Always try to be the best version of yourself - Fa Brian Ganda Pratama

Sunday, 24 April 2016

Bizcamp Challenge 2016

03:07

Mencoba mengikuti BizCamp Challenge 2016.Wah, saya adalah mahasiswa  teknik elektro berasal  yang mau banget "seperti" Elon Musk. Elon Musk merupakan sosok pendiri Paypal, dia juga seorang bachelor Science yang ngambil ekonomi juga dikemudian hari. 
Entrepreneur, engineer, inventor, investor



Kalau ditanya "Elon Musk"nya Indonesia next jawabannya pastilah FA Brian Ganda Pratama :).

Friday, 15 January 2016

Uploading Sketch Problem Arduino

01:24
If you have a problem and get worst like
avrdude: ser_open(): can't open device "\\.\YOUR COM": Access is denied.
Problem uploading to board.  See http://www.arduino.cc/en/Guide/Troubleshooting#upload for suggestions.
Then you have do a lot of things in this forum
http://forum.arduino.cc/index.php?topic=51489.0
Your device work properly, your connection cable is good, you don't connect any Tx and Rx with other cable, than you still have a problem this is the best solution but you still frustrated :b, it is because

when you install the driver of FTDI, there is still a   Virtual Comp like this:



In my case I have USB Serial Converter and USB Serial (COM3), then when u upload a sketch  that will happen like this.



But when, In my case I have USB Serial Converter, then I delete the  USB Serial (COM3)




when u upload a sketch  that will happen like this...


It works !!!
Now,  How to delete the Virtual Port ?
Follow this



1. Double Click on FT23R USB UART
2. Select Hardware
Then Do like this picture

Then Dont Forget to Uncheck Load VCP


All in all, unplug then plug again your arduino until you have this setting





It Works For Windows 7,8, and 10 !!!!


Tuesday, 15 December 2015

Jadi Ilmuwan ngak harus pinter matematika

13:11

Banyak paradigma yang menyatakan bahwa seseorang ilmuwan itu haruslah pintar dalam matematika demi menunjukan data sesuai perhitungan, memang tak dipungkiri ini benar. Tapi tengok kebelakang bahwa ada seorang inventor hebat yang dimana tanpa dia, tidak akan ada  namanya listrik. Kalau ngak ada listrik maka ngak ada internet jadi kelar deh hidup elu, ngak isa ngapa-ngapain lagi, lu mau dota2, ngerjain skripsweet,whatsAppan, mau nge Line, mau stalking lewat instagram atau facebook, kagak isa kalau ngak ada listrik, iye kan? Tapi berkat om Faraday, lebih lengkapnya om Michael Faraday semua jadi bisa julukannya sih sebagai Bapak Listrik,

Kenapa saya menulis ini, karena habis nonton NatGeo COSMOS:Space Time Odyssey, saya mau berterimakasih sama om satu ini, tanpa jasa-jasanya ngak bakal ane bisa nulis blog beginian. Oke jadi singkat ceritanya begini, dan butterfly Effect nya seperti ini.

Michael Faraday terlahir didunia(1791)-->Ngak lanjut pendidikan formal-->masa remaja sebagai penjual dan penjilid buku (7 tahunan)-->Gara-gara jadi penjilit dan penjual buku ia sering baca buku, -->Tertarik sama Sains-->pada umur 20 ke tempat mbah Humphry Davy seorang ahli kimia -->Faraday Jadi asistennya-->om Faraday tertarik sama Kimia, Kelistrikan dan Magnet--->Penemuan terbesarnya adalah awal mula terciptanya motor, sebagai dasar elektromagnetik--> Karena pendidikan formalnya Faraday yg ngak dilanjutin, dan matematikanya kurang latihan, akhirnya ada om Maxwell yg jenius yang buatin model matematikanya.


Jadi kesimpulannya, kalau lu ngak ahli matematika, jgn minder, pasti ada orang yng di kasih "GIFT" sama Tuhan yang bantu elu :v


Kaya saya, ngak pinter-pinter amat dibantu sama wolfarm Alpha . Jangan minder aja si, kalau matematikan "agak" lemah, oke cerita singkat tentang om Faraday seperti itu, lebih lengkapnya, lu bisa lihat disini.

http://geektv.me/watch/85127




Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/James_Clerk_Maxwell
https://id.wikipedia.org/wiki/Humphry_Davy
https://id.wikipedia.org/wiki/Michael_Faraday

Monday, 16 November 2015

Tutorial "membenci" kuliah

23:23




Hal ini ditulis karena kita hidup pada zona kapitalis dimana sistem pendidikan mencetak sarjana yang siap bekerja yang dibekali ilmu "masa Lalu" dengan cara menghafal, dan mengingat, kemudian akan di teskan dan viola, beberapa bulan setelah tes akan lupa, kemudian apa yang di ingat dan dihafalkan di convert  menjadi sebuah nilai. Kepintaran dalam sistem ini jelas, orang-orang dengan kemampuan menghafal yang baik dan cepat. Lalu bagaimana dengan saya yang memiliki otak pas-pasan, susah mengingat, apakah sistem ini cocok ?Dengan ini saya menyatakan "membenci" kuliah. 

Bagaimana cara "membenci" kuliah ?

1. Duduk manis di ruang kelas !
    Dengan duduk manis diruang kelas, dengan pelajaran yang akan dilupakan pada semester depan hal ini bisa menambah kamu untuk "membenci" kuliah, tak hanya duduk saja, tetapi catat poin-poin inti, biasanya yang dibicarakan di kelas itu 20% isi 80% sisanya adalah basa basi, sesuai dengan hukum Pareto. Setelah mengetahui 20% nya, pasti akan "benci" untuk belajar !, karena terlalu singkat, dan praktis. 

2. Tidur di kelas !

    Tidak dipatok secara umum juga, kalo udah ngantuk kenapa juga harus dipaksain melek ?, hidup itu harus dinikmatin, jangan dipaksa. Setelah energi terisi, segera pinjem catetan teman, ambil intisari dan ulang kembali, gunakan prinsip pareto 20%, jangan lupa absen kelas bro.

3. Keluarkan seluruh kekuatan !
 Saking "bencinya" sama kuliah, kamu harus memaksimalkan seluruh kekuatan kamu untuk belajar
"pintar", yaitu dengan cara pinjem ulangan tahun lalu dari kakak kelas, biasanya kalau lagi beruntung soalnya sama cuma ganti angka.

Jadi apa kesimpulan yang Anda dapat ? dengan "membenci" kuliah kita sama saja mengejar nilai, tapi kita tidak sepenuhnya mengerti ilmu yang didapatkan  dan relevansi dengan ilmu yang kita pelajari, sukai, atau ingin kita terapkan, saya yakin seyakin-yakinnya beberapa semester kedepan pasti lupa .

Begitulah sistem kita, ketika kita dapet Ijazah :
Orang tua, pakde, mbah, bulik, om, tante, keponakan, mbah dari eyang pasti senang. Selanjutnya sebagai sarjana siap untuk bekerja, dengan mengkesampingkan  mengembangkan kemampuan, potensi serta passion kita sebenarnya.

Anyway, semua ngak dipatok secara umum :).

Last But not Least, nonton TED ini juga,