mata mereka capai karena adanya unsur keberuntungan (luck). Bagi Billy, sukses adalah ketika seseorang mampu meraih, mencapai, melakukan apa yang ingin dia raih, capai, dan lakukan.

Billy sadar bahwa pencapaiannya juga tentunya ditunjang unsur keberuntungan. Akan tetapi, bagi Billy, keberuntungan itu adalah faktor ‘X’, sebuah faktor yang berada di luar kontrol manusia. Seseorang tidak bisa membuat dirinya beruntung. Baginya, tidaklah masuk akal bila ada seseorang berbicara bahwa ia ingin memenangkan undian esok hari. Daripada berharap untuk beruntung, akan lebih baik kalau seseorang segera bertindak (Just Perform). Artinya, tidak perlu memperdulikan hal-hal yang memang tidak perlu, fokus, dan melakukan semua hal dengan sebaik-baiknya. “Forget about luck and do your best what is within your control!”, begitulah yang sering diucapkannya.

Bagi Billy, daripada berharap untuk beruntung, lebih baik energi dalam tubuh seseorang dihabiskan untuk berpikir dan melakukan segala sesuatunya sebaik mungkin. Kalaupun hasilnya tidak sesuai harapan, setidaknya seseorang akan merasa sedikit puas karena ia telah berusaha untuk melakukannya sebaik mungkin. Baginya, kegagalan dari hasil performa terbaik akan lebih ringan rasanya dibandingkan dengan kegagalan akibat 



Friday, 27 January 2012

Mengikuti Kata Hati

17:55
"Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma - which is living with the results of other peoples's thinking. Don't let the noise of other's opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary," demikian ucap Steve Jobs, pendiri Apple Computer dalam sebuah pidatonya.

[Waktu yang kamu miliki terbatas, jadi jangan menyia-nyiakannya, dengan hidup di dalam kehidupan orang lain. Jangan pula terjebak dalam dogma yang ada, yaitu hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Dan, jangan biarkan opini-opini orang lain menenggelamkan suara hatimu. Dan yang lebih penting, miliki keberanian untuk mengikuti suara hati dan intuisimu. Keduanya, entah bagaimana, tahu apa yang kamu cita-citakan. Yang lainnya, adalah nomor dua.]

Cuplikan pidato dari seorang yang pernah divonis akan segera mati karena penyakit ganas yang dideritanya ini adalah gambaran bagaimana suara hati, bisa sangat menentukan masa depan seorang entrepreneur.

Keberanian mengikuti suara hati dan intuisi memang kadang butuh pengorbanan yang sangat besar. Diremehkan, dicaci, hanyalah satu dari sekian pilihan buruk yang mungkin terjadi pada orang-orang yang berani melawan arus. Jika mengutip apa yang diucapkan Steve Jobs, maka hanya orang-orang yang beranilah yang mampu menepis anggapan miring tentang apa yang dilakukan. Dan, ini berlaku juga di dunia entrepreneurship.

Dalam skala nasional, hal ini pernah dialami oleh Tirto Utomo. Sang pendiri Aqua - merek yang kini merajai air minum dalam kemasan-pada waktu hendak menerjuni usahanya.

Saat itu, tak terhitung berapa banyak yang menyangsikan keseriusannya berbisnis air minum. "Mana ada air lebih mahal daripada bensin bisa laku?" cibir banyak pihak yang meremehkan kala itu. Namun, waktu membuktikan bahwa pilihan Tirto Utomo tak salah. Aqua mampu menjelma menjadi merek air minum paling laris di Indonesia.

Hal senada dialami pula oleh Sosrodjojo, sang pelopor teh dalam kemasan botol, Sosro. Ketika akan membuat teh botol, banyak yang meragukan idenya dan bahkan ada yang mengecapnya gila. Tapi, ia bergeming dengan ide tersebut. Sejarah mencatat, Sosro menjadi merek yang melegenda hingga kini. Inilah gambaran betapa mengikuti suara hati ternyata merupakan pilihan yang (bisa) berbuah manis.

