Always try to be the best version of yourself - Fa Brian Ganda Pratama

Friday, 11 April 2014

Seorang penjual di Es Puter Briska

Bapak sedang bekerja di dapur warung Es Puter Briska
Salah satu tokoh inspiratif saya sendiri adalah Bapak saya sendiri, beliau merupakan orang yang sangat-sangat berpengaruh dalam hidup saya, selama kehidupan saya yang penuh dengan kegalauan. Bapak selalu bangun jam 4 pagi untuk pergi ke pasar, saat anak-anaknya yang "kurang ajar" seperti saya masih tidur molor enak-enak hehehe. Pagi-pagi setelah ke pasar membeli bahan-bahan untuk dijual, biasanya Bapak langsung masak di dapur, dan bersih-bersih, kadang sambil istirahat Bapak sambil minum teh ataupun kopi. Waktu saya masih kecil, Bapak yang dulunya seorang guru yang mengajar di SMK, beralih menjadi wiraswasta yang berjualan bubur ayam, nasi uduk dan es puter, dan sekarang berjualan di BRISKA yang merupakan hasil selama ini, waktu susah, kadang ngak ada yang beli, Bapak biasa saja, ngak pernah menunjukan kesedihan dagangannya belum laku, dan waktu-waktu seperti itu ketika anak-anaknya (Saya, Yiska dan Rio) saatnya makan walaupun lauknya terbatas, pasti Bapak memberikan lauknya untuk anaknya, kadang Bapak cuma makan nasi + sambel pecel saja, lauknya diberikan anak-anaknya. Hal ini menunjukan betapa besar kasih seorang Bapak kepada anak-anaknya. Ketika saya besar nanti, hal tersebut akan saya lakukan demi anak-anak saya. Semua tercermin dari pemikiran Bapak yang mementingkan pendidikan bagi anak-anaknya, walaupun saya sendiri pernah menolak untuk kuliah alias DO pada semester 2 karena "galau" tidak diterima di ITB dan justru malah di UKSW, Bapak selalu "keras kepala" agar anaknya menjadi seorang sarjana.

Waktu menjelang SMA, saya "merengek" untuk dibelikan sebuah komputer PC, saya meminta hal tersebut, kepada Bapak .Bapak waktu itu bilang "Bapak, ngak punya uang buat beli komputer", tapi 3 bulan kemudian Bapak mengusahakan komputer buat saya, sungguh luar biasa Bapak saya :), disaat Bapak tidak punya apa-apa, demi anaknya T___T dia berusaha membelikan komputer yang pada awalnya saya gunakan untuk ngegame T__T, betapa parahnya saya . Komputer PC pertama yang  saya gunakan untuk ngetik, belajar komputer :D, dan mulai saat itu saya tertarik dengan komputer, dan asik sekali, tanpa komputer yang dibelikan Bapak, mungkin saya tidak berada di "jalur" saat ini. Sejak saat itu, gadget beli dari uang hasil lomba, ngak pernah minta sama Bapak, dan Bapak mengajarkan arti kesederhanaan, serta arti sebuah keluarga untuk berbagi :).


Hanya seorang sosok "penjual Es Puter" yang hebat bisa mengantarkan saya saat ini :) terimakasih Bapak Robiyanto :) .

Go Green in The City, Schneider Electric 2014 in Vietnam

dan pesan saya untuk teman-teman :)
"Siapapun Bapak Anda, mereka adalah orang yang membesarkan Anda tanpa Anda sadari, Tuhan telah menciptakan mereka untuk menjadi panutan yang hebat di masa depan"

Last but not least




4 comments:

  1. I do agree with you, Brian :) I love my Daddy too. He is my superman! yeah! Just go ahead catch your dream. Btw kamu diterima kerja di Schneider kah? Dulu sewaktu saya ikuti kompetisinya topiknya juga soal green city. Penemuan kamu juga bagus! So 'simple to use", I know it is not as simple it is!

    ReplyDelete
  2. Congratulations, do your best for your beloved father

    ReplyDelete
  3. So inspirative, dek (y)
    :')

    ReplyDelete

ucapan terimkasih, sebesar-besarnya sudah meninggalkan komentar