-->

Sibuk mempertanyakan kegelapan, namun berharap Terang

Posted by Brian on

Dalam dewasa ini, kita sering kali mengalami hal yang berbeda, dari hari demi hari. Emosi merupakan hal yang harus dikendalikan agar tidak menjadikan masalah, sebenernya Tuhan ngak menciptakan masalah, hanya manusia aja yang drama membuat masalahnya sendiri, sehingga akhirnya banyak pikiran. 

Menyamakan persepsi dan ego dalam diri sendiri dan orang lain merupakan tantangan yang semakin berumur maka tantangan tersebut semakin "berat", kenapa dikatakan berat? karena semakin umur kita tua maka tingkat kompleksitas masalahnya juga semakin banyak, banyak pilihan yang harus diatur menitik beratkan pada emosi dan jiwa. 

Become a slave, shall I ? merasa bukan diri sendiri, kadang itu hal yang berat, menjadi orang lain, dan bukan diri sendiri itu capek dan buang tenaga, harus sampai kapan ? Apakah ini yang dialami setiap orang untuk membahagiakan orang lain ? menjadi pribadi yang sesuai seturut kehendaknya ?

closed glass-panel window inside dark room

Kadang, pertanyaan itu harus diubah, Bagaimana saya bisa menjadi lebih baik, dan bukan menjadi orang lain sibuk mmepertanyakan "kegelapan". Dari sini kita tahu, bahwa berharap Terang kita juga harus mempertanyakan Terang itu, Bagaimana saya bisa menjadi bahagia ?


No comments:

Post a comment

ucapan terimkasih, sebesar-besarnya sudah meninggalkan komentar