Always try to be the best version of yourself - Fa Brian Ganda Pratama

Wednesday, 24 April 2013

Jalan-jalan Elektro, Ketep Pas Kopeng

Woyo, kuliah udah kelar, kali ini pada bingung pada mau main kemana, akhir kata dan singkatnya dipilihlah tempat yang deket sama Salatiga, yaitu Ketep Pas Kopeng. Sebelum ke Ketep Pas Kopeng, sebenernya mau ngecamp di Jogja, tapi karena liburannya itu lama, dipilih tempat yang deket dulu. Sebenarnya saya sudah beberapa kali liwat Ketep, cuma lewat tapi ngak masuk ke ketepnya. Kalau kesini bejo-bejonan, kalau  lagi berkabut,  cuma liat kabut aja sih. Kalau pas lagi cerlang cemerlang seperti hati doi pasti bagus banget hehehe. Mungkin bagi orang Salatiga dan sekitarnya tempat ini biasa, biasa aja sih. Mungkin bagi saya yang di daerah bawah Salatiga mungkin tempat ini cocok sekali buat jantung, daripada dirumah hirup kuah Indomie di depan laptop, menghirup sedikit udara segar di daerah gunung lebih menyehatkan :).

Beruntungnya hari ini cerah, janjian anak-anak elektro pada kumpul sekitar jam 9 pagi di rumah saya, mungkin jam biologisnya ngak isa bangun pagi, kumpulnya sudah ditunggu selama 1 jam, dan berangkat sekitar jam 10. Sayap kiri diisi Saya, dan Feliks sedangkan sayap kanan diisi oleh Timo dan  Evan. Dilanjutkan eksekutor Valic, Bima, Pingkan, Dita dan Nata. Sebenernya masanya harusnya lebih banyak dari ini, karena yang lainnya pada Pulkam, hanya segini aja orangnya yang ikutan. 

Di Getasan, kabupaten Semarang kami menunggu teman kami yang bernama Dimpil, orang NGT :) *ehh, peace lo mpil :D hehehe. Si bro yang satu ini datang dan disusul kembali oleh Andreas serta pendampingnya, dan kami melanjutkan kembali perjalanan, selama perjalanan karena saya hanya memakai celana pendek dan sendalan,  berasa kaki dingin sekali dan hawanya pengen "ngentut". Untung saja, hasrat untuk ngentut tersebut sirna sudah, karena bejo aja sudah sampe. Dari kejauhan terlihat Benu bulo teman kami yang menyusul dari Boyolali, sebut saja Nanta. Melihatnya suwung, kemudian kami langsung masuk. Harga tiket ketep pas :
Parkir : 2000 (motor).
Masuk @ 1 orang : 7000
Jadi karena tiket masuknya cuma berisi ansuransi, dan petugasnya sibuk ngurusin uang parkirnya, saya turun dari motor, dan "diam-diam" masuk ke ketep :D. Cara ini sangat efektif untuk penghematan sebesar 7000 rupiah. Tara, akhirnya masuk juga, dan foto-foto disana...

Terlihat saya yang belum mandi, dan ngak tidur semaleman.
Anehya lagi di Gazebo, saat lagi ngobrol-ngobrol. " It's Holiday Friend :D, kenapa pada mikirin kuliah :D dalam hati saya ingin berkata seperti itu hehehehe.Ternyata MU akhirnya menang juga :D uyee
Tampak, gunung Merapi  .
Ane Gaje.. :D 
Belom mandi dan kurang tidur.... ehehe
Jadi, ceritanya dilanjutkna masuk ke museum ketep, maunya sih liat film dokumenter merapi di Volcano Theatre
Tapi, karena ada Youtube, liat disana maupun di Youtube sama aja, dan mungkin pada ngak mau masuk hehehe, Lanjut masuk Museum di Ketep dan dilanjutkan perjalanan kembali.. . . . .

Ehem, perut Lapar, sebelum meinggalkan Ketep, pada bingung mau kemana..? Ada yang bilang mau ke muntilan, mampir ke sauradara Yohanes Angga dan makan Mie Ayam Spesial Muntilan di rumahnya :D ehehe. Akhirnya dipilih tempat yaitu ke Boyolali, ketempatnya si Nanta, maunya sih Mimik cucu di Boyolali. Brangkat, kami lewat Selo, dalam perjalanan yang mendung, saya dan Feliks naik motor alon-alon asal kelakon, karena di Selo, jalannya banyak tikungan tajam, dan katanya  sih temen saya yang bernama Nanta mau masuk jurang, tapi Tuhan masih disini :D, jadi santai deh, dan selamat sampe ketempat Nanta dengan selamat :D. Tak disangka juga selama perjalanan dari Ketep ke rumah tujuan hasrat untuk kentut kambuh lagi, tapi untung aja ngak jadi hehhee. 

Sampe di rumahnya Nanta . . . .
ke keselen...

Setelah ini datang...


Jadi begini tampangnya.....

Hore :D, dan tampang saya juga seperti para lelaki diatas :D hehe, thx buat Tuan Rumah :D.

Jadi inti ceritanya Jalan-jalan kali ini ....
1. Transportasi nebeng : Rp 0 
2. Tiket masuk : Rp 0 
3. Makan Siang : Rp 0

Satu lagi :), bahagia itu simpel lhoo hanya  "Travel Often and, its about the pople you meet and the things you create with them"