Always try to be the best version of yourself - Fa Brian Ganda Pratama

Sunday, 15 September 2013

Kata Si Upil Kecil

Singkat cerita, ketika ngambil berkas-berkas untuk mengurus beasiswa, terselib rapot waktu zaman SD. Buka-buka rapot tersebut munculah penampakan foto yang tidak asing menurut saya sendiri, yup itu adalah foto saya waktu zaman SD. Foto itu saya liatin lagi, dulu saya gini to..?
Yang saya amati adalah wajah saya sendiri, terlihat murung dengan mata bundar dan pipi cempluk kaya bola voli. Potongan rambut sebelah kanan, dan ala kadarnya. Tatapan mata yang ingin bercerita "aku butuh bantuan, aku sendirian" dengan arti lain melas banget tampange. Dilihat dari foto ini emang kenyataan, selama saya bersekolah waktu SD, nilai saya pada awalnya dibawah rata-rata kelas, jarang bermain sama temen-temen #foreverAlone, karena emang dulu saya mungkin paling culun ngak isa apa-apa. Intinya rautan wajah foto itu menandakan emang "suram" zaman dulu. Kok saya liat lama-lama foto sendiri rasanya ada yang ingin saya bantu tuh foto, atau ingin membuat anak dalam foto tersebut terlihat tersenyum.

Waktu kuliah, saya coba menjadi orang yang bisa tersenyum dengan kondisi apapun, tapi saya rasa saya belum berhasil atau emang dari kecil saya emang selalu murung.  Saya rasa "Brian kecil" membutuhkan bantuan. Jawaban yang saya temukan adalah, mencoba menghargai diri sendiri.Selalu murung, karena saya dulu tidak ada teman, dan saya iri dengan teman yang memiliki teman banyak, selalu murung karena  saya mendapatkan nilai jelek, sedangkan teman lain mendapatkan nilai bagus, sudah berusaha berkali-kali untuk mendapatkan semua itu, tapi  semua usaha yang 'sia-sia' itu membuat saya selalu murung.

Menghargai diri sendiri. Kemampuan saya emang segitu, sampai saat ini saya belum tau kemampuan apa yang saya miliki, saya hanya melatih dan mengasah beberapa hal yang saya suka itu ibaratnya beberapa biji yang masih kecil saat ini. Mungkin kemampuan temen-temen yang baca blog ini melebihi saya, dan bisa dikembangkan dan di asah, kemampuan tiap orang beda-beda, dan itu yang membuat orang saling melengkapi. Saya memang jarang sadar menghargai diri sendiri, saya selalu melihat orang lain yang lebih hebat, dan saya harus bisa seperti mereka, lebih , lebih dan lebih, disatu posisi positif dan dilain negative ketika saya tidak mendapatkan seperti yang saya inginkan.

Yup, menghargai diri sendiri, dan tidak bisa memaksakan kehendak diluar kemampuan, hanya ada satu jawaban : "Mintalah, maka kamu akan diberi" Tuhan Yesus berkata seperti itu. Walaupun diluar kemampuan, ketika kita memohon kepada Tuhan, pasti diberikan suatu keajaiban ketika kita berusaha dan pantang menyerah serta berdoa, walaupun saat ini masih belum diberikan oleh Tuhan, pasti pada akhirnya Tuhan akan memberi :).

...dan saya meminta kepada Tuhan "Tuhan berikanlah senyuman pada sosok Brian kecil :), yang bisa membuatnya bersyukur dan bahagia dengan semua yang dihadapi dihari esok ".  :)