Suara Hati, Lentera Jiwa

Lantas, bagaimana sebenarnya kontek panggilan suara hati ini dalam dunia entrepreneurship? Sejarah mencatat beberapa orang sukses dalam mengikuti suara hatinya. Sang taipan pendiri Microsoft Bill Gates memilih mengikuti panggilan jiwanya, dan kemudian meninggalkan bangku kuliahnya di Harvard, untuk mengembangkan Microsoft.

Namun, jika ditilik dari apa yang dilakukan oleh para entrepreneur sukses tersebut, sebenarnya bukan melulu masalah panggilan jiwa yang menjadikan mereka sukses. Keyakinan dan komitmen kuat atas apa yang mereka lakukan yang telah membuka jalan sukses tersebut. Dalam hal ini, maka suara hati telah menjadi pendorong yang sangat kuat sehingga mereka mampu berjuang habis-habisan untuk mencapai impiannya.

Source: AndrieWongso

Wednesday, 18 January 2012

Kisah perjalanan Google dan Kaskus

20:56
Google adalah Mesin Pencari (Search Engine) yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Siapakah pendiri Google tersebut?
Sergey Mikhailovich Brin dan Lawrence Edward “Larry” Page sang pendiri Google menyuruh kita untuk berpikir konyol. Karena dengan demikian kadang muncul ide-ide yang sangat luar biasa seperti yang mereka lakukan. Konyol disini adalah bahwa kita yakin bisa melakukan seperti yang kita pikirkan. Mereka sesumbar dan mengatakan pada dosennya di Stanford University jika dia bisa mendownload seluruh isi web lebih cepat, hanya butuh waktu satu minggu. Mendengar itu, semua tertawa, termasuk teman-temannya.

Setelah setahun berlalu, mereka baru bisa mendownload separo dari isi web. Dan mereka menceritakan kejadian tersebut, sehingga menjadi tambah ditertawakan. Tetapi kejadian tersebut bukan membuat mereka lemah, kejadian tersebut menambah mereka kuat, dan memacu untuk melanjutkan ide-ide segarnya tersebut.

Tetap Fokus

Salah satu kesuksesan Google sendiri seperti yang ada dalam buku kisah sukses google adalah tetap fokus. Fokus dalam pekerjaan atau proyek memang menjadi energi yang luar biasa. karena kita akan tahu lebih dalam akan kekurangan dan kelebihannya, sehingga kita bisa meningkatkan lagi untuk yang lebih baik. Melihat kasus google, mesin pencari pendahulunya seperti altavista dan excite tidak fokus dengan mesin pencari. Dan ini mendorong keduanya untuk membuat mesin pencari yang khusus pada mesin pencari. Dan bisa dibayangkan dalam waktu yang singkat google sudah digunakan puluhan juta orang untuk mencari informasi di internet. Yang lebih mengagumkan lagi adalah mereka tanpa iklan, hanya melalui mulut ke mulut.

Google bukan semata-mata mencari uang.

Sebuah ide yang sangat bagus di internet adalah membuat sebuah website yang sangat berguna untuk orang banyak. Selain memberikan informasi terbaru dan dibutuhkan oleh orang banyak, sebuah website harus memiliki sebuah fitur yang membuat orang senang berlama-lama di website tersebut.

Bila kita melihat perjalanan google yang sukses dengan mesin pencarinya, ada sebuah ide dasar yang patut di contoh. Larry Page dan Sergey Brin sang pendiri dan penemu mesin google mengalami penolakan saat mencoba menjual search enginenya ke perusahaan seperti altavista yang saat itu berjaya. Jawaban pemilik perusahaan tersebut dikarenakan mereka sudah memiliki sebuah mesin searchengine dan menilai search engine tidak menguntungkan secara keuangan.

Karena pendiri google yakin dan mempunyai tujuan tulus untuk memberikan kemudahan orang lain dalam mencari informasi, mereka tidak patah semangat. Dan akhirnya memutuskan untuk membuat perusahaan sendiri. Tujuan mereka bukan komersial. Namun semata-mata ingin menjadikan mesin mereka untuk membantu banyak orang yang mencari informasi di internet.

