Jakarta

Posted by Brian on
Jakarta adalah tempat yang baru saya singgahi 23 tahunan ini. semua yang saya lakukan selama ini, masih belum membuahkan hasil yang cukiup signifikan. Tak tahu lagi, harus kemana ?, waktu begitu realtif, di Jakarta, orang-orang yang dikendalikan oleh para kapitalis. namun bukankah kapitalis itu baik? yah, mereka kapitalis awalnya juga berusaha dibawah sistem pemerintahan saat itu, namun saat ini sudah sangat sekali muncul kapitalis kapitalis baru,

Dunia ini, memang begitu aneh, adakah hal yang bisa saya lakukan untuk  memberikan hasil yang signifikan, mencari jawaban, Tak bertemu dengan pertanyaan. Apa yang saya lakukan selama ini?, apakah saya hanya karyawan biasa. Hidup ini memang susah, memang juga gampang.

Hidup ini disyukuri, dan saya sangat senang bisa melihat dunia ini, hari demi hari dilalui, merasakan kebahagiaan. Kadang kita pasti merasa bingung, apakah benar jalan kita yang kita lalui saat ini, atau hanya kebetulan saja. Tak tahu, di Jakarta, apakah kita dikendalikan atau mengendalikan diri kita. Jakarta, kota yang begitu memiliki perputaraan uang begitu cepat. Namun sayang, tak banyak informasi yang bisa saya dapatkan bagaimana saya dapat menjadi pribadi yang berubah signifikan. Apakah semuanya butuh momentum? apakah momentum itu diciptakan, atau adakah hal yang mengatur tentang momentum ini ? setiap kali mencoba untuk menuliskan setiap kali mencoba untuk memahami, apa yang sebenarnya kita pikirkan dalam hidup ini?, ah Jakarta, tempat yang sehabis bekerja, begitu lelahnya, sampai lupa memikirkan, adakah hal lain yang bisa membuat hidup ini lebih berharga dan menyenangkan

Jakarta, tempat memutarkan roda=roda uang, hidup digerakan oleh uang, dan uang memihak bagi mereka unik, berarti yang harus kita lakukan adalah mencari keunikan tersebut, apa yang kita lakukan ini, sebenarnya hanya metafora, untuk mengikuti laur dari orang lain. Jakarta, tempat yang begitu menarik. Jakarta  oh jakarta.

Apa yang saya cari di Jakarta ? bekerja, bekerja sesuai dengan yang diharuskan, bekerja, mengikuti arahan, bekerja tanpa kebebasan, hidup ini diatur , lantas siapa yang mengatur kehidupan ini. Semua yang mengatur adalah pilihan kita, dalam menentukan pilihan hidup ini, yang akan menjadi pengatur .

Aturan, hidup ini apakah benar-benar diatur? atau lantas, sebenarnya tidak di atur? tak tahu jawabnnya, kadang kita memikirkan, apa yang seharunsya tidak kita pikirkan, namun sangat menarik sekali apabila kita menemukan jawabnnya, s. Dan ternyat sangat menyenakngkan sekali apabila kita melakukan segala sesuatu dengan hal yang kita tidak kita sadari, dan ternyata sangat benar sekali, semua yang saya lakuakn sangat mudah sekali mengalir dalam otak ini, ketika kita bisa mengerti apa yang dimaksud dengan kesenangan yang telah alam tidak kita kembangkan, menjadi sebuah kesenangan. Hidup ini menyenankan kalau kita mengerti apa yang akan kita lakukan dalam hidup ini, dan tentunya perlahan untuk mengetahui semua itu, kini banyak sekali harapan harapan yang ingin saya capai bersama orang-orang yang saya sayangi dan cintai.

Tentunya itu membuthkan usaha yang sangat keras, untuk mengetahui itu semua. Ternyata Tuhan masih membimbingku.

Apa tujuan saya? apakah benar yang saya lakukan sesuai dengan arahan yang terbaik, atau jangan-jangan ada sesuatu yang memanggil saya menjadi pribadi yang lebih baik. Selama ini, belajar untuk mengerti orang lain, sangatlah membingunkan. Su Sejurjugnya ketika menegerti orang lain adalah dengan meredam keegoisan kita. Itulah mengerti orang lain.

JAkarta, apakah tempat yang begitu egois? / Jakarta aku masih mencari tahu jawabanmu, dan aku tak tahu jawaban itu akan datang kapan? Hanya saja, kini saya merasa sangat nayaman dengan  Jakarta, Jakarta tempat yang aku tak mengerti, jakarta menjadi tempat yang kini harus aku akui keberadaanya, jakarta, akankah saya bisa menjadi kapitasli yang mengatur pergerakan orang ? akankah itu terjadi ? Jakarta, tempat yang ingin aku selami, jakarta adalah tempat yang ingin aku cari kebenarannya, jakarta tempat semua tinggal, jakarta tempat semua orang mnencari harapan. Jawabannya bukan jakarta, jawababnnya dalah diri kita yang siap dan menerima resiko atas pilihan pilihan yang muncul dalam kehidupan kita sehari hari, itulah yang disebut dengan Jakarta. Tempat untuk emmilih akan menjadi apa ? akan tinggal dimana ? akan seperti apa ?

Jakarta, tempat terbaik untuk saat ini, setidaknya sampai menemukan jawaban itu, dan kuncinya adalah bersabar.

No comments:

Post a Comment

ucapan terimkasih, sebesar-besarnya sudah meninggalkan komentar