Sharing, maybe this blog can help and inspire you #7billionDollar

Thursday, 30 June 2016

Ngantuks

03:02


Pambuko....
Ibarat kalau ketuk pintu yang dibuka adalah jendelanya,

Suroso Boso....
Wah, hari ini seneng banget, bisa riset diri sendiri, yang pastinya mental semoga menjadi lebih kuat, dan tahan goncangan

Panutup,
Ngantuks merupakan hal terakhir jika solusi dan masalah terus menderu, ketika terbangun menemukan solusi, mengistirakan seluruh jaringan. menuju kehidupan selanjutnya

Btw Lagu hari ini, Banda Neira-Senja Jakarta



Friday, 10 June 2016

"Ngak enaknya" puasanya orang Katolik

21:35
Pesanan tiga gelas kopi datang di meja kami, saat kopi dibagikan, ternyata saya lupa bahwa teman saya sedang berpuasa. Ketika saya menyadarinya,
 "eh bro maaf, aku lupa...",
 kemudian teman saya menjawab "Ngak opo-opo, santai wae". 

Biasanya ketika bulan-bulan puasa, saya menghormati teman-teman yang perpuasa dengan tidak menunjukan makan dan minum didepannya, semisal  kalau kepepet untuk minum, biasanya saya  bilang "eh sorry ya..."dan membalikan badan. 

Ada teman saya yang merasa biasa saja ketika saya tidak sengaja minum karena lupa kalau dia beragama itu (mungkin imannya bener2 kuat, salut sama orang-orang seperti ini) . Ada juga teman yang "menyuruh" untuk nanti saja, atau ada juga yang masang muka bete.    


Di agama tetangga, enak sekali sudah dijadwalkan, sedangkan di katolik  tidak ada aturan baku kapan jam "buka" puasa dan sahurnya, enaknya lagi di tetangga yang ikutan puasa banyak ada yang mengingatkan, tapi di katolik saja tidak terdeteksi kalau sedang puasa atau tidak.

"enaknya..............",

anyway saya juga ngefans dengan Dr.Zakir Naik, untuk memperdalam pandangan saya, walaupun saya katolik.

"ngak enaknya" puasa di katolik, apa-apa sendiri. Mau buka kapan,sahur kapan itu keputusan pribadi
"ngak enaknya" puasa di katolik, ngak ada itung-itungan berkat. 
"ngak enaknya" puasa di katolik, ngak "rame". 
"ngak enaknya" ketika puasa di katolik saat paskah", warung makan buka terus ngak ada yang merazia atau menutup, dan ngak ada himbauan warung makan untuk memasangan kain untuk menutup, sehingga kalau terbuka mungkin imanya mudah tergoda untuk jatuh dalam kedagingan (duniawi).


 "ngak enaknya" puasa di katolik, ngak ada yang mengingatkan. 
 "ngak enaknya" puasa di katolik, aturan puasanya "ngak jelas" kapan harus berbuka dan "sahur".

"ngak enaknya" jadi orang "katolik". Ngikut Gusti itu memang sulit yah :D hehehe, memikul salibnya juga sulit banget, dan terlalu bebas
dan kenapa Tuhan itu memberikan kebebasan ? karena Tuhan cinta sama umatnya, tidak ada aturan, 

Tuhan itu sang cinta. Esensi dari cinta adalah membebaskan orang yg dicintai. Manusia dihargai oleh Tuhan meskipun hanya ciptaannya. Itu istimewanya manusia sbg ciptaan. Allah mencintai manusia maka manusia diberi kehendak bebas. Kalo tdk bebas berarti itu bukan cinta. Kalo bukan cinta berarti Tuhan mendustai dirinya sendiri sbg sang cinta.

Puasa di katolik benar-benar pengendalian diri dan bukan penyiksaan diri sendiri, ketika bisa mengendalikan diri menahan hal-hal duniawi dan kedagingan (Matius 26:41), munculah roh kudus yang mendekatkan kita tentang arti bersyukur, biasanya ketika sudah melupakan kedagingan rasanya damai, dan ngak mikirin lapar atau haus, karena benar-benar penyerahan hidup seutuhnya sama Tuhan, itulah yang saya rasakan ketika saya berpuasa dalam katolik.  

Makna puasa dalam bahasa Arab adalah '' shaum '' dan'' '' Siyam . Kata " shaum " berarti " untuk menjauhkan diri dari sesuatu, menahan diri , untuk mencegah diri (dalam bahasa Arab). 

Tulisan ini untuk mengingatkan bahwa prinsip dasarnya sama dalam setiap agama tentang puasa adalah tentang pengendalian diri terhadap nafsu duniawi, dan mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Selamat berpuasa :).

Referensi:
http://www.katolisitas.org/berpuasa-dan-berpantang-menurut-gereja-katolik/
http://www.hakikatislam.com/pertanyaan-jawaban/bermacam-macam/apa-arti-puasa---shaum

Mohon maaf bila ada salah ucap.
Tuhan memberkati.




 





Logika Dagang

19:28
Logika dagang :
uang 1 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 10 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 100 jt untuk apa ? jawab = modal
uang 300 juta untuk apa ? jawab = modal
uang 500jt untuk apa ? jawab = modal
uang 1 Miliar untuk apa ? jawab = modal....
kalo 2 Miliar untuk apa ? jawab, modal juga ....
Modal disini adalah dalam artian cashflow, yg sudah bergerak.
kok sudah sebanyak itu selalu dijawab untuk modal kerja ?...
kapan beli rumah ? kapan beli mobil baru ? kapan liburan ? gak kebeli-beli donk rumah ?...
1. jangan terlalu cepat mengkonversi hasil usaha, ke dalam aset2 real, disaat sedang merangkak dari bawah, nikmati saja terus perbanyak barang dagangan, toko dibikin cabang, tambah lagi bisnis disektor lain, sebenernya kalau hanya ingin naik kendaraan mewah, anda sewa saja uber , kemana anda ingin tuju, tapi kalau menikmati mengolah cashflow uang, untuk dibikin bidang2 bisnis, itu baru asik, dan akhirnya seorang pengangguran berubah menjadi orang yang super sibuk, mengurus berbagai macam lini bisnisnya.
2. banyak sekali orang diluar sana yang kalau untuk urusan gadget, kendaraan, untuk niat nya biar gaya, itu nomor satu, tapi keluar modal untuk usaha yg akan di buatnya 10 juta saja, mikirnya bukan kepayang, sedangkan membeli handphone seharga 10 jt saja dibela2in kredit, ini adalah mindset kebalik, menurut saya, dalam logika dagang, modal dan terus memperbesar cashflow lah yg menjadi prioritas, sembari terus bertahan , dan mengembangkan usaha di berbagai sektor.
3. bisnis itu semacam punya anak, bisnis pertama bisnis kedua , bisnis ketiga, jika bisnis pertama cukup untuk membiayai hidup anda setiap bulan, atau bahkan cukup untuk membiayai hidup anda setiap tahun, maka bisnis nomor 2 adalah untuk hal yang lainnya, dengan begitulah banyak pedagang itu nabung secara gak sadar, karena bisnis 1 , dan bisnis 2, dimana bisnis 1 untuk operasional rumah tangga, bisnis nomor 2, untuk ditabung, atau untuk membuka bisnis ke 3, yang penting kalau bisnisnya sudah ada 5 macam, jangan untuk istri ke dua dan istri ke tiga, istri maksimal 1.
4. jika anda mengelola bisnis dengan baik, dan sudah berjalan dengan lama, uang 200 juta, bisa untuk penghasilan anda 10juta - 30 juta setiap bulannya, ditambah lagi, anda ditahun ke 3, uang 200 jt tersebut sudah kembali ketangan anda, untuk di bikin kan bisnis lainnya, disana lah orang mulai melihat anda sibuk,
5. inti dari bisnis adalah melayani, pelayanan, serta share, sehingga orang lain rela mengeluarkan uang untuk membayar jasa/ produk anda, disanalah sudah sewajarnya apabila anda lihat gedung2 tinggi di sudirman jakarta, ya mereka itu mempunyai services, core, organisasi, yang membuat orang memakai jasa mereka, membeli produk mereka, kunci nya adalah jual dan beli, lalu broker, hanya 3 itu saja.
6. kekuatan modal finansial yang tidak di dukung dengan keputusan yg jernih, serta support sdm didalamnya yang baik, dan management yg baik, hanya akan merusak dan memperkecil modal, alias modal bisa menyusut, so ? kalau anda melihat orang yg sudah berdagang, lama, dan akhirnya besar, bisa jadi karena pinjaman bank, suntikan dana , namun bisa jadi karena, dia mengelola bisnsi dan usahanya dengan baik, karena modal akan bertambah dengan sendirinya, seiring dengan profit yang disisihkan untuk di putar ke roda gila cashflow, percuma saja ditanam modal 1 milyar rupiah, ketika dikelola dengan buruk, bisa-bisa di balikin, tinggal bersisa 10 jt, namun lain hal dengan orang yg memulai dengan baik usaha di modal 10jt, bisa jadi 3-5 tahun berjalan sudah di angka 500jt bahkan lebih, karena pengelolaannya sangat baik. so apa yang anda pikirkan dengan usaha anda sekarang? .. membuat bola salju dari sisi cashflow adalah sangat penting dan erat kaitannya dengan pelayanan serta service.
7. banyak orang yg sdh berpengalaman dagang, dengan uang 10 jt mereka bisa ciptakan 2 jt setiap bulan, alias dengan cashflow 100 jt pun 20jt setiap bulan didapat, dan seterusnya, untuk itu lah apabila anda depositokan uang 1M anda di bank, itu hanya dapat sekitar 4 juta rupiah tiap bulan, uang anda tidak ada artinya di depositokan, . . dari sini lah orang mulai berusaha mencari akal, mengutak atik, cara-cara agar bisa jauh diatas angka deposito, apakah nama cara itu ? nama caranya , berdagang / berwiraswasta / berusaha , jadi mengusahakan yang belum ada.
8. Kesaktian-kesaktian roda usaha dan roda bisnis, perusahaan perusahaan besar, yang membuat lulusan S1 FG, menyerah dan langsung meng-apply job ke perusahaan multinasional, sebegitu mengerikannya idealisme dibunuh atau terbunuh , dan langsung menyerah, ya memang begitu, realistis dan cepat, dan ingat, itu lah saktinya modal yang unlimited, namun jika anda berusaha / berdagang , melihat kompetitor mempunyai cashflow dan modal yg kuat, jangan patah semangat, hukum bola salju adalah, modal 10 jt pun akan jadi modal 100jt, jika anda mengelola dengan benar, tetapi sebaliknya jika anda tanamkan 100jt, itu akan menjadi 10 jt, cepat atau lambat, selama pengaturan sdm , management anda buruk, karena yang namanya gaji karyawan, sewa kantor, operasional, dan sebagainya itu semua di biayai dari ujung tombak perusahaan yaitu penjualan. kembali lagi semua itu kembali ke jual beli dan calo.
9. Sibuk melihat , menakar, mengira2, berapa modal saingan saya, itu akan sangat membantu saingan anda untuk mengalahkan anda, tanpa perlu berbuat apa-apa ke anda, karena anda terlalu sibuk dengan lihat lihat tetangga, dan anda tidak paham dengan hukum bola salju, dimana bola salju itu adalah sesuatu perjuangan keras, melawan waktu, melawan zaman, melawan semuanya, sehingga menjadi besar. ditambah pula anda memperlihatkan secara gamblang kelemahan mental anda, kepada kompetitor anda, kelemahan mental lebih mahal harganya ketimbang kelemahan anda kekurangan modal usaha, karena mental itu ibarat bahan bakar sekelas avtur pesawat, sementara kelemaham modal itu ibarat bahan bakar minyak tanah, perbandingannya. toh kalau posisinya langsung dibalik ke anda, pun bisa jadi bukan profit yang anda dapat malah hutang yg anda dapat di akhir, karena, perbekalan amunisi terlalu cepat, tidak sebanding dengan kemampuan managerial dan softskill anda berkembang. (bodoh) lebih tepatnya.
10. orang jualan koran bekas, bisa naik haji, orang jualan bubur buka dari jam 6 sampai jam 12 malam, bisa nyekolahin anaknya sampai keluar negri, orang jualan keripik pedas, cemilan dan kudapan, sekarang usaha properti dimana2, orang jualan bawang goreng, dimasukan kedalam toples plastik, sekarang pegang supply ke 2 hotel, orang jualan rak kayu dan aneka display, sekarang supply ke toko2 besar seperti gramedia, toyskingdom, toyscity, orang jualan ..... orang jualan ...... orang jualan ....... bla bla bla bla bla, semua kembali ke mengelolanya, memanagenya, dan lihat background bagaimana segempalan tangan bola salju yang pada saat awal bisnisnya sekarang sudah menjadi sebesar meteor yang sangat besar, kalau lah jualan kuaci tidak menguntungkan, maka anda tidak bisa menemukan kuaci2 di supermarket, mau merek cap gajah, bunga matahari, dan lainnya,
so, jualan apakah anda ?....

11. Seberapa kuat anda ingin sama persis dengan kompetitor anda ? memangnya anda mesin foto kopi ?, tanggal lahir, jam , tempat dibesarkan saja sudah beda, muka aja udah beda, bagaimana bisa anda mau tumpek blek copas sama persis ? setiap manusia punya otak, akal, fikiran, ide, kreatifitas, emosional, gagasan yang berbeda2, anda cukup ambil saja garis besar di bagian paling belakangnya, apakah itu ? cetak saja skor skor an uang nantinya berapa, tanpa perlu sama persis dengan kompetitor anda. semua ada jalan dan gaya masing2, satu2 nya orang yg bisa mengcopas persis sama seperti contohnya adalah si owner atau foundernya sendiri., bukan orang lain seperti anda.
12. ada tersirat 1 sukses mematikan 10 lainnya, adapula tersirat, 1 sukses , 10 yang lainnya ikut terbawa sukses, tentunya apabila tidak ada konflik interest yang beradu didalamnya, pakai saja cara anda masing-masing dalam memperbesar bola salju, karena hukum tersirat ini, memang benar ada tapi terkecuali untuk yang punya jalan dan pintar jeli mengambil celah di antara tembok, dinding yang tebal.
13. usaha / dagang yg hebat itu yg mampu bertahan dekade demi dekade, bukan dilihat dari apa yg sudah anda pamerkan ke orang2 dekat sekitar anda dari usaha anda. percuma anda pamer2 tetapi usaha anda dijadikan sapi perah untuk glamour dan gaya hidup anda. masih adakah usaha anda di 10 tahun kedepan ?
14. anda teriak modal kecil, gak bisa gerak, gk ada modal, gk ada modal, yakin ketika ada modal anda bisa seperti yang anda lihat ? , penambahan modal berarti penambahan workload, penambahan jam kerja, penambahan effort, penambahan kesibukan, penambahan pelanggan, penambahan setoran, penambahan aktifitas, urus saja aktifitas modal anda yg 10 jutaan itu dulu (contoh). semua melalui tahapan, proses tangga demi tangga.
15. jangan pernah anda melihat gaya konglomerat, / anak konglomerat / orang besar membuka bisnis, yang langsung menggeolontorkan dana ratusan juta , milyaran bahkan puluhan miyar hingga ratusan, mereka itu sudah punya softskill, pengalaman, serta jangan lupa, itu mungkin bisnis mereka yang ke 10, dan sudah di perhitungkan oleh risk management, dan di analisis feasible studinya, serta kalau amsiong pun ada 9 pelor lagi, buat anda yang masih lahiran anak bisnis 1, 2 , ya anda sendiri donk yang turun tangan perhitungkan semuanya, lagipula justru mereka itu sudah memperhitungkan menggelontorkan dana 10 milyar untuk jadi si bola salju itu 50 milyar atau lebih, makanya sampai bayar orang untuk memperhitungkan segala sesuatunya agar tidak salah, tetap saja intinya perkembangan, pertambahan, pertumbuhan, pembesaran. mereka punya kepentingan untuk menghitung sedetil mungkin agar tidak menyusut 1 mili meter pun ketika bola salju itu di jalankan.
16. inti dari pengusaha, wiraswasta, pedagang, itu hampir2 sama, sama2 mengusahakan yang belum ada menjadi ada, apakah itu yang belum ada menjadi ada ? yaa gak usah basa basi mencla mencle, jelas lah cashflow, putarn uang, didalam roda gila permainan usaha, bisnis, dagang, aktifitas jualbeli itu lah,
dulu main di awal 1 juta, sekarang bisa gak bertumbuh jadi main di 10 juta, dulu main di 10 juta, bisa gak sekarang jadi main di 100juta, sekarang main di 100 juta, bisa gak besok main di 500 juta ? ... nah kalau anda main 100 jt, anda ambil yang menjadi hak anda 10-20 juta, sah toh ? sahhhhhhh.... belum ada saya dengar pengusaha itu dulu main 100 juta, sekarang dia maunya main 10 juta, bahkan dulu main 100 jt, sekarang main 100 jt aja, si pengusaha udah stress karena itu menyalahi hukum bola salju. dalam artian usaha nya stagnan. kalau diawal anda main 10 juta, di akhir malah hutang 10 juta, anda ini sedang mengusahakan apa toh ?.

masih percayakah anda terhadap hukum bola salju ?


+ Source: Unknown .

Saturday, 14 May 2016

Kertas Venus dan Mars

01:40
Membuka mata, 

Hari ini saya bisa bangun pagi sekitar jam +- 7, membuka pintu masa depan. Pagi-pagi ada yang bergetar !, yap pastilah handphone saya, notifikasi WhatsApp dari pasangan saya Brigita Ni Made Willi Septiarini, dianya lagi perjalan dari Bandung menuju Salatiga. Saya pun pagi-pagi merasa bahagia, karena kami bisa bertatap muka walaupun melalui videocall, ditengah waktu yang sangat tergesa-gesa ini. Saya menanyakan udah sampe mana, dah makan atau blum, atau mandi dah apa blum seputar pertanyaan klasik para cowo remaja "tanggung"/"tambun" ini.

Sedikit tentang dia, Dia adalah seorang cewek, adek kelas saya selama di SMAN 1 Salatiga, dan saya baru menyadarinya ketika saya lulusan. Pertama kali ketemu dia nanya-nanya mengenai olimpiade, dan ada hal-hal yang menurut saya selama ini, saya tidak menjadikan pacar , dulu-dulu. Dia adalah seseorang yg lolos untuk berkuliah di UGM tetapi karena kendala biaya UKT yang tinggi akhirnya orang tuanya memilihkan dia untuk kuliah di UKSW. Waktu itu pun saya memberikan saran kepadanya untuk kuliah di UGM daripada di UKSW :'), tetapi karena UGM ukt yang mahal dan tidak memberikan keringan. Sesosok remaja ini, selama beberapa bulan  kami berkenalan, setelah itu saya "kepincut dengan beberapa wanita lain selama beberapa tahun". dan akhirnya saya jarang sekali untuk kontak dia.


"Jodohpun, ngak kemana"
Adapun dia dalam masalah, kadang saya membantu memberikan solusi, tapi kadang saya tidak menanggapinya, waktu itu saya ada pacar dan banyak kesalahan yang saya telah perbuat terhadapnya. Sebetulnya dari karakterpun saya suka dia, tetapi karena saya orangnya yg terlalu banyak keinginan, waktu itu pacar harus dokter, katolik, dll, akhirnya saya tidak "melirik" dia. Tapi selama perjalan waktu, saya menyadari ternyata mencari pacar/ pasanagan bukan hanya sekedar status, agama dll, tetapi dari hati.Waktu kami bertemu dia masih "culun" tetapi sekarang cantiknya bukan main. Pantas saja banyak cowo yang juga mengejar-ngejar dia ketika dia sudah berubah menjadi pribadi yang lebih cantik, dan manis. Saya pun sempat menendaktinya lagi, dam kali ininpun ketika kami sama-sama sendang single karena setelah saya putus dengan mantan saya, dia juga putus dengan mantanya.

Akhirnya kami saling berkomunikasi, lama-lama saya menemukan bahwa memang dia memiliki beberapa kesamaan dengan pola pikir saya. Tapi sebenarnya kami berbeda
Dia: lebih suka ngomong, childish,
Saya: lebih suka diem, dewasa,
Dengan perbedaan kami
pun saling melengkapi.

Untuk hubungan dengan dia, saya berharap itu adalah hubungan kami yg akan berlangsung hingga kami menjemput Tuhan.

Hal-hal yang berbeda pun dalam hubungan ini dan hubungan sebelumnya sangat mencolok. Sekarang ini saya jarang keluar dengan cewek (kecuali Ibu dan adik saya perempuan), karena saya ingin menghargainya untuk menjaga perasaan. Kalaupun keluar pasti saya izin kepadanya, terlebih untuk urusan project, ataupun biznis. Tapi, hal yang menarik adalah saya juga sering cemburu karena dia juga banyak fansnya, dan sering keluar dengan cowo temannya.Disini saya mendapatkan pelajaran untuk saling percaya dan tidak cemburuan, dan kedewasaan saya diasah. Karena saya percaya dia, saya pun tidak ambil pusing, saya percaya dia bahwa dia memberikan kasih kepada saya. Pada hubungan sebelumnya dengan mantan, saya pun sangat berhati-hati dan terlalu over protect bisa dibilang lebih cemburu.

Dalam hubungan bersama dia, saya lebih dekat dengan Tuhan. Saya mendoakannya tiap hari, pada saat bangun pagi atau sebelum tidur. Sebenarnya karena doa itu, sayapun bisa melengkapinya, dan sebaliknya.

Saya bersyukur bisa bertemu dengan pasangan saya saat ini, karena dia baik terhadap saya maupun orang tua dan adik-adik saya.

Waktu menunjukan pukul +- 9 malam, sehabis pulang rapat dari pelayanan saya baru menetahui ada maicih, dan dodol dari Bandung. Disini saya merasa bersalah, karena saya janjian sekitar jam 3 tetapi karena saya memilih kesibukan saya. Seharusnya ketika janji, janji harus ditepati. Disini saya belajar,.... . Selama ini, selama hubungan kami berjalan saya banyak belajar dari dia untuk menjadi orang yg lebih dewasa iman, dan pribadi.
Terimakasih buat semuanya, semoga kami dapat berjuang bersama hingga akhir....
Brigita Ni Made Wili Septiarini.

Fa Brian Ganda Pratama dan Ni Made Wili Septiraini

Sunday, 24 April 2016

Bizcamp Challenge 2016

03:07

Mencoba mengikuti BizCamp Challenge 2016.Wah, saya adalah mahasiswa  teknik elektro berasal  yang mau banget "seperti" Elon Musk. Elon Musk merupakan sosok pendiri Paypal, dia juga seorang bachelor Science yang ngambil ekonomi juga dikemudian hari. 
Entrepreneur, engineer, inventor, investor



Kalau ditanya "Elon Musk"nya Indonesia next jawabannya pastilah FA Brian Ganda Pratama :).