Sampai pada saatnya ada ide dari teman-teman mereka untuk mengkomersialkan mesin google mereka. Pada awalnya mereka menolak. Sebab mereka membuat mesin tersebut semata-mata untuk ilmu pengetahuan dan untuk membantu orang lain dalam mencari data di internet. Namun setelah mereka di sadarkan bahwa sebuah research dan penelitian membutuhkan dana. Mereka akhirnya bisa menerima ide untuk memasang iklan di mesin pencari mereka. Kolaborasi mereka dengan Adsense dan system kompetisi Page Rank telah membawa mereka menjadi seorang milyader.

Inti dari semua itu yang patut kita contoh adalah cita-cita luhur mereka untuk mengumpulkan orang-orang pintar dan gemar akan alogaritma komputer serta berbuat suatu kebaikan untuk orang banyak. Walau sudah kaya raya, pendiri google masih hidup sederhana dan tetap terus melalukan penelitian. Konsep pendidikan tetap diterapkan. Tidak percuma orang tua mereka yang Professor mendidik mereka untuk konsentrasi di bidang ilmu pengetahuan.

Gambar Founders Google

Gambar kantor pertama Google yg hanya berada di subuah garasi pada tahun 1998


Sekarang bandingkan dengan kantor google sekarang gan


nah sejarahnya tentang -
KASKUS- gan !!
Kaskus adalah situs forum komunitas maya terbesar Indonesia.Kaskus lahir pada tanggal 6 November 2000 oleh tiga pemuda asal Indonesia yang sedang melanjutkan studi di Seattle, Amerika Serikat. Situs ini dikelola oleh PT. Darta Media Indonesia. Anggotanya, yang berjumlah lebih dari 900.000 member, tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya. Pengguna Kaskus umumnya berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa.

Kaskus, yang merupakan singkatan dari Kasak Kusuk,bermula dari sekedar hobi dari komunitas kecil yang kemudian berkembang hingga saat ini. Kaskus dikunjungi sedikitnya oleh 1.500.000 orang, dengan jumlah page view melebihi 5.500.000 setiap harinya. Hingga saat ini Kaskus sudah mempunyai lebih dari 300 juta post. Pada tanggal 23 Mei 2006 manajemen Kaskus terpaksa mengubah domain dari .com menjadi .us, karena penyebaran virus Brontok yang dibuat dengan tujuan menyerang situs-situs besar Indonesia dimana Kaskus masuk dalam target penyerangan.

Awal April 2007, manajemen Kaskus menambah 2 server baru untuk meningkatkan performance situs Kaskus (Dell Server). Pada Juli 2008, Pengelola Kaskus akhirnya memutuskan untuk mengoperasikan server Kaskus di Indonesia. Untuk keperluan tersebut Kaskus membeli 8 server Dell PowerEdge 2950 dan dioperasikan melalui jaringan open IXP. Akibat dari ini akses Kaskus berlipat ganda dan akhirnya pengelola berencana menambahkan 8 server lagi sehingga total yang akan beroperasi di bulan September adalah 16 server.

Serangan DDOS


Pada tanggal 16 - 17 Mei 2008,
Kaskus diserang menggunakan teknik DDoS (Distributed Denial of Service) oleh oknum yang diduga berasal dari komunitas YogyaFree.[6] Serangan ini menyebabkan database Kaskus corrupt sehingga administrator terpaksa mengunci thread-thread yang ada. Penyerangan tersebut diduga terkait dengan peristiwa perusakan (deface) situs YogyaFree beberapa hari sebelumnya.[6] Penyerang yang mengklaim dirinya sebagai salah satu anggota Kaskus juga melontarkan celaan yang bernada mengejek di salah satu bagian forum YogyaFree. Hal tersebut membuat beberapa anggota YogyaFree berang, dan kemudian balik menyerang Kaskus dengan DDoS. Akibatnya, administrator Kaskus terpaksa mematikan server Kaskus.
Perang cyber antara kedua komunitas ini akhirnya selesai ketika kedua pengelola situs menandatangani memorandum online untuk menyudahkan pertikaian di antara keduanya. Pesan tersebut dipampang selama beberapa minggu di halaman situs masing-masing. Meskipun kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan ini cukup berat, administrator Kaskus menjanjikan bahwa Kaskus akan kembali normal pada bulan Juli 2008, seiring dengan diluncurkannya server baru Kaskus di gedung Cyber, Jakarta.Namun, ia juga mengatakan bahwa data-data yang akan dimunculkan kembali adalah data yang dimuat sebelum tahun 2008, sementara data yang dibuat selama tahun 2008 tidak dapat dimunculkan kembali.

UU ITE


Sebelum UU ITE diberlakukan,
Kaskus memiliki dua forum kontroversial, BB17 dan Fight Club. BB17 (kependekan dari buka-bukaan 17 tahun) adalah sebuah forum khusus dewasa dimana pengguna dapat berbagi baik gambar maupun cerita dewasa. Sementara itu, Fight Club adalah forum yang dikhususkan sebagai tempat berdebat yang benar-benar bebas tanpa dikontrol. Seringkali masalah yang diperdebatkan berkaitan dengan SARA. Penghinaan terhadap suku dan agama lazim terjadi.

Setelah diberlakukannya UU ITE, Kaskus segera menutup BB17 karena bertentangan dengan UU ITE tentang penyebaran materi pornografi. Fight Club diubah namanya menjadi Debate Club. Fight Club dan Debate Club pada dasarnya memiliki fungsi yang sama sebagai tempat untuk berdebat, hanya saja kontrol di Debate Club diperketat. Setiap thread baru yang dibuat user terlebih dahulu disensor oleh moderator. Bila dianggap tidak layak dan membahas SARA, maka thread itu akan dihapus.

Untuk menghapus citra negatif Kaskus sebagai media underground dan situs porno[7]askus mengubah tampilannya pada tanggal 17 Agustus 2008.[9] Talan baru kaskus dibuat penuh warna. Selain itu, Kaskus juga menambahkan fitur-fitur baru seperti blog dan Kaskus WAP.

foto kantornya -KASKUS- gan



source : 
www.kaskus.us & http://collection27.blogspot.com

Saturday, 24 December 2011

Prototype Game CrystaRe-mid

14:51
hello Kroaker :), Nice to meet you : D, hmm sebenarnya ini masih project masih sederhana banget, belum sepenuhnya jadi.   

Sinopsisnya:

Suatu ketika tokoh yang bernama Ralp merupakan seorang murid warior di sekolah smans*, dia berpetualang untuk mencari sebuah cristal yang membuatnya terhindar dari kutukan remidi yang diberikan oleh para suhu. Pada suatu ketika dia bertanya kepada penjaga smans* yang bernama Safari, Safari menyuruhnya untuk bertemu dengan Mas Untung. Mas untung adalah salah satu ahli waris sebuah pedang, pedang tersebut bernama Jantosword. Pedang Jantosword digunakan untuk mengalahkan para monster yang berkeliaran di lapangan, karena sejak terbentuknya lapangan baru, arwah-arwah monster yang bergentayangan muncul di lapangan sekolah. Hal ini tentunya meresahkan para teman Ralp yang selalu diganggu oleh para monster-monster jahat. Ralph ingin menjadi seorang penolong, dia harus membasmi para Monster di lapangan. Karena membela temannya itulah ralph kadang-kadang dimarahin sama gurunya di kelas maupun remidi di kelas #hubungannya apa ya..? hehehehe. Kemudian berkat dia berlatih dengan seorang guru olahwarion bernama Danstnot yang sangat disiplin dengan sistem semi militer, akhirnya Ralph mendapatkan beberapa skill untuk mengalahkan para monster. Ralph pun siap bertarung dengan Big Bos Slepton. Berbekal potion dan ramuan yang dia beli dari Mak'e Shop dan Budu Shop, Ralp siap mengalahkan Big Bos untuk mendapatkan Crystal  supaya kutukan remidi  terbebas. Dengan Crystal itulah dia mendapatkan 95 gold yang dia tukarkan dengan  kartu s1n4-m2p3-t2n.


































INSPIRATION MAP FROM my SCHOOL(panggonane nang nagrep Fotocopyan Kemiri :P)


Engine Melody :D
Untuk Battle nya  untuk saat ini masih standart. untuk project kedepan memakai Active Time Battle (ATB) ataupun Tankentai terinspirasi dari Pak Dosen Jason yang dia buat pake Active Time Battle (wis dewo wong e wkwkkwk) dan saya berharap dapat  menginspirasi adek2 kelas :) keep Going to MegaCreative, dan game ini di buat untuk kenagan semasa SMA